PENGARUH KONSELING INDIVIDU DENGAH PENDEKATAN BEHAVIOR TEHNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGATASI PERILAKU MEMBOLOS DI SMA 1 SURALAGA

L M Sukri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konseling individu dengan manajemen diri dapat mengatasi perilaku membolos siswa SMA Negeri 1 Suralaga. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI dan XII SMA Negeri 1 Suralaga yang menunjukkan perilaku membolos yang berjumlah 6 (enam) orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK). Pengumpulan data yang dibutuhkan berupa pedoman observasi dan wawancara sebagai data pendukung dan angket (inventarisasi) digunakan sebagai alat pengumpulan data primer. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre test dan post test group, dalam rancangan penelitian ini dilakukan 2 kali observasi (pengukuran) yaitu sebelum dan sesudah treatmen. (01) dan (02) perbedaan antara 01 dan 02 diasumsikan sebagai efek dari pengobat. Kegiatan layanan konseling yang dilakukan dalam enam pertemuan untuk setiap klien dengan draft treatmen akan dilakukan dalam empat tahap yaitu penetapan tujuan penilaian - teknik implementasi - evaluasi dan terminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan positif dari penurunan yang signifikan pada perilaku membolos siswa setelah mendapatkan pelayanan konseling individu dengan pendekatan perilaku teknik manajemen diri, dengan rincian: perilaku membolos sebelum diberikan traktir menunjukkan persentase rata-rata 76% termasuk dalam kategori tinggi. Setelah dirawat persentase rata-rata 43,5% termasuk dalam kategori rendah.


Keywords


Membolos, Konseling Behavior, Tehnik Manajemen Diri

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. Edisi Revisi Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta, Jakarta 2006.

Corey, Gerald. Teori Dan Praktik Konseling dan Psikoterapi. PT. Refika Aditama, Bandung: 2005.

Dantes, Nyoman. 2012. Metode Penelitian. Yogyakarta: CV Andi offset.

Depdikbud. 1996. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Proyek Peningkatan Mutu Guru Pendidikan Dasar dan Menengah.

Gunarsa, Singgih. Psikologi Remaja. BPK Gunung Mulia Jakarta: 1981.

--------------------. Konseling dan Psikoterapi.PT.BPK Gunung Mulia Jakarta 2005.

Indri Astuti. Mengurangi Perilaku Membolos Siswa Dengan Menggunakan Layanan Konseling Individual (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI IPS di SMA Muhammadiah I Purbalingga). Skripsi 2009. Tidak ditebitkan.

Kartono, Kartini Bimbingan Bagi Anak dan Remaja yang Bermasalah. Rajawali Press Jakarta: 2003.

Latipun. 2008. Psikologi Konseling. UPT UMM Malang: 2011.

Munandir. Program Bimbingan Karier di Sekolah. Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Akademik. Jakarta: 1996.

Prayitno. Layanan Konseling Perorangan. Universitas Negeri Padang Press. Padang : 2004.

Prayitno dan Erman Amti. Dasar dasar bimbingan dan konseling. Rieneka cipta Jakarta. 2004.

Pujosuwarno, Sayekti. Berbagai Pendekatan Dalam Konseling. Menara Mas Offset Yogyakarta1993.

Ridlowo, Achmad. 2009. BK (siswa yang membolos) dalam. http://aridlowi. blogspot. com/2009/03/bk-siswa-yang-membolos.html. diakses 16 Sep. 2016

Suarni, Ketut.2004. Meningkatkan Motivasi Berprestasi Sekolah Menengah Umum di Bali dengan Strategi Pengelolaan Diri Model Yates (Studi Kuasi Eksperimental Pada Siswa Kelas 1 SMU di Bali). Disertasi (tidak diterbitkan).Yogyakarta. Universitas Gajah Mada.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan, kuantitatif, kualitatif dan R&D). Alfabeta. Bandung: 2008.

Supriyo. Studi Kasus Bimbingan Konseling. CV. Nieuw Setapak Semarang: 2008.

Suryosubroto. Proses Belajar Mengajar di Sekolah.PT Rineka Cipta Jakarta: 2009.

Willis,Sofyan S. Konseling Individual Teori dan Praktik. Alfabeta Bandung: 2004.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.