Bale Merdeka Wadah Edukasi Pendampingan Anak Putus Sekolah Dalam Membangun Generasi Yang Kreatif dan Inovatif di Dusun Kondok

Authors

  • Lulu Hanifa Hayati Umajan
  • Miftahul Jannah
  • Miftahul Jannah
  • Eva Mayana
  • Eva Mayana
  • Muhammad Gilang Alfasya Mubarok
  • Muhammad Gilang Alfasya Mubarok
  • Zainul Majdi
  • Zainul Majdi

Keywords:

Putus Sekolah Usia Pendidikan SD, SMP, dan SMA

Abstract

Putus sekolah adalah fenomena masalah yang saat ini masih sering kita temui, masalah ini berlangsung selama beberapa waktu dan cukup sulit untuk menemukan solusi sebagai pemecahan dari fenomena masalah tersebut. Banyak faktor-faktor yang menjadi penyebab dari masalah ini seperti faktor internal yang merupakan faktor dari siswa sendiri, dan juga faktor eksternal yang berasal dari keluarga dan pengaruh lingkungannya, seperti; (1) faktor ekonomi, (2) faktor perhatian orang tua, (3) fasilitas pembelajaran, (4) minat anak untuk sekolah, (5) budaya dan (6) faktor lokasi sekolah. Faktor perhatian orang tua menjadi faktor yang paling dominan karena memiliki nilai variance explained tertinggi yaitu sebesar 39,952%, artinya bahwa perhatian orang tua mampu menjelaskan penyebab anak putus sekolah usia pendidikan Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA di Desa Borok Toyang. Faktor lokasi sekolah merupakan faktor yang memiliki variance explained terendah yaitu sebesar 17,014%. Saat ini masih banyak kita jumpai kasus anak putus sekolah khususnya pada bangku pendidikan Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA. Tujuan dari penelitian berikut adalah mengetahui faktor yang menjadi penyebab tingginya putus sekolah pada pelajar-pelajar Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA di wilayah Desa Borok Toyang dengan ditemukan data responden anak putus sekolah sebanyak 700 orang pada tahun 2018. Metode kualitatif ini dipilih untuk memberikan pemahaman dan visual secara mendalam mengenai penyebab dari tingginya fenomena. Dalam metode kualititatif, kelompok kami sebagai peneliti akan memposisikan diri langsung ditengah masyarakat, karena pada dasarnya permasalahan yang menjadi bahasan penelitian ini penting. Dalam menghimpun data, digunakan metode wawancara dari partisipan, dan studi pustaka dengan cara mempelajari data sekunder yang berupa dokumen, arsip, hasil riset hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Metode analisis data kualitatif akan dipakai karena data yang diperoleh adalah data yang berasal dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor utama penyebab anak putus sekolah adalah kendala ekonomi dan minimnya kemampuan dan dukungan dari orangtua peserta didik. Sedangkan faktor lain yang menjadi penyebabnya seperti keinginan untuk bekerja, membantu otang tua, dan akses menuju kesekolah yang jauh.

References

Muammar. (2022). Peran Relawan Literasi Melalui Pendekatan Teaching at

The Right Level (TaRL) dalam Menyelesaikan Permasalahan Literasi

Dasar di Sekolah Dasar. Konferensi Nasional PD-PGMI Se Indonesia

Prodi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yogyakart,

September, 43–56

Utomo, K. D., Soegeng, A. Y., Purnamasari, I., & Amaruddin, H. (2021).

Pemecahan Masalah Kesulitan Belajar Siswa pada Masa Pandemi

Covid19. MIMBAR PGSD Undiksha, 9(1), 1.

https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v9i1.29923

Anonim. 2011. UU SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003. Jakarta: Sinar Grafika.

Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng.2006. Profil Pendidikan Kabupaten Buleleng Tahun 2006 (Makalah). Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng.

Aditia, H. R., Hamiyati, H., & Rusilanti, R. (2016). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kepedulian

Sosial Remaja. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 3(2), 89–93.

https://doi.org/10.21009/jkkp.032.08

Ali, Mohammad. 2009. Pendidikan untuk Pembangunan Nasional. Jakarta: Grasindo.

Ariyani, S. N. Q. (2018). Tren Angka Putus Sekolah Pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Daerah

Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 7(4), 440–451. Retrieved from

http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/sakp/article/view/13142

Badan Pusat Statistik Provinsi DIY. (2012). Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Angka 2011. Yogyakarta:

BPS Provinsi DIY. Diambil pada tanggal 02 November 2017, dari http://yogyakarta.bps.go.id.

Downloads

Published

2024-01-30