COPING STRESS PADA FAMILY CAREGIVER PASIEN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ)

Authors

  • Desi Ariska Universitas Hamzanwadi
  • Mutingatu Sholichah Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.29408/jkp.v7i1.21234

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkap secara mendalam mengenai sumber-sumber stres yang dialami dan proses coping yang dimiliki caregiver orang dengan gangguan jiwa. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Penelitian ini melibatkan dua orang subjek yang berperan sebagai caregiver bagi keluarganya yang mengalami gangguan jiwa dan dua orang significant person. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber-sumber stres subjek I berasal dari anak yang mengalami gangguan jiwa skizofrenia dan sangat sulit diminta mengkonsumsi obat. Subjek I cenderung menggunakan problem focused coping bentuk confronting coping dan seeking information. Subjek I hanya menggunakan emotional focused coping ketika terdesak dan merasa tidak mampu mengubah keadaan. Kondisi stress subjek II berasal dari kakak yang mengalami skizofrenia. Subjek II lebih mandiri secara ekonomi karena memiliki usaha sendiri dan mendapat materi  dari suami. Subjek II lebih cenderung menggunakan emotional focused coping bentuk seeking social support dan acceptance responsibility untuk bertahan dalam situasi yang dirasa menekan. Penelitian ini menemukan adanya penggunaan antisipatif coping pada subjek, serta ditemukan adanya penggunakan emotional focused coping bentuk religious coping membantu penerimaan caregiver terhadap kondisi yang harus dijalani oleh kedua subjek. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses coping yang dimiliki masing-masing subjek dipengaruhi oleh dukungan sosial dan kondisi ekonomi yang melatarbelakangi subjek.

Author Biography

Desi Ariska, Universitas Hamzanwadi

psikologi pendidikan

References

Balitbang Kemenkes RI. (2013). Riset kesehatan dasar. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

Contrada, R. J., & Baum, A. (2011). The handbook of stres science biology psychology and health. New York: Springer Publishing Company.

Dalami, E., Suliswati., Rochimah, Ns., Suryati, K. R. & Lestari, W. (2009). Asuhan keperawatan klien dengan gangguan jiwa. Jakarta:Trans Info Media.

Daulay, N. M., Setiawan & Febriany, N. (2014). Pengalaman keluarga sebagai caregiver dalam merawat pasien strok di rumah. Studi fenomenologi, 2(3), 161-170.

Gamayanti, W. (2013). Religious coping dengan subjective well-being pada orang yang mengalami psikofisiologis. Psympathic. Vol 6 (2), pp 932-940.

Keliat, B. A. (2001). Proses keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC

Maramis. (2004). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga.

Robbins, S. P. (2001). Perilaku Organisasi. Jakarta: PT Macanan jaya Cemerlang

Sarafino, E. P. (2008). Health Psychology: Biopsychosocial interactions sixth edition. USA: The College of New Jersey

Sarafino, E. P. & Smith T. W. (2011). Health Psychology Biopsychosocial Interactions Seventh edition. USA: The College of New Jersey

Schulz, R & Quittner, A R. (1998). Caregiving for children and adults with chronic condition: Introduction to the special issue. Health Psychology, 17(2), 107-111.

Schwarzer, R., & Taubert, S. (2002). Tenacious goal pursuits and striving toward personal drowth: proactive coping. Beyond Coping: meeting goals visions and challenges (pp. 19-35). London: Oxford University Press

Wade, C. & Tavris, C. (2007). Psikologi. Jakarta: Erlangga

Downloads

Published

30-06-2023

How to Cite

Ariska, D., & Sholichah, M. (2023). COPING STRESS PADA FAMILY CAREGIVER PASIEN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ). JKP (Jurnal Konseling Pendidikan), 7(1), 75–81. https://doi.org/10.29408/jkp.v7i1.21234