Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Anak Di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Al-Ukhuwwah Limhan
DOI:
https://doi.org/10.29408/jkp.v9i2.34183Keywords:
perceraian orang tua, motivasi belajarAbstract
Dalam dunia pendidikan keluarga merupakan guru pertama yang akan mengantarkan anak untuk bertumbuh kembang dengan sangat baik. Orang tua juga harus memberikan perhatian ekstra kepada anak baik dukungan secara mental maupun finansial. salah satu faktor penyebab menurunnya motivasi dalam belajar adalah perceraian orang tua yang menyebabkan kesedihan, ketakutan, serta trauma yang dapat mengganggu aktivitas dalam belajar. Oleh karena nya perceraian orang tua akan memberikan begitu banyak dampak negatif bagi pendidikan sang anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitati dengan pendekatan fenomenologi. Pada teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Terdapat beberapa faktor penyebab penurunan motivasi belajar anak seperti: berkurangnya perhatian orang tua terhadap anak, menurunnya rasa tanggung jawab dari orang tua. Adapun dampak perceraian orang tua terhadap motivasi belajar anak yang peneliti peroleh dari aspek motivasi bejar seperti dorongan mencapai tujuan, komotmen, inisiatif, optimis, kebutuhan, tujuan adalah: Timbulnya rasa malas, menjadi orang yang pesimis, merasa kurang perhatian kasih sayang, tidak mendapatkan respon positif atas apa yang telah diraih, serta minimnya perekonomian yang diberikan kepada anak.
References
Afharrozi, A. (2024). Investigasi dampak perceraian orang tua terhadap motivasi dan prestasi santri di pondok pesantren. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(9), 9465–9473.
Brand, J. E., Moore, R., Song, X., & Xie, Y. (2019). Why does parental divorce lower children’s educational attainment? A causal mediation analysis. Sociological Science, 6, 264–292. https://doi.org/10.15195/v6.a11
Cherniss, C. (2001). Emotional intelligence and organizational effectiveness. In C. Cherniss & D.
Goleman (Eds.), The emotionally intelligent workplace (pp. 3–12). Jossey-Bass.
Dimyati, & Mudjiono. (2016). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.
Hadijah, & Ichsan. (2024). Dampak perceraian orang tua terhadap motivasi belajar anak di Desa Karumbu (Vol. 11 No. 01). Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan
Indriani, D,. Haslan, M. M,. & Zubair, M. (2018). Dampak perceraian orang tua terhadap motivasi belajar anak. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman,5(1).
Karim, A. (2014). Hukum perkawinan dan perceraian di Indonesia. Rajawali Pers.
Rahmatia, 2019. Dampaka Perceraian Pada Anak Usia Peserta Didik (Studi Pada Keluarga di Kecamatan Wonomulio Kabupaten Polewalimander). Tesis. Pasca sarjana Universitas Negeri Makasar.
Siregar, M. D,. & Wadi, A. A. (2019). Pengaruh Konseling Realita Terhadap Kesulitan Anak Menerima Keadaan Keluarga Broken Home. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan ), 3(1), 1-11.
Sari, L. S., Oktavianti, I., & Kironoratri, L. (2024). Pengaruh perceraian orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SMK Negeri 5 Makassar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 145–156.
Uno, B. H. (2015). Teori motivasi & pengukurannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Untari, Ida, Kanissa Puspa Dhini Putri, & Muhammad Hafiduddin. 2018. DampakPerceraian Orang Tua Terhadap Kesehatan Psikologis Remaja. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian. Vol. 15. No. 2.
Trianingsih, M. L. (2024). Dampak perceraian orang tua terhadap pola asuh serta motivasi belajar anak di SD Negeri Sidomulyo 01, Kec. Selorejo, Kab. Blitar. Lentera Ilmu.
Della Tri Utami pada tahun (2023). “dampak perceraian orangtua terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 3 Payakumbuh. Skripsi. Pariaman. IAI SUMBAR:
Uno, H. B. (2012). Assessment pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono, 2020. Metode penelitian kualitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sayyid Sabiq, Fikih al-Sunnah, (Beirut, Dar al-Kitab al-Farabi, 1973), jilid 2, Cet.II, h.206.
McDonald, B. (2011). Educational assessment and evaluation. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Trumbull, E., & Watson, B. (2018). Teaching and learning in a multicultural classroom: Strategies for success. New York, NY: Teachers College Press.
Yusuf, Syamsu. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2016.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fisa Amanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All writings in this journal are the full responsibility of the author. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) provides open access to benefit anyone with valuable information and findings. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) can be accessed free of charge at no cost, following the creative commons license. Authors who publish articles in the JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) must comply with the following conditions:
The author retains the copyright and grants the right of first publication with the work licensed simultaneously under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license, allowing others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may make additional separate contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institution or publishing it in a book), acknowledging its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, on institutional repositories or websites) before and during the submission process, resulting in a productive exchange and earlier and more extensive citations of the published work.
All articles in this journal are the sole responsibility of the author. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) provides open access to benefit anyone with valuable information and findings. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) can be accessed and downloaded for free, following the creative commons license.
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License