Analysis of Drainage Channels on Bukit Siguntang - Tuamang Road Section, Medan City
ANALISIS SALURAN DRAINASE PADA RUAS JALAN BUKIT SIGUNTANG - JALAN TUAMANG KOTA MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.29408/jtl.v4i1.34469Keywords:
Drainase perkotaan,, Debit Limpasan, Sedimentasi, Hidrologi, Kapasitas saluranAbstract
Sistem drainase perkotaan memiliki peran penting dalam mengendalikan limpasan air hujan guna mencegah terjadinya genangan dan banjir, khususnya pada ruas jalan dengan aktivitas tinggi. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Bukit Siguntang sampai Jalan Tuamang di Kota Medan yang memiliki potensi genangan akibat kapasitas saluran yang tidak memadai, dimensi yang tidak seragam, serta adanya sedimentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi drainase eksisting, menghitung debit limpasan air hujan, serta mengevaluasi kapasitas saluran drainase. Metode penelitian meliputi survei lapangan untuk memperoleh data dimensi saluran dan kondisi eksisting, serta pengumpulan data curah hujan sebagai data sekunder. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan metode rasional untuk menghitung debit limpasan, sedangkan analisis hidrolika digunakan untuk mengevaluasi kapasitas saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas hujan sebesar 1193 mm/jam menghasilkan debit limpasan sebesar 9,05 m³/detik. Selain itu, variasi dimensi saluran dan tingginya volume sedimentasi hingga 105,69 m³ menyebabkan penurunan kapasitas efektif saluran. Secara keseluruhan, sistem drainase belum berfungsi secara optimal sehingga diperlukan upaya perbaikan berupa normalisasi saluran, penyesuaian dimensi, dan pemeliharaan rutin
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Teknologi Lingkungan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

