Sistem Informasi Geografis untuk Strategi Pengembangan Taman Wisata Alam Gunung Tunak Berdasarkan Evaluasi Indeks Kelayakan

Authors

  • Baiq Ahda Razula Apriyeni Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi. Jalan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, No.132 Pancor, Selong, Lombok Timur, NTB.
  • Nurlaila Mubarokah Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi. Jalan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, No.132 Pancor, Selong, Lombok Timur, NTB.
  • Lalu Agil Alimran Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi. Jalan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, No.132 Pancor, Selong, Lombok Timur, NTB.
  • Jannatun Nisa Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi. Jalan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, No.132 Pancor, Selong, Lombok Timur, NTB.

DOI:

https://doi.org/10.29408/geodika.v7i2.24347

Keywords:

Evaluasi Kelayakan, Strategi Pengembangan, SIG.

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kawasan TWA Gunung Tunak Desa Mertak, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang bertujuan untuk menganalisis berbagai parameter kelayakan potensi destinasi wisata TWA Gunung Tunak untuk dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan dalam menyusun sebuah strategi pengembangan guna mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif yang dianalisis menggunakan metode ADO-ODTWA dan SWOT. Sedangkan untuk pemetaan distribusi spasial kelayakan menggunakan Sistem Informasi Geografis. Berdasarkan hasil evaluasi kelayakan menggunakan metode ADO-DTWA, indeks masing-masing variabel menunjukkan bahwa secara keseluruhan kelayakan destinasi yang ada di TWA Gunung Tunak desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat masuk pada kategori “Layak dikembangkan”. Strategi pengembangan kawasan melibatkan pemanfaatan potensi, meningkatkan kerjasama untuk layanan dan fasilitas, serta memanfaatkan lokasi dan potensi wilayah untuk meningkatkan kunjungan. Fokusnya pada sosialisasi pengelolaan sampah, keamanan pengunjung, peringatan bencana, dan promosi melalui event besar agar kawasan dapat bersaing dengan destinasi wisata lainnya serta mampu menjaga keberlanjutan lingkungan.

Author Biography

Baiq Ahda Razula Apriyeni, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi. Jalan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, No.132 Pancor, Selong, Lombok Timur, NTB.

Saya dosen tetap Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi di Universitas Hamzanwadi. Bidang Keilmuan/Keahlian Ilmu Perencanaan Wilayah.

References

Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam, (2017). Taman Wisata Gunung Tunak. Nusa Tenggara Barat.

Direktorat Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. (2003). Pedoman Analisis Daerah Operasi Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA). Bogor: Ditjen PHKA.

Hadi, H., Subhani, A., Suroso, S., Agustina, S., Mutmainnah, M., & Hayati, Z. (2022). Peran Kelompok Tunak Besopok dalam Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengembangan Wisata Alam Gunung Tunak. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 6(1), 132-141.

Igarta, K. R. R., & Handayani, F. (2020). Analisis Spasial Sektor Pariwisata di Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Borneo Administrator, 16(1), 81-100.

Kanom & Darmawan, RN., (2020). Pengembangan Taman Wisata Alam Gunung Tunak Sebagai Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Pariwisata. 25(2). 84-98.

Kurniasih, D., Rusfiana, Y., Subagyo, A., & Nuradhawati, R. (2021). Teknik Analisa. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Kusuma, Jayadi M., Gunawan, A., & Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta, S. (2022). Hotelier Journal Politeknik Indonesia. Surakarta. 8, 58–70.

Kusuma, M. I. J., Sunyoto, S., & Gunawan, A. (2022). Pengembangan Destinasi Ekowisata Taman Wisata Alam Gunung Tunak Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Hotelier, 8(2), 58-70.

Muljadi, 2009. Kepariwisataan dan Perjalanan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Kawasan Ekonomi Khusus.

Pratama, A. A., Alpiansah, R., Yuliana, I., & Hermanto, A. (2023). Potret Pengelolaan Berkelanjutan Taman Wisata Alam Gunung Tunak Kabupaten Lombok Tengah. Target: Jurnal Manajemen Bisnis, 5(1), 39-46.

Putri, I. P. D., & Purwohandoyo, J. (2019). Pola distribusi dan performansi lokasi hotel di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi, 24(2), 85-97.

Shoval, N., McKercher, B., Ng, E., & Birenboim, A. (2011). Hotel location and tourist activity in cities. Annals of Tourism Research, 38(4), 1594-1612.

Simanjuntak, C. R., Patana, P., & Hartini, K. S. (2016). Analisis kelayakan dan swot objek wisata pemandian alam taman rekreasi gotong royong indah di desa hulu, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Peronema Forestry Science Journal, 5(1), 176-183.

Sulastri, M. P., & Basri, H. (2019). Identifikasi Makrofungi Di Taman Wisata Alam Gunung Tunak Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Avesina. Vol 13 (1), 36–42.

Sulastri, M. P., & Basri, H. (2019). Identifikasi Makrofungi di Taman Wisata Alam Gunung Tunak Kabupaten Lombok Tengah. Avesina: Media Informasi Ilmiah Universitas Islam Al-Azhar, 13(1), 36-42.

Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 425/Kpts-II/1996.

Susanty, S. (2019). Inventarisasi Daya Tarik Wisata di Taman Wisata Gunung Tunak Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Media Bina Ilmiah, 13(6), 1215-1226.

Downloads

Published

2023-12-30