Developing a zero-waste desapreneur model through corn-waste valorization in Pationgi Village

Authors

DOI:

https://doi.org/10.29408/ab.v6i2.33391

Keywords:

Appropriate Technology, Community Empowerment, Corn Waste, Desapreneur, Waste Valorization, Zero Waste

Abstract

Post-harvest corn residues in rural areas are often underutilized, creating environmental burdens while leaving economic potential untapped. This community service program aimed to strengthen the technical, managerial, and marketing capacities of the Pationgi Village community through a desapreneur model based on corn-waste valorization under the zero-waste principle. Key problems faced by partners included low utilization of corn residues, limited access to appropriate technology, and weak skills in processing and marketing value-added products. The program was implemented from September to November 2025 through socialization, intensive training, tool demonstrations, and structured mentoring for two partner groups: the Madeceng Farmers Group and the Makkiade Youth Organization. Three appropriate technologies were introduced and applied, namely PIPILLER, EXTRAFEED, and PIROLIN. The results showed that shelling capacity increased from 80–120 kg/day to 350–480 kg/day, while kernel damage decreased from 15–20% to <5%, accompanied by a reported 12–15% increase in selling value. Partners were also able to produce 150 kg of fermented feed per production session (monthly output ≥150 kg) and generate 10–15 kg of biochar and 3–5 liters of liquid smoke per ±3-hour pyrolysis cycle. Product diversification by the youth group resulted in 10 boxes of corn-silk tea, 20 corn-husk flower crafts, and 5 village-based handicrafts. Evaluation indicated highly positive responses, with all indicators falling within the “agree–strongly agree” categories, although improvement is still needed in tool-component literacy and product packaging. Overall, the program demonstrates that integrating appropriate technology with participatory mentoring can transform corn waste into value-added products and support sustainable rural economic opportunities

References

Anwar, M., Prasteyo, R. E., Danasari, I. F., & Ningsih, D. D. H. (2021). Identifikasi peluang usaha pemanfaatan limbah tanaman jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Agri Rinjani, 1(1), 41–51.

Arifianto, E. Y., Saleh, A. M., Anandya, A., Hafidzi, R. A., Angestiana, L. L. N., Silfiani, F. T., & Mukarromah, R. C. (2025). Pemberdayaan masyarakat Rusunawa Tambaan melalui pelatihan inovasi dan diversifikasi produk olahan ikan lele bernilai tambah. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(6).

Asfar, A. M. I. T., Adiansyah, R., Asfar, A. M. I. A., & Zailan, A. (2023). Olah limbah pisang dengan konsep zero waste. Jejak Publisher.

Asfar, A. M. I. T., Adriansyah, R., Nur, S., Asfar, A. M. I. A., & Nurannisa, A. (2024). Empowering communities through sustainable innovation: Transforming coconut shell waste into economic and environmental solutions. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 133–145.

Cahyani, S. (2025). Pemetaan konseptual peran agroforestri dalam pertanian berkelanjutan dan ekonomi sirkular. Journal of Economics Research and Policy Studies, 5(2), 415–428.

Duwila, U., Louhenapessy, F. H., Hanoeboen, B. R. A., Assel, M. R., & Ramly, A. (2025). Pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan akses pasar dan pemasaran produk UMKM di wilayah perdesaan: Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 2974–2980.

Fandira, W., Solistiyowati, M., & Sibuea, T. (2023). Circular economy: Strategi utama mendukung SDGs guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Perpajakan, 3(1), 44–54.

Faried, A. I., Hasanah, U., Siregar, K. H., & Hutagalung, J. A. (2024). Peningkatan produktivitas pertanian melalui adopsi teknologi: Studi peran petani milenial dalam inovasi pertanian di Desa Pamah Simelir. Senashtek, 2(1), 81–88.

Hadi, S., Setiawan, A., Kirana, K. C., Imas, C. A., & Assa'idah, P. A. (2025). Penerapan circular economy dalam industri konveksi untuk meningkatkan nilai tambah dan diversifikasi produk. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(4), 416–425.

Herman, B., Ramlan, P., Mustanir, A., Said, S., Adri, K., Nilwana, A., & Saade, M. F. (2025). Manajemen & kewirausahaan untuk pengembangan potensi desa: Strategi, inovasi, dan keberlanjutan. Eureka Media Aksara.

Ikasari, E., Rasyid, A. T., & Yanis, M. (2024). Pelatihan pengolahan bonggol jagung menjadi briket dalam upaya meningkatkan keterampilan Ibu PKK Desa Bonto Maccini. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 1045–1057.

Kadar, M., Rauf, A., & Sirajuddin, Z. (2024). Peran kelompok tani terhadap peningkatan adopsi good agricultural practice (GAP) jagung hibrida di Desa Mongiilo Kabupaten Bone Bolango. Journal of Food Security and Agroindustry, 2(1), 33–43.

Kundera, I. N., Rede, A., & Rauf, A. (2022). Inovasi pembuatan cassava crackers pada kelompok home industri kue Desa Toaya Vunta. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(1), 1–8.

Listiani, P. F., & Kurniawati, W. (2024). Memanfaatkan limbah tanaman jagung sebagai sumber inovasi pendidikan di Indonesia. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 12(1), 9–19.

Mahfud, A. M., Asfar, A. M. I. T., Safar, M., Asfar, A. M. I. A., & Nurannisa, A. (2025). Pemberdayaan kelompok pemuda putus sekolah melalui pengolahan limbah pertanian menjadi ransum organik di Desa Cakkela Kabupaten Bone. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 6(2), 340–349.

Makuta, I., Latif, A., & Dinul, M. (2025). Analisis daya saing komoditi jagung di Gorontalo: Tinjauan literatur terhadap pasar dan diversifikasi produk. Journal Scientific of Mandalika, 6(4), 1025–1034.

Melia, F., Aldian, F. M., Pahlevi, M. S. F., Risqullah, R. N. I., & Oktaffiani, S. (2023). Peran pemerintah dalam meningkatkan volume ekspor jagung. Jurnal Economina, 2(1), 269–284.

Muzdalifah, M., & Ruqayyah, S. (2025). Optimalisasi limbah pertanian untuk produk olahan inovatif di Kabupaten Bima sebagai upaya peningkatan nilai ekonomi. UNITY: Journal of Community Service, 1(2), 40–44.

Nilakesuma, N. F., Hesti, N., & Muthia, G. (2025). Pemberdayaan wanita usia subur dalam peningkatan self-awareness kesehatan payudara dengan metode hands-on learning. Jurnal Pustaka Mitra, 5(6), 501–506.

Nisa, K., Alia, N., & Fitrini, W. (2025). Peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK), 4, 250–258.

Prabowo, B. (2025). Pos Pelayanan Teknologi: Masih perlukah dibentuk untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Manajemen & Pendidikan (JUMANDIK), 3(2), 73–83.

Puspitasari, N., & Hidayat, N. (2022). Ecopreneurship berbasis pengelolaan sampah dan penciptaan nilai tambah ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi, 1(1), 1–8.

Sinatrya, A., Wulan, I. R., & Tanjung, J. C. (2024). Potensi ancaman dan upaya mitigasi emisi gas rumah kaca di sektor pertanian Indonesia: Tinjauan sistematis literatur. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(1), 245–254.

Suwardana, H., Adi, H. I. S., Purwanto, H., & Nuruddin, A. W. (2023). Pemanfaatan teknologi tepat guna untuk menciptakan briket arang dari bonggol jagung. DedikasiMU: Journal of Community Service, 5(4), 386–393.

Syafei, Y., Wahdiniwaty, R., Nur, H. R., & Rubedo, H. (2025). Pemberdayaan komunitas usaha mikro melalui inovasi branding dan tanggung jawab sosial. Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences and Education, 2(2), 76–93.

Syamsiar, H., Putri, P. A., Ziadatin, S., Martiana, N., Suriana, R. O., Juliana, N., & Riyandi, M. (2025). Penguatan daya saing UMKM Rengginang Desa Tetebatu melalui inovasi branding dan digital marketing. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1), 70–77.

Published

2025-12-31