Pelestarian Nilai-Nilai Kearifan Budaya Lokal dalam Menjaga Harmonisasi Manusia dan Lingkungan Alam di Desa Ngalukoja Kabupaten Ende

Authors

  • Zainur Wula Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Puspas Setyaningrum Universitas Muhammadiyah Kupang

DOI:

https://doi.org/10.29408/sosedu.v9i2.34768

Keywords:

nilai-nilai budaya lokal, harmonisasi manusia, lingkungan alam

Abstract

This study aims to examine the preservation of local cultural wisdom values ​​in maintaining harmony between humans and the natural environment in Ngalukoja Village, Ende Regency. The study used a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews and participant observation, and analyzed descriptively. The results of the study indicate that local cultural wisdom has been preserved for hundreds of years by mosalaki (traditional leaders) together with the faiwalu anakalo community. Two main rituals in the agricultural cycle are carried out annually, namely the ngua ritual in November to mark the start of the planting season, and the keti uta ritual in April to mark the harvest period. Before these two rituals, an offering ceremony is held to the spirits of the ancestors in the form of rice and meat placed on a koja kanga (a sacrificial stone that also functions as an ancestral grave), led by the mosalaki through prayers and mantras to ask for safety, blessings, and good agricultural results. In addition to rituals, preservation also includes the preservation of heirlooms and traditional arts such as gongs, drums, and traditional dances. It was concluded that all these practices contain religious-magical values ​​that serve as symbols of cultural identity and as a means of maintaining a balanced relationship between humans and nature and their ancestors.

References

Adityarizqy Putradinantyo, Muhammad Kundarto, Dyah Arbiwati, L. S. (2020). ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KAKAO DAN ANALYSIS OF LAND SUITABILITY FOR CACAO PLANTS AND RAINFED RICE PLANTS IN NGALANG VILLAGE SUB-DISTRICT GEDANGSARI GUNUNGKIDUL DISTRICT Prodi Agroteknologi , Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakar. 17(Juni), 37–44.

Arvin Asta Nugraha, I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, F. U. N. (2021). Peran hukum lingkungan dalam mencegah kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup. 7(2), 283–298. https://doi.org/10.33541/tora.v12i3.1295

Bella, A. , A. A. , W. E. , & T. R. (2022). Kearifan lokal dan praktik konservasi lingkungan dalam kehidupan masyarakat adat. Nama Jurnal.

Bella, S., Amrullah, M. J., Wahyuono, T., & Tobing, U. A. (2022). Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kampung Naga Dalam Pelestarian Lingkungan Hidup. 5(2), 103–118.

Creswell & Poth. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Ende, S., Tengah, L., Pribadi, T. I., Suganda, D., & Saefullah, K. (2021). Inkorporasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pengembangan Pariwisata Budaya. 12(September). https://doi.org/10.31294/khi.v12i2.9817

Ferina, F. , S. N. , & F. Y. (2019). Mata pencaharian masyarakat pedesaan dan pengelolaan sumber daya pertanian.

Ferina, Z. I., Susanti, N., & Fitriano, Y. (2019). Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal di desa sukasari kecamatan periukan kabupaten seluma provinsi bengkulu.

Haq, M. Z. (2023). Metafisika Kehadiran dalam Mitos Larangan Membangun Rumah Bertingkat sebagai Kearifan. 8(1).

Lanny Nurhasanah, Bintang Panduraja Siburian, J. A. F. (2021). Jurnal global citizen. (2).

Manihuruk, A. , & S. D. (2024). Kearifan lokal sebagai sistem pengetahuan adaptif pada masyarakat adat di Sumatera Utara.

Manihuruk, H., & Setiawati, M. E. (2024). Melestarikan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sebagai Wujud Bela Negara. 8(1), 248–266.

Mazid, S. , & P. A. (2020). Kearifan lokal, simbol budaya, dan relasi manusia dengan lingkungan dalam masyarakat adat.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, R. K. (2026). Jurnal Biology Science & Education 2026 Rizki khairani n. 15(1), 68–77.

Nurhaniffa, A., & Haryana, W. (2022). Penerapan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Mempertahankan Budaya Kampung Adat Cireundeu Di Era Modernisasi. 16(1), 17–24. https://doi.org/10.30957/cendekia.v16i1.714.mereka

Nurhasanah, N. , & S. R. (2021). Modernisasi dan tantangan pelestarian kearifan lokal pada masyarakat adat.

Putradinantyo, A. , K. M. , & A. D. (2022). Kondisi geografis dan karakteristik lingkungan desa berbasis sumber daya alam.

Riady, A. S. (2021). Agama dan Kebudayaan Masyarakat Perspektif Clifford Geertz. 2(1), 13–22.

Satria, O. (2025). Kearifan Lokal dalam Pelestarian Lingkungan : Studi Kasus Desa Wisata dan Komunitas Adat. 370–376.

Soraya, S. , & H. M. (2024). akna sosial-spiritual tanah dalam kehidupan masyarakat adat Batak.

Soraya, S., & Harahap, R. (2024). Uplifting Local Culture and Wisdom in Soil and Water Conservation Systems. (23).

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Bandung.

Sukron Mazid, Danang Prasetyo, F. F. (2020). The values of local wisdom as a community character shaper. 249–262.

Wijayanti, D. , & K. R. (2021). Ritual adat sebagai mekanisme regulasi sosial-ekologis pada masyarakat agraris Jawa.

Wijayanti, I., & Komalasari, M. A. (2021). Integrasi Alam dan Budaya Lokal Masyarakat Adat Sembalun Lawang bersama dengan benda hidup dan tak hidup di dalamnya Data menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH) NTB bahwa 578 hektar lahan hutan dan luar kawasan hutan. 4(1), 117–128. https://doi.org/10.20414/sangkep.v2i2.p-ISSN

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Wula, Z., & Setyaningrum, P. (2026). Pelestarian Nilai-Nilai Kearifan Budaya Lokal dalam Menjaga Harmonisasi Manusia dan Lingkungan Alam di Desa Ngalukoja Kabupaten Ende. SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat Dan Pendidikan, 9(2), 268–280. https://doi.org/10.29408/sosedu.v9i2.34768