Pemberdayaan komunitas peduli lingkungan melalui PKM Kubermas tahap 1 di Universitas Khairun

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29408/ab.v2i2.4105

Kata Kunci:

Kubermas, Ramuan Rorano, Tanaman Herbal

Abstrak

Kubermas (Kuliah Berkarya Bermasyarakat) merupakan salah satu program intrakurikuler yang adakan oleh Universitas Khairn. Bentuk kegiatannya berupa kegiatan pengabdian sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada tahap 1, program utama kegiatan PKM Kubermas ini adalah pemberdayaan masyarakat untuk melaksanakan konservasi tanaman rempah dan herba kebun pekarangan rumah. Lokasi kegiatan di Kampus 1 FKIP kelurahan Akehuda, kota Ternate Utara, dan RT 14 Kelurahan Kayu Merah, kota Ternate Selatan. Tujuan PKM Kubermas ini adalah 1) untuk membentuk komunitas masyarakat yang memiliki kepekaan untuk menanam dan merawat serta memanfaatkan tanaman rempah dan herba pekarangan rumah sebagai upaya konservasi; 2) memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa peserta Kubermas dalam program pemberdayaan masyarakat di lokasi Kubermas. Metode pengabdian adalah partisipatoris masyarakat dan pelatihan. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah pengetahuan masyarakat tentang konservasi rempah dan herba pekarangan rumah serta pengetahuan pemanfaatan rempah dan herba pekarangan rumah pada pembuatan Hand Sanitizerberbahan tanaman herbal dan Rorano di masa pandemi. Mahasiswa memiliki pengalaman langsung metode pendampingan masyarakat dan pemanfaatan kebun pekarangan rumah.

Biografi Penulis

Abdu Mas'ud, Universitas Khairun

Pendidikan Biologi

Referensi

Amruddin, A., & Iqbal, M. (2018). pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan keluarga di Desa Kanjilo Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa. ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN, 43(1), 70-76.

Butarbutar, R. R., & Kandou, F. E. F. (2018). Usahatani tanaman hias dalam mendukung upaya konservasi dan keanekaragaman hayati di Kakaskasen Tomohon. Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi, 4(2), 16-25.

Fatmawati, B., Adriandani, N., & Fajri, N. (2020). Edukasi Zat Aditif Melalui Demonstrasi Kimia di MA NW Ridlol Walidain Batu Bangka. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 1-9.

Hakim, L. (2014). Etnobotani dan manajemen kebun-pekarangan rumah. Jawa Timur: Penerbit Selaras.

Hasan, S., Mas’ud, A., & Sundari, S. (2021). Etnopedagogy Approach To Science Learning In Sdn 50 City Of Ternate Based On The Local Wisdom Of Rempah North Maluku. Pedagonal: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2), 133-141.

Kandowangko, N. Y. (2014). Kajian Etnobotani Tanaman Obat Oleh Masyarakat Kabupaten Bonebolango Provinsi Gorontalo. Penelitian Unggulan Pusat Studi, 2(737).

Mahmudah, R., Abdullah, A., Rodiyah, H., & Susilawati, S. (2020). Pemberdayaan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Pobuke Berbasis Geometri Untuk Menaggulangi Tingkat Pengagguran Di Desa Senyiur. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 33-34.

Manik, K. E. S. (2018). Pengelolaan lingkungan hidup. Kencana.

Rahman, F. (2019). “Negeri Rempah-rempah” dari Masa Bersemi Hingga Gugurnya Kejayaan Rempah-rempah. Patanjala, 11(3), 291735.

Sundari, S., Taher, D. M., Nurhasanah, N., Mas' ud, A., & Hasan, S. (2020). Pendampingan pembuatan hand sanitizer berbasis kearifan lokal (ekstrak tangkai bunga cengkeh). ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(2), 49-55.

Thesiwati, A. S. (2020). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Pangan Lestari di Masa Covid-19. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Dewantara, 3(2 Septembe), 25-30.

Unduhan

Diterbitkan

31-12-2021