Penerapan Pendekatan Supervisi Kolaboratif Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pada Masa Covid-19 Di SD Negeri 4 Gereneng Kecamatan Sakra Timur

Syahdan Syahdan

Abstract


Tujuan penelitian tindakan sekolah yang telah dilaksanakan ini adalah untuk mendeskripsikan: perkembangan proses supervisi kolaboratif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SD Negeri 4 Gereneng kecamatan Sakra Timur dan peningkatan kompetensi profesional guru di SD Negeri 4 Gereneng kecamatan Sakra Timur setelah diterapkan pendekatan supervisi kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan model Kemmis dan Mc. Taggart yang merupakan model pengembangan dari model Kurt Lewin. Dikatakan demikian, karena di dalam suatu siklus terdiri atas empat komponen, keempat komponen tersebut, meliputi: (1) perencanaan, (2) aksi/ tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitiannya adalah Guru di SD Negeri 4 Gereneng. Instrumen Penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang diguankan adalah menggunakan system presentasi. Peningkatan kompetensi profesional guru di SD Negeri 4 Gereneng kecamatan Sakra Timur dari pra-siklus ke siklus 1 sebesar 18,18 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada pra-siklus sebesar 52,27 dengan kriteria kurang dan pada siklus 1 sebesar 70,45 dengan kriteria cukup. Kompetensi profesional guru juga mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 18,19 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada siklus 2 sebesar 88,64 dengan kriteria baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru di SD Negeri 4 Gereneng kecamatan Sakra Timur dapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan supervisi kolaboratif.


Keywords


Kata Kunci : Supervisi Kolaboratif; Kompetensi Profesional; Guru

Full Text:

PDF

References


Alfonso, RJ., Firth, G.R., dan Neville, R.F.1981. Instructional Supervision, A Behavior System, Boston: Allyn and Bacon, Inc.

Ali Mohamad, 1987, Pengantar Statistik, Bandung.

Danim, Sudarwan. 2006. Visi Baru Manajemen Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. 1982. Alat Penilaian Kemampuan Guru: Buku I. Jakarta: Proyek Pengembangan Pendidikan Guru.

----------------. 1982. Panduan Umum Alat Penilaian Kemampuan Guru. Jakarta: Proyek Pengembangan Pendidikan Guru.

--------------. 1996. Pedoman Kerja Pelaksanaan Supervisi, Jakarta: Depdikbud

-------------- .1996. Jabatan Fungsional Kepala Sekolah dan Angka Kreditnya

Jakarta: Depdikbud.

--------------.1997. Pedoman Pembinaan Profesional Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Pendidikan Dasar

--------------. 1997. Pedoman Pengelolaan Gugus Sekolah: Jakarta: Proyek Peningkatan Mutu Sekolah Dasar, TK dan SLB

--------------.1998. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas

Sekolah dan Angka Kreditnya, Jakarta: Depdikbud.

---------------. 2003. Pedoman Supervisi Pengajaran. Jakarta: Ditjen Dikdasmen.

Direktorat Tenaga Pendidik – Dirjen PMPTK – Depdiknas RI, 2007, Supervisi Akademik dalam Peningkatan Profesionalisme Guru, Jakarta.

Direktorat Tenaga Pendidik – Dirjen PMPTK – Depdiknas RI, 2008, Metode dan Teknik Supervisi, Jakarta.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar – Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014, Supervisi Pembelajaran - Bahan Materi Bimbingan Teknis Penguatan Kepala Sekolah , Jakarta.

Glickman, C.D 1995. Supervision of Instruction. Boston: Allyn And Bacon Inc.

Gwynn, J.M. 1961. Theory and Practice of Supervision. New York: Dodd, Mead & Company.

McPherson, R.B., Crowson, R.L., & Pitner, N.J. 1986. Managing Uncertainty: Administrative Theory and Practice in Education. Columbus, Ohio: Charles E. Merrill Pub. Co.

Nolan, J.F. 2011. Teacher Supervision and Evaluation. Wiley: United State of America.

Oliva, Peter F. 1984. Supervision For Today’s School. New York: Longman.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah, Jakarta.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses Jakarta.

Pidarta, Made. 1992. Pemikiran Tentang Supervisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Purwadarminta, 2003, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka Jakata.

Purwanto, Ngalim.2003. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan – Badan PSDMP & K dan PMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2012, Supervisi Akademik – Bahan Pembelajaran Utama – Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Tingkat I Kepala Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta

Sagala dalam Zakir Hubolo (Jumat, 18 Maret 2011: 18:III)

Sergiovanni, T.J. 1982. Editor. Supervision of Teaching. Alexandria: Association for Supervision and Curriculum Development.

Sergiovanni, T.J. 1987. The Principalship, A Reflective Practice Perspective. Boston: Allyn and Bacon.

Sergiovanni, T.J. dan R.J. Starrat. 1979. Supervision: Human Perspective. New York: McGraw-Hill Book Company.

Setya AP, 12 Februari 2012, Supervisi Pendidikan, FIP – UNY


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Suluh Edukasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.