Pendampingan bahasa Jepang bagi mahasiswa pariwisata berbasis kemitraan industri

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29408/ab.v6i2.33179

Kata Kunci:

Bahasa Jepang, Industri Pariwisata, Kemitraan Industri, Mahasiswa Pariwisata

Abstrak

Kualitas layanan pariwisata sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi, sehingga penguasaan bahasa asing—termasuk bahasa Jepang—menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa pariwisata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kemampuan dasar bahasa Jepang mahasiswa Pariwisata Universitas Hamzanwadi melalui pendampingan berjenjang berbasis kemitraan industri dengan PT Ina Nippon Indonesia. Program berlangsung selama enam bulan (Juli–Desember) dengan 23 peserta (semester 3, semester 5, dan alumni), difokuskan pada tiga komponen literasi dasar: Hiragana (Juli–Agustus), Katakana (September–Oktober), dan Kanji (November–Desember). Pembelajaran dilakukan melalui latihan terstruktur, diskusi kelompok, dan simulasi komunikasi layanan, disertai evaluasi berkala berupa tes tertulis dan wawancara (setiap tiga bulan) oleh pihak Jepang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata yang konsisten pada setiap komponen: Hiragana meningkat dari 49 menjadi 76 (+27 poin), Katakana dari 50 menjadi 81 (+31 poin), dan Kanji dari 48 menjadi 79 (+31 poin). Peningkatan ini mengindikasikan bahwa pendampingan yang terjadwal, intensif, dan relevan dengan konteks layanan pariwisata efektif memperkuat fondasi literasi bahasa Jepang serta mendorong kesiapan komunikasi fungsional mahasiswa. Program ini merekomendasikan penguatan instrumen evaluasi (rubrik dan dokumentasi skor per peserta) agar dampak pendampingan dapat dipotret lebih rinci dan mendukung keberlanjutan program

Referensi

Andriyani, A. A. A. D., Rahayu, E. T., & Hartati. (2021). Pelatihan berkomunikasi lisan melalui tata bahasa Jepang bagi pemandu wisata khusus di Kabupaten Bangli. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 2(4), 330–339.

Badan Pusat Statistik. (2025, May 5). Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia menurut kebangsaan (kunjungan), 2024. https://www.bps.go.id/assets/statistics-table/2/MTgyMSMy/jumlah-kunjungan-wisatawan-mancanegara-ke-indonesia-menurut-kebangsaan.html

Ellis, R. (2015). Understanding second language acquisition. Oxford University Press.

Kanah, K., Dyah, W., Darlina, L., & Moelyadi, S. (2021). Dampak metode gallery walk dalam pembelajaran bahasa Jepang di Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali. Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha, 7(2), 158–170.

Kementerian Pariwisata Indonesia. (2020). Laporan tahunan pariwisata Indonesia. Kementerian Pariwisata Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Statistik pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kim, J.-H., & Lee, J.-H. (2015). The impact of language on tourist satisfaction and revisit intention. Journal of Travel Research, 54(5), 1–15.

Muryati, S., & Astuti, B. S. (2020). Penggunaan strategi penerjemahan kosakata budaya Jawa Tengah berbahasa Indonesia ke dalam bahasa Jepang dalam media informasi pariwisata. Culture, 7(2), 204–210.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Malhotra, A. (2005). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Routledge.

Setiawati, N., & Budiarto, W. (2022). Pemberdayaan masyarakat Pulau Tidung melalui bahasa Jepang dalam peningkatan pariwisata lokal. Darmacitya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 45–54.

Smith, J. (2020). The role of Hiragana and Katakana in Japanese language acquisition. Journal of Japanese Linguistics, 15(2), 45–60.

Sundayra, L., & Nurita, W. (2021). Pengabdian kepada masyarakat melalui pengajaran bahasa Jepang kepada siswa SMK. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar (SENADIBA) 2021 (pp. 183–190).

Supriadi, H., Karyawan, L. B., & Fahrurrozi, M. (2024). Peningkatan kemampuan TOEFL melalui pelatihan intensif untuk siswa kelas 12 SMAS NW Ulil Albab Gegek: Enhancing TOEFL proficiency through intensive training for twelfth grade students at SMAS NW Ulil Albab Gegek. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1).

Supriadi, H., Rahadi, I., Pauzi, M. H., Kurniawan, T., & Hidir, R. (2022). Internalisasi nilai-nilai perjuangan Maulana Syeikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid melalui wisata makam. Journal of Tourism Destination and Attraction, 10(1), 49–58.

Tanaka, H. (2019). The impact of Kanji proficiency on reading comprehension in Japanese. Asian Language Studies, 22(3), 78–92.

Vroom, V. H. (1964). Work and motivation. Wiley.

Wijayanti, A. A. R., Poetranto, I. W. D., & Saharjo, S. A. J. (2022). Pembelajaran bahasa Jepang perhotelan bidang tata hidangan berbasis role playing pada Program Studi Diploma IV Perhotelan Universitas Triatma Mulya. Journal of Tourism and Interdisciplinary Studies, 2(1), 34–40.

Yamamoto, K. (2021). Integrating Hiragana, Katakana, and Kanji: A comprehensive approach to Japanese writing. Journal of East Asian Studies, 30(1), 101–115.

Yeni, G. S. H., & Pramesti, P. D. M. Y. (2021). Pelatihan dan pendampingan bahasa Jepang untuk pariwisata bagi masyarakat di Desa Sambangan. Proceeding Senadimas Undiksha, 1669.

Unduhan

Diterbitkan

31-12-2025