Resiliensi Masyarakat Pasca Pandemi Berbasis Aset Penghidupan di Desa Tegaltirto Kabupaten Sleman Yogyakarta

Authors

  • Fathin Aulia Rahman Universitas Budi Luhur

DOI:

https://doi.org/10.29408/geodika.v7i2.19794

Keywords:

resiliensi, pandemi, aset penghidupan, Tegaltirto

Abstract

Masyarakat Desa Tegaltirto sebagian besar bermata pencaharian di sektor informal yang menjadi komponen paling rentan terhadap dampak Pandemi Covid-19. Resiliensi masyarakat diperlukan dalam menghadapi krisis pasca Pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tingkat resiliensi masyarakat pasca Pandemi menurut aset penghidupan; dan 2) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi masyarakat Desa Tegaltirto pasca Pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berdasarkan dusun yang dianggap mewakili Desa Tegaltirto menurut keragaman pekerjaan masyarakat yaitu Dusun Kadisono, Sompilan dan Semoya. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling dengan proporsional sampel sebanding jumlah populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk analisis tingkat resiliensi, dan analisis faktor untuk identifikasi faktor yang memengaruhi resiliensi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Resiliensi masyarakat Desa Tegaltirto menurut kepemilikan aset didominasi oleh tingkat resiliensi sedang, kategori tinggi 9 rumah tangga, kategori sedang 75 rumah tangga, dan kategori rendah 16 rumah tangga. (2) Terbentuk 7 faktor yang memengaruhi resiliensi masyarakat yaitu; faktor pendidikan dan perekonomian, pengetahuan dan akses informasi, alam, ketersediaan sarana dan prasarana, pencegahan risiko krisis pasca Pandemi Covid-19, bantuan dari pihak luar, dan kesehatan dan sosial masyarakat.

Author Biography

Fathin Aulia Rahman, Universitas Budi Luhur

Program Studi Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur

References

Ambarwati, M., (2018). Kajian Penetapan Desa Pusat Pertumbuhan dalam Pengembangan Wilayah di Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman. Geo Educasia, 3(6), 1592-1604.

Badan Pusat Statistik. (2020). Sektor Usaha Paling Terdampak Di Masa Pandemi Covid-19. Jakarta : BPS

Baiquni, M. (2007). Strategi Penghidupan di Masa Krisis, Belajar dari Desa. Yogyakarta: Penerbit IdeAs.

Budastra. (2020). Dampak Sosial Ekonomi Covid-19 dan Program Potensial untuk Penanganannya: Studi Kasus Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Agrimansion. 20(1).

Cutter, S.L., Burton, C.G. and Emrich, C.T., (2010). Disaster resilience indicators for benchmarking baseline conditions. Journal of Homeland Security and Emergency Management, 7(1).

DFID. (1999). Sustainable Livelihood Guidance Sheet. United Kingdom: DFID.

Giyarsih, S.R. and Dalimunthe, S.A., (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Permukiman Pasca Gempa Bumi di Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Tataloka, 15(1), 28-38. https://doi.org/10.14710/tataloka.15.1.28-38.

Ikhwanuddin, Sugiana, I.K., (2014). Model Ketahanan Masyarakat Lereng Merapi Terhadap Erupsi di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Tesis, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Ma`arif, S., (2011). Startegi Menuju Masyarakat Tangguh Bencana dalam Perspektif Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta No. 10 Tahun 2011 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Priyono, M., (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Sidoarjo: Zifatma Publishing.

Rahman, F.A., (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Kreativitas Siswa dalam Upaya Pengelolan Lingkungan Hidup Pada Program Adiwiyata di SMP Negeri 1 Talang Kabupaten Tegal. Edu Geography

Ruslanjari, D., Permana, R.S. and Wardhana, F., (2020). Kondisi Kerentanan dan Ketahanan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(1), 23-39. https://doi.org/10.22146/jkn.54415

Saleh, S.E., (2014). Strategi Penghidupan Penduduk Sekitar Danau Limboto Provinsi Gorontalo. Disertasi Doktor (DP2M), 2(996).

Sugiono, (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabeta.

Suseno, P., (1997). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi terhadap Pekerjaan Sampingan Masyarakat Pedesaan. Economic Journal of Emerging Markets, 2(1), 57-70.

Twigg, J. (2007). Characteristics of a Disaster-resilient Community : A Guidance Note for the DFID. Disaster Risk Reduction Interagency Coordination Group. London.

Wardhani, C., (2017). Ketahanan Terhadap Bencana di Permukiman Nelayan Kota Probolinggo. Tesis. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Yang, B., Feldman, M.W. and Li, S., (2020). The Status of Family Resilience: Effects of Corona Virus Sustainable Livelihoods Impact in Rural China. Social Indicators Research, 1-24.

Downloads

Additional Files

Published

2023-12-30