Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

JKP terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember dengan nomor eISSN: 2549-841X. Adapun tujuannya adalah mempublikasikan artikel ilmiah  hasil penelitian atau kajian teoritis (invited authors) dalam bidang bimbingan dan konseling yang belum pernah dipublikasikan. Penulis bisa berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati bimbingan dan konseling. Cakupan dan ruang lingkup materi terdiri dari: Pertama kurikulum bimbingan dan konseling. Kedua teknik bimbingan dan konseling. Ketiga media bimbingan dan konseling. Keempat bimbingan dan konseling berbasis teknologi dan informasi. Kelima penilaian dan evaluasi bimbingan dan konseling. Keenam Lesson Study, dan lainnya yang terkait dengan peningkatan kualitas konselor. 

 

Kebijakan Bagian

Articles

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Proses Peer Review

Jurnal JKP: Jurnal Konseling Pendidikan merupakan terbitan ilmiah sehingga naskah yang diterima hanya naskah ilmiah berupa artikel ilmiah yang belum pernah dipublikasikan. Proses review dilakukan melibatkan Penulis, Editor, dan reviwer. Setiap nakah yang masuk terlebih dahulu diperiksa oleh editor, jika editor

 

Free-Processing, Access, and Download Policy

Jurnal JKP: Jurnal Konseling Pendidikan memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Jurnal JKP dapat diakses dan diunduh secara gratis/ tanpa dipungut biaya sesuai denga lisensi creative commons yang digunakan.

 

Guidance for Editors

Editor sebagai salah satu user pada Jurnal Konseling Pendidikan memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas pengelolaan jurnal. Oleh karena itu, Jurnal Konseling Pendidikan membuat panduan bagi editor yang mengacu kepada panduan bagi editor yang direkomendasikan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Berikut ini beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh editor dalam meninjau suatu naskah yang dikirim oleh penulis:

  1. Apakah penelitian ilmiah valid dan disajikan dengan jelas; misalnya apakah ukuran sampel memadai? apakah hasil disajikan secara memadai dan dijelaskan secara jelas? apakah peneliti mempertimbangkan mempertimbangkan faktor bias yang mungkin terjadi? apakah studi ini berkontribusi cukup terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan dapat diterima?
  2. Apakah tidak ada pelanggaran etika dalam proses penelitian maupun penulisan naskah?
  3. Apakah memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan kerugiannya?
  4. Jika ada keraguan tentang hukum atau peraturan tertentu, editor harus mengklarifikasi ini dengan penulis dan minta mereka untuk memberikan surat dari komite etika penelitian individu atau etika penelitian di suatu instansi.

Disamping itu, editor juga harus mempertimbangkan apakah naskah yang dikirim penulis sudah memenuhi focus and scope, panduan dan template penulisan artikel pada Jurnal Konseling Pendidikan. Disamping itu, editor juga harus mengecek tingkat similarity suatu naskah dengan menggunakan Plagiarism Checker X (pengecekan setelah penulis submit) dan iThenticate (pengecekan sebelum publish).

 

 

 

Ethical Guidelines for Peer Reviewers

Reviewer sebagai salah satu user pada Jurnal Konseling Pendidikan memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas dan integritas suatu naskah yang masuk ke Jurnal Konseling Pendidikan. Oleh karena itu, Jurnal Konseling Pendidikan membuat panduan bagi reviewer yang mengacu kepada panduan bagi reviewer yang direkomendasikan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan menjadi seorang reviewer yaitu:

  1. bertanggungjawab secara profesional 
  2. objektif
  3. ketepatan waktu dalam mereview

Selanjutnya, selama proses review, reviewer harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Langkah awal: Baca naskah, file data pelengkap (jika ada), dan materi tambahan secara menyeluruh (jika ada), kembalilah ke jurnal jika ada yang tidak jelas dan meminta sesuatu tidak lengkap yang Anda butuhkan. Jangan hubungi penulis secara langsung tanpa izin jurnal. 
  2. Kerahasiaan: Hormati kerahasiaan proses review dan hentikan penggunaan informasi yang diperoleh selama proses review untuk keuntungan Anda sendiri atau orang lain, atau merugikan atau mendiskreditkan orang lain Jangan melibatkan orang lain dalam review naskah tanpa terlebih dahulu mendapatkan izin dari jurnal.
  3. Bias dan kepentingan: Reviewer harus berlaku adil, objektif dan tidak boleh rasis. Jika Anda tidak cocok dengan naskah yang ditugaskan oleh editor, sebaiknya informasikan ke editor mengenai hal tersebut agar naskah tersebut direview oleh reviewer lain yang sesuai dengan bidangnya.
Kecurigaan pelanggaran etika: Jika Anda menemukan ketidakberesan sehubungan dengan penelitian dan etika publikasi, informasikan kepada jurnal. Misalnya, Anda mungkin memiliki kekhawatiran bahwa kesalahan terjadi selama penelitian atau penulisan dan penyerahan naskah, atau Anda mungkin melihat kemiripan substansial antara naskah dan pengiriman bersamaan ke jurnal lain atau artikel yang dipublikasikan atau masalah etika lainnya, hubungi editor secara langsung mengenai hal tersebut dan jangan mencoba

 

Indexing Sites