IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MANANAMKAN NILAI KARAKTER KEJUJURAN,TOLERANSI, DAN CINTA DAMAI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN 1 GONDOWANGI
Keywords:
pengembangan, karakter, multikulturalAbstract
Abstrak
Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Pada usia 5 sampai 6 tahun, anak berada dalam tahap perkembangan sosial-emosional yang pesat, sehingga menjadi masa yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendidikan berbasis multikultural sebagai strategi dalam menanamkan nilai kejujuran, toleransi, dan cinta damai pada anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di beberapa lembaga pendidikan anak usia dini yang menerapkan pendekatan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis multikultural dapat ditanamkan melalui kegiatan pembelajaran tematik yang inklusif, penggunaan media pembelajaran yang merepresentasikan keberagaman, serta pembiasaan sikap positif melalui permainan, cerita rakyat, dan kegiatan kelompok. Guru berperan sentral sebagai teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam membentuk sikap jujur, toleran, dan cinta damai di lingkungan sekolah. Selain itu, keterlibatan orang tua dan lingkungan sekitar juga menjadi faktor pendukung dalam menguatkan nilai-nilai tersebut di luar sekolah. Penanaman nilai karakter melalui pendekatan multikultural terbukti efektif dalam membentuk pribadi anak yang terbuka, empatik, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman.
Kata kunci: (pengembangan, karakter, multikultural)
References
Kepribadian dan temperamen anak sangat dipengaruhi oleh pendidikan awal mereka. Karena pertumbuhan sosial dan emosional anak terjadi begitu cepat antara usia 5 dan 6 tahun, ini adalah periode ideal untuk menanamkan prinsip-prinsip moral. Pemanfaatan pendidikan multikultural sebagai taktik untuk mempromosikan integritas, toleransi, dan harmoni pada anak usia dini merupakan topik utama penelitian ini. Melalui observasi, wawancara, dan pencatatan di berbagai lembaga pendidikan anak usia dini yang mengintegrasikan ide-ide pembelajaran multikultural, teknik penelitian kualitatif dengan metodologi deskriptif digunakan. Berdasarkan temuan ini, nilai-nilai karakter dapat diterapkan melalui pendidikan tema inklusif, penggunaan media yang menggambarkan keragaman budaya, serta permainan kooperatif, mendongeng, dan kegiatan kelompok yang mendorong rasa hormat satu sama lain. Meskipun keterlibatan masyarakat dan keluarga meningkatkan proses pengembangan nilai karakter, guru berperan penting dalam membantu membentuk perilaku baik anak-anak sebagai panutan, mentor, dan fasilitator. Dengan mempertimbangkan semua hal, pendidikan multikultural telah berhasil menghasilkan anak-anak yang pengertian dan menerima serta dapat hidup damai dengan orang lain.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Flora Kristiani Bria, sarah Emmanuel haryono, Henni Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Â
All writings in this journal are the full responsibility of the author. The Jurnal Golden Age provides open access to benefit anyone for valued information and findings. Jurnal Golden Age can be accessed and downloaded for free, free of charge, in accordance with the creative commons license used.Â
Â
Jurnal Golden Age by Universitas Hamzanwadi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jga/indexÂ

