Layanan Konseling Individu Dengan Teknik Reinforcement Positif Untuk Mengatasi Rendahnya Interaksi Sosial Siswa Broken Home Di Sman 1 Sakra
DOI:
https://doi.org/10.29408/jkp.v9i2.32743Keywords:
interaksi sosial broken home, reinforcement positifAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya interaksi sosial siswa broken home di SMAN 1 Sakra yang ditunjukkan dengan perilaku siswa yang lebih senang menyendiri, menutup diri dan kurang bergaul di lingkungan sekolahnya. Upaya wali kelas sekaligus guru mapel dalam mengarahkan siswa untuk bisa terbuka dan aktif ketika dalam proses belajar mengajar berlangsung dirasa belum cukup optimal. Begitu juga dengan guru BK yang belum optimal dalam merespon dan memahami permasalahan siswa untuk diberikan layanan konseling individu yang tepat sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi oleh siswa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang bermaksud untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian secara alamiah. Subjek penelitian adalah satu orang siswa laki-laki kelas XII-i di SMAN 1 Sakra yang dipilih berdasarkan observasi awal yang menunjukkan rendahnya interaksi sosial. Penelitian ini berusaha untuk memecahkan masalah yang ada berdasarkan data-data. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 4 orang informan yaitu guru BK, Wali kelas, siswa/konseli, dan orang tua (ayah) siswa/konseli.
Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu dengan teknik reinforcement positif terbukti dapat membantu siswa dalam mengatasi masalah pribadi seperti keterampilan dalam berinteraksi sosial. Hal tersebut dibuktikan setelah melakukan layanan konseling individu melalui beberapa sesi pertemuan. Namun, konseli menunjukkan perubahan yang signifikan pada sesi konseling pertemuan ke dua, dibuktikan dari hasil observasi di lapangan melalui pengamatan dan pernyataan temannya, serta dari pernyataan konseli sendiri saat melakukan layanan, hingga pengisian instrumen evaluasi proses konseling yang sudah mencapai target dengan persentase perubahan 75%-94%, dari yang sebelumnya yaitu 50%-74%.
References
Ardilla, & Cholid, N. (2021). Pengaruh broken home terhadap anak. STUDIA: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.32923/stu.v6i1.1968
Daulay, N., Ashari, A., Rahmayani, H. D., Siregar, N. S., Azhar, P. N., & Tambunan, R. S. P. (2023). Urgensi Layanan Konseling Individu Terhadap Siswa Broken Home Di Smp Negeri 5 Kota Medan. Warta Dharmawangsa, 17(2), 650–661. https://doi.org/10.46576/wdw.v17i2.3178
Durrotunnisa. (2022). Konseling Kelompok Teknik Reinforcement Positif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken Home Durrotunnisa1? 6(1), 315–323.
Fradinata, S. (2023). Keterampilan Dasar Konselor Dalam Melakukan Konseling Individu (pp. 119–128).
Iriastuti. (2022). Konseling Kelompok Realita Untuk Meningkatan Konsep Diri Siswa Broken Home 55 Mae. Jipk, 2(1), 55–63.
Kusuma, A. (2023). Interaksi Sosial Anak Broken Home dengan Teman Sebaya di SMPN 1 Maospati. ISSN, 2(2), 979–985. http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA
Lestari, D. P., Attalina, S. N. C., & Zumrotun, E. (2024). Peran Guru Dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Peserta Didik Dengan Latar Belakang Keluarga Broken Home Di Kelas 3 Sd Al-Islam Pengkol Jepara. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 10(2), 735–749. Https://Doi.Org/10.31932/Jpdp.V10i2.3759
Lestari, D. P., Attalina, S. N. C., & Zumrotun, E. (2024). Peran Guru Dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Peserta Didik Dengan Latar Belakang Keluarga Broken Home Di Kelas 3 Sd Al-Islam Pengkol Jepara. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 10(2), 735–749. https://doi.org/10.31932/jpdp.v10i2.3759
Lexy Moleong, metodologi penelitian kualittif, (Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2022) hlm.248
Mahyatun.desiariska +Syofiyanti.(2021) Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Interaksi Sosial Siswa Kelas VII SMPN 01 Terara Lombok Timur. https://doi.org/1029408/jkp.v5i1.3539
Malta, M., Syarnubi, S., & Sukirman, S. (2022). Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Menurut Ibrahim Amini. Jurnal PAI Raden Fatah, 4(2), 140–151. https://doi.org/10.19109/pairf.v4i2.10228
Robert, L. Gibson, Marianne H. Mitchell, Bimbingan dan Konseling, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010)
Soerjono Soekanto, 1942., (2012). Sosiologi: Suatu Pengantar/Soerjono Soekanto/. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Sofyan S. Willis, (2011). Konseling Individual Teori Dan Praktek, Alfabeta, Bandung
Sugiyono, Metode Penelitian Pemdidikan; Pendekatan Kuantitatif Dan Kualitatif Dan R&D, (Bandung; Alfabeta, 2006, Hlm, 310
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif Dan Kualitatif dan R&D, (Bandung; Alfabeta, 2008), cet. 6, hlm.273.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, Alfabeta, Bandung
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2022, Cet. 12). Hlm. 203.
W.S Winkle, M.M. Sri Hastuti, Bimbingan dan Konseling di institusi Pendidikan
Widaad, E. R., Setiyowati, A. J., & Nuswantari, M. (2025). Keefektifan Konseling Individu dengan Teknik Positive Reinforcement untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Kelas X SMA. Journal of InnovationandTeacherProfessionalism,3(3),777–783. https://doi.org/10.17977/um084v3i32025p777-783
Widiyaningsih, R. (2023). Pelaksanaan Konseling Individu Dengan Menggunakan Teknik Behavior Contract Untuk Mengurangi Perilaku Membolos Peserta Didik Di Smp Negeri 2 Waway Karya Kecamatan Waway Karya Lampung Timur Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Syarat-S.
Soerjono Soekanto, 1942-; . (2012). Sosiologi : suatu pengantar / Soerjono Soekanto / . Jakarta : Raja Grafindo Persada
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 padiatun hasanah, Baiq Mahyatun, Fitri Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All writings in this journal are the full responsibility of the author. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) provides open access to benefit anyone with valuable information and findings. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) can be accessed free of charge at no cost, following the creative commons license. Authors who publish articles in the JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) must comply with the following conditions:
The author retains the copyright and grants the right of first publication with the work licensed simultaneously under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license, allowing others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may make additional separate contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institution or publishing it in a book), acknowledging its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, on institutional repositories or websites) before and during the submission process, resulting in a productive exchange and earlier and more extensive citations of the published work.
All articles in this journal are the sole responsibility of the author. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) provides open access to benefit anyone with valuable information and findings. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) can be accessed and downloaded for free, following the creative commons license.
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License