Editorial Policies

Focus and Scope

Cakupan dan ruang lingkup materi pada Jurnal Fajar Historia terdiri dari yaitu; (1) ilmu sejarah dan filsafat sejarah (2) pembelajaran sejarah, (3) media pembelajaran sejarah, (4) pembelajaran sejarah berbasis teknologi dan informasi, (5) evaluasi pembelajaran sejarah, dan hal-hal ain yang terkait dengan peningkatan kualitas pendidikan sejarah.

 

Section Policies

Artikel

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Jurnal Fajar Historia ini merupakan terbitan ilmiah sehingga naskah yang diterima hanya  naskah ilmiah berupa artikel ilmiah yang belum pernah dipublikasikan. Proses review dilakukan melibatkan penulis, editor, section editor, dan reviewer. Setiap artikel yang masuk terlebih dahulu diperiksa oleh editor dan sebelum dipublikasikan terlebih dahulu akan direview oleh reviewer yang ditunjuk. Setiap artikel akan diperiksa oleh maksimal dua reviewer selama 6 minggu dengan kriteria penilaian naskah sebagaimana tersebut pada Form Penilaian Artikel untuk reviewer.

 

Publication Frequency

Jurnal Fajar Historia terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Artikel-artikel dipublikasikan secara kolektif sesuai jadwal terbit.

 

Open Access Policy

Jurnal Fajar Historia memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Jurnal Fajar Historia dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya. Namun, jika data pada artikel ini digunakan sebagai bahan dalam penulisan artikel maupun yang lainnya, harus mengutip dan mencantumkan nama penulis artikel pada artikel yang dibuat.

 

Archiving

Jurnal Fajar Historia menggunakan sistem LOCKSS untuk membuat sistem pengarsipaan terdistribusi diantara perpustakaan yang berpartisipasi dan mengizinkan perpustakaan tersebut membuat arsip permanen jurnal untuk tujuan pelestarian dan restorasi.

 

Free-Processing, Access, and Download Policy

Jurnal Fajar Historia memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Jurnal Fajar Historia dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.

 

Guidance for Editors

Editor sebagai salah satu user pada Jurnal Fajar Historia memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas pengelolaan jurnal. Oleh karena itu, Jurnal Fajar Historia membuat panduan bagi editor yang mengacu kepada panduan bagi editor yang direkomendasikan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Berikut ini beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh editor dalam meninjau suatu naskah yang dikirim oleh penulis:

  1. Apakah penelitian ilmiah valid dan disajikan dengan jelas; misalnya apakah ukuran sampel memadai? apakah hasil disajikan secara memadai dan dijelaskan secara jelas? apakah peneliti mempertimbangkan mempertimbangkan faktor bias yang mungkin terjadi? apakah studi ini berkontribusi cukup terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan dapat diterima?
  2. Apakah tidak ada pelanggaran etika dalam proses penelitian maupun penulisan naskah?
  3. Apakah memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan kerugiannya?
  4. Jika ada keraguan tentang hukum atau peraturan tertentu, editor harus mengklarifikasi ini dengan penulis dan minta mereka untuk memberikan surat dari komite etika penelitian individu atau etika penelitian di suatu instansi.

Disamping itu, editor juga harus mempertimbangkan apakah naskah yang dikirim penulis sudah memenuhi focus and scope, panduan dan template penulisan artikel pada Jurnal Fajar Historia. Editor juga harus mengecek tingkat similarity suatu naskah dengan menggunakan aplikasi Plagiarism.

 

Ethical Guidelines for Peer Reviewers

Reviewer sebagai salah satu user pada Jurnal Fajar Historia memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas dan integritas suatu naskah yang masuk. Jurnal Fajar Historia membuat panduan bagi reviewer yang mengacu kepada panduan bagi reviewer yang direkomendasikan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan menjadi seorang reviewer yaitu:

  1. bertanggungjawab secara profesional 
  2. objektif
  3. ketepatan waktu dalam mereview

Selanjutnya, selama proses review, reviewer harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Langkah awal: Baca naskah, file data pelengkap (jika ada), dan materi tambahan secara menyeluruh (jika ada), kembalilah ke jurnal jika ada yang tidak jelas dan meminta sesuatu tidak lengkap yang Anda butuhkan. Jangan hubungi penulis secara langsung tanpa izin jurnal. 
  2. Kerahasiaan: Hormati kerahasiaan proses review dan hentikan penggunaan informasi yang diperoleh selama proses review untuk keuntungan Anda sendiri atau orang lain, atau merugikan atau mendiskreditkan orang lain Jangan melibatkan orang lain dalam review naskah tanpa terlebih dahulu mendapatkan izin dari jurnal.

  3. Bias dan kepentingan: Reviewer harus berlaku adil, objektif dan tidak boleh rasis. Jika Anda tidak cocok dengan naskah yang ditugaskan oleh editor, sebaiknya informasikan ke editor mengenai hal tersebut agar naskah tersebut direview oleh reviewer lain yang sesuai dengan bidangnya.

  4. Kecurigaan pelanggaran etika: Jika Anda menemukan ketidakberesan sehubungan dengan penelitian dan etika publikasi, informasikan kepada jurnal. Misalnya, Anda mungkin memiliki kekhawatiran bahwa kesalahan terjadi selama penelitian atau penulisan dan penyerahan naskah, atau Anda mungkin melihat kemiripan substansial antara naskah dan pengiriman bersamaan ke jurnal lain atau artikel yang dipublikasikan atau masalah etika lainnya, hubungi editor secara langsung mengenai hal tersebut dan jangan mencoba untuk menyelidiki sendiri. Adalah tepat untuk bekerja sama dengan jurnal, tetapi tidak secara pribadi menyelidiki lebih lanjut kecuali jurnal meminta informasi tambahan atau saran.

  5. Pengalihan review: Jika Anda sudah mereview suatu artikel di jurnal lain dan artikel tersebut ditolak dan dikirim ke Jurnal Elemen, maka Anda sebaiknya mereview kembali naskah tersebut, mungkin naskah sudah mengalami perbaikan dan Anda sudah mengetahui kekurangan naskah tersebut sebelumnya.

Sebelum meberikan komentar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Format: Ikuti petunjuk jurnal dalam memberikan komentar. Jika diperlukan format atau rubrik skor tertentu, gunakan alat yang disediakan oleh jurnal. Anda harus obyektif dan konstruktif dalam memberikan komentar, berikan umpan balik yang akan membantu penulis untuk memperbaiki naskah mereka. Bersikaplah profesional dan tidak bersikap memusuhi atau meradang dan dari membuat komentar pribadi yang mencemarkan atau menghina penulis.
  2. Umpan balik yang tepat: Ingatlah bahwa editor memerlukan penilaian yang adil, jujur, dan tidak bias terhadap kekuatan dan kelemahan naskah. Anda sebaiknya memberikan rekomendasi apakah naskah tersebut diterima / direvisi / ditolak; setiap rekomendasi harus sesuai dengan komentar yang diberikan dalam ulasan. Pastikan komentar dan rekomendasi Anda kepada editor konsisten dengan laporan Anda untuk penulis.
  3. Bahasa dan gaya: gunakan bahasa dan gaya penulisan yang dapat difahami oleh penulis dan editor.
  4. Saran untuk pekerjaan lebih lanjut: JAnda harus memberikan saran jika ada sesuatu hal yang keliru atau tidak ada dalam naskah sehingga penulis akan menambahkan informasi yang Anda maksudkan tersebut.
  5. Akuntabilitas: Jangan membuat komentar negatif yang tidak adil atau termasuk kritik yang tidak dibenarkan. Jangan menyarankan penulis menyertakan kutipan karya Anda (atau rekan kerja) hanya untuk meningkatkan jumlah kutipan atau untuk meningkatkan visibilitas pekerjaan Anda atau rekan Anda; saran harus didasarkan pada alasan akademis yang valid. Jangan sengaja memperpanjang proses review, baik dengan menunda pengiriman review Anda atau dengan meminta informasi tambahan yang tidak perlu dari jurnal atau penulis.

Adapun tahapan-tahapan melakukan review pada akun reviewer yaitu:

  1. Login menggunakan akun reviewer.
  2. Klik judul artikel yang akan direview atau yang ditugaskan untuk direview.
  3. Berikan respon, jika bersedia mereview klik 'Will do the review', lalu kirim email kepada editor dengan cara klik tanda email disamping 'Will do the review' tersebut. Namun, jika tidak bersedia mereview klik 'Unable to do the review', lalu kirim email kepada editor dengan cara klik tanda email disamping 'Unable to do the review' tersebut.
  4. Jika bersedia melakukan review, maka reviewer harus berpedoman pada panduan dan template penulisan artikel. 
  5. Download artikel dengan cara klik file artikel.
  6. Berikan komentar secara online dengan cara klik tanda 'Review form', centang yang sesuai dengan artikel. Berikan komentar juga secara langsung pada file artikel.
  7. Reviewer HARUS mengupload file artikel yang sudah dikomentari langsung pada artikel tersebut dengan cara klik 'Choose File' (pilih file artikel yang sudah dikomentari), lalu klik 'Upload'.
  8. Berikan rekomendasi kepada editor mengenai status artikel dengan cara pilih salah satu 'Recommendation', lalu klik 'Submit Review To Editor'.

 

Publication Ethics

Etika Publikasi pada Jurnal Fajar Historia diadaptasi dari prinsip-prinsip Komite Etika Publikasi (COPE) dan mencakup kode etik untuk pemimpin redaksi, anggota dewan redaksi, pengulas dan penulis. Kode etik ini berlaku bagi semua pengguna Jurnal Fajar Historia, yaitu:

Pemimpin Redaksi

  1. Mengevaluasi artikel secara adil dan semata-mata atas dasar intelektual.
  2. Pastikan kerahasiaan artikel dan tidak mengungkapkan informasi apapun mengenai artikel kepada orang lain selain orang-orang yang terlibat dalam proses penerbitan.
  3. Memiliki tanggung jawab untuk memutuskan kapan dan artikel mana yang akan diterbitkan.
  4. Secara aktif mencari pandangan anggota dewan, pemeriksa dan penulis tentang bagaimana memperbaiki/meningkatkan citra dan visibilitas jurnal.
  5. Memberikan instruksi yang jelas kepada kontributor potensial mengenai proses pengajuan dan apa yang diharapkan dari penulis.
  6. Memilih Mitra Bestari yang tepat untuk proses review.

 

Anggota Dewan Editorial

  1. Secara aktif berkontribusi pada pengembangan dan kebaikan jurnal.
  2. Bertindak sebagai redaksi jurnal.
  3. Terus mendukung dan mempromosikan jurnal.
  4. Mereview kembali artikel yang ditugaskan padanya.

 

Tugas Mitra Bestari

  1. Menginformasikan pernyataan kesediaan untuk mereview.
  2. Dapat menolak review apapun karena adanya benturan kepentingan atau pengetahuan yang tidak memadai.
  3. Mereview semua pengajuan secara objektif, adil dan profesional.
  4. Menginformasikan jika ditemukan kesalahan etika dalam artikel ke Pemimpin Redaksi untuk tindakan lebih lanjut.
  5. Wajib memastikan keaslian artikel dan waspada terhadap plagiarisme dan publikasi yang berlebihan.
  6. Tidak boleh membahas isi artikel tanpa izin.
  7. Patuhi waktu yang dialokasikan untuk proses peninjauan. Permintaan perpanjangan untuk meninjau penyampaian adalah atas pertimbangan Pemimpin Redaksi.


Tugas Penulis

  1. Bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikelmerupakan karya baru dan asli yang diajukan.
  2. Tidak boleh mereproduksi karya yang sebelumnya telah dipublikasikan di jurnal lain.
  3. Tidak boleh mengirimkan artikel apapun yang sedang ditinjau atau diajukan ke jurnal lain secara bersamaan.
  4. Hanya diizinkan untuk menerbitkan karya di tempat lain setelah menerima penolakan resmi dari jurnal tersebut atau jika permintaan mereka untuk menarik artikel secara resmi diterima oleh jurnal tersebut.
  5. Wajibmenginformasikan Pemimpin Redaksi atau penerbit tentang ketidakakuratan data dalam karya terbitannya sehingga koreksi atau pencabutan artikel dapat dilakukan.
  6. Wajib memberikan kontribusi secara signifikan dan bertanggung jawab atas segala yang berkaitan dengan artikel tersebut.

 

Etika Publikasi:

  1. Naskah menyajikan informasi yang lengkap dan asli serta data yang obyektif.
  2. Kutipan sumber dan referensi yang dikutip dalam manuskrip harus bersifat informatif.
  3. Naskah ditulis ringkas dan jelas untuk efisiensi.
  4. Naskah tidak dapat proses pengajuan ke jurnal lain dan belum pernah dipublikasikan di media manapun.
  5. Setiap orang yang terlibat dalam penelitian (siswa & supervisor) harus disertakan dalam tim penulis.
  6. Seorang penulis yang meninggal harus disertakan sebagai co-author.
  7. Penulis harus menghindari Fabrikasi ( tindakan membuat data dari yang tidak ada menjadi seolah-olah ada).
  8. Penulis harus menghindari Pemalsuan (memanipulasi bahan penelitian, peralatan, proses, mengubah data atau membuang data atau hasil dengan sengaja).
  9. Penulis harus menghindari Plagiarisme (mengambil ide, proses, hasil atau kata tanpa mengutip sumbernya).
  10. Penulis harus menghindari Fragmentasi (memecah data penelitian menjadi berbagai tema naskah sehingga diskusi tidak bisa menjadi mendalam)
  11. Naskah sebaiknya tidak menggunakan bahan yang disalin dari artikel lain tanpa izin.
  12. Semua bahan / kutipan yang diperoleh dari penelitian sebelumnya, yang melibatkan penulis serupa yang terkait dengan publikasi sebelumnya harus dikutip dengan benar.

 

Kebijakan Plagiarisme

Yang termasuk ke dalam plagiat sebagai berikut:

  1. Merujuk dan/atau mengutip istilah, kata-kata dan/atau kalimat, data atau informasi dari sumber tanpa mengutip sumber dalam catatan kutipan dan/atau tanpa menyatakan sumber secara memadai.
  2. Merujuk atau mengutip istilah acak, kata-kata atau kalimat dan informasi dari sumber tanpa mengutip sumber dalam catatan kutipan atau tanpa menyatakan sumber secara memadai.
  3. Menggunakan ide, pendapat, pandangan atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai.
  4. Merumuskan kata-kata atau kalimat sendiri dari sumber kata-kata atau frase, ide, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai.
  5. Menyerahkan karya ilmiah yang dihasilkan atau diterbitkan oleh orang lain sebagai sumber karya ilmiah tanpa mengungkapkan secara memadai.

 

Pengecekan Plagiarisme

Editor melakukan pengecekan plagiarisme dilakukan dengan menggunakan WhiteSmoke dan SmallSEOTools

Sanksi

Jika penulis terbukti melakukan duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, plagiarisme, atau menerbitkan satu naskah di dua atau lebih jurnal berbeda maka penulis diberikan sanksi berupa pencabutan artikel, pembatalan publikasi, penulis menjadi black-list dari Jurnal Fajar Historia.