Pemanfaatan Lahan Gambut Menjadi Lahan Potensial untuk Menjaga Ketahanan Pangan di Kalimantan Barat

Budiman Tampubolon, Diah Trismi Harjanti, Nur Meily Adlika, Ludovicus Manditya Hari Christanto

Abstract


Peran sektor pertanian sebagai penyedia sumber pangan dan non pangan berkaitan langsung dengan target SDGs tahun 2030 yakni memberantas kemiskinan dan kelaparan. Di Kabupaten Kubu Raya salah satu wilayah yang berkembang pada sektor pertanian adalah Kecamatan Rasau Jaya dengan hasil bumi utamanya adalah tanaman pangan dan sayuran untuk ketahanan pangan. Lahan pertanian di Kecamatan Rasau Jaya didominasi oleh lahan gambut dengan luas 14.371,392 Ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pemanfaatan lahan gambut menjadi lahan potensial, peran pertanian sebagai penyedia sumber pangan dan non pangan, serta bentuk pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah metode penginderaan jauh dan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan di Kecamatan Rasau Jaya meliputi sawah, kebun, ladang, tegalan, pekarangan, permukiman, hutan, semak belukar, tubuh air, dan lahan kosong.  Hasil pertanian tanaman pangan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan serta kebutuhan non pangan seperti pendidikan dan kesehatan. Sebagian besar masyarakat memanfaatkan hasil panen untuk konsumsi pribadi dan dijual. Masyarakat Kecamatan Rasau Jaya masih belum banyak yang mengolah hasil pertanian menjadi sebuah produk. Petani menjual hasil panen dengan cara antara lain: langsung dijual kepada konsumen, dijual langsung ke pasar dengan membuka kios sendiri, disetorkan kepada tengkulak dan agen, serta diambil oleh pemodal yang menanamkan modalnya kepada petani.


Keywords


lahan gambut, ketahanan pangan, tanaman pangan

Full Text:

PDF

References


Agus, F., Anda, M., & Jamil, A. (2014). Lahan Gambut Indonesia: Pembentukan, Karakteristik, dan Potensi Mendukung Ketahanan Pangan. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian. (2019). Laporan Kinerja Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Bantacut, T. (2014). Agenda Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan 2014-2019 (Agenda of Agricultural Development and Food Security 2014-2019). Jurnal Pangan, 23(3), 278-295.

Barchia, M. F. (2006). Gambut: Agroekosistem dan Transformasi Karbon. Gadjah Mada University Press.

Bungin, B. (2005). Metodelogi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Premnadamedia Group.

Diao, X., Hazell, P. B., Resnick, D., & Thurlow, J. (2007). The role of agriculture in development: Implications for Sub-Saharan Africa (Vol. 153). Intl Food Policy Res Inst.

Effendi, Sofian & Tukiran. (2012). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Penerbit LP3ES

Firmasyah, M. A., & Mokhtar, M. S. (2011). Kearifan Lokal Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Usahatani dalam Mengantisipasi Dampak Perubahan Iklim di Kalimantan Tengah. Workshop Nasional Adaptasi Perubahan Iklim di Sektor Pertanian (Vol. 8).

Krisnohadi, A. (2011). Analisis Pengembangan Lahan Gambut untuk Tanaman Kelapa Sawit Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Teknik Perkebunan, 1(1), 1-7.

Martin, E., & Winarno, B. (2010). Peran Parapihak dalam Pemanfaatan Lahan Gambut; Studi Kasus di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 7(2), 81-95.

Masganti, M., Anwar, K., & Susanti, M. A. (2017). Potensi dan Pemanfaatan Lahan Gambut Dangkal untuk Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(1): 43-52.

Mulyani, A., Ritung, S., & Las, I. (2011). Potensi dan Ketersediaan Sumberdaya Lahan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 30(2), 73-80.

Nazeb, A., Darwanto, D. H., & Suryantini, A. (2019). Efisiensi Alokatif Usahatani Padi pada Lahan Gambut di Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3(2), 267-277.

Noor, M. (2016). Lahan Gambut: Pengembangan, Konservasi, dan Perubahan Iklim. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Noor, M. (2019). Kebakaran Lahan Gambut: Dari Asap Sampai Kanalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Noor, M., Nursyamsi, D., Alwi, M., & Fahmi, A. (2014). Prospek Pertanian Berkelanjutan di Lahan Gambut: Dari Petani ke Peneliti dan Peneliti ke Petani. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 69-79.

Nurhemi, S. R., Soekro, G. S. R., & Suryani, R. (2014). Pemetaan Ketahanan Pangan di Indonesia: Pendekatan TFP dan Indeks Ketahanan Pangan. Jakarta: Bank Indonesia.

Sabiham, S., & Pramudya, B. (2010). Analisis Lingkungan Biofisik Lahan Gambut pada Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Hidrolitan, 1(3), 20-28.

Sabiham, S., Lahan, S., & Sukarman, S. (2012). Pengelolaan Lahan Gambut untuk Pengembangan Kelapa Sawit di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 6(2), 55-66.

Sasli, I., & Ruliansyah, A. (2012). Pemanfaatan Mikoriza Arbuskula Spesifik Lokasi untuk Efisiensi Pemupukan pada Tanaman Jagung di Lahan Gambut Tropis. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 5(2), 65-74.

Setiawan, N. (2007). Penentuan Ukuran Sampel Memakai Rumus Slovin dan Tabel Krejcie-Morgan: Telaah Konsep dan Aplikasinya. Bandung: Universitas Padjadjaran.

Supriatna, W. (2012). Emission Reduction Options for Peatlands in the Kubu Raya and Pontianak Districts, West Kalimantan, Indonesia. Journal of Oil Palm Research, 24, 1378-1387.

Susanti, P. D., Wahyuningtyas, R. S., & Ardhana, A. (2015). Pemanfaatan Gulma Lahan Gambut Sebagai Bahan Baku Bio-briket. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 33(1), 35-46.

Sutanto. (2013). Metode Penelitian Penginderaan Jauh. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Widyati, E. (2011). Kajian optimasi pengelolaan lahan gambut dan isu perubahan iklim. Tekno Hutan Tanaman, 4(2), 57-68.

Yuliani, N., & Selatan, K. (2014). Teknologi Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Pertanian. In Prosiding Seminar Nasional InovasiTeknologi Pertanian Spesifik Lokasi, 6(7), 361-373.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Copyright (c) 2020 Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

VISITORS