Di Balik Kemacetan Jalan Setiabudi: Infrastruktur, Ruang Sosial, dan Integrasi Transportasi
DOI:
https://doi.org/10.29408/geodika.v10i1.30465Keywords:
Kemacetan Lalu Lintas, Jalan Setiabudi, Infrastruktur Transportasi, Manajemen Lalu Lintas, Sistem Informasi Geografi (GIS)Abstract
Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan serius yang mengancam kualitas hidup masyarakat dan efisiensi mobilitas di Kota Bandung, khususnya pada koridor Jalan Setiabudi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kemacetan berdasarkan lima aspek utama yang saling berkaitan, yaitu infrastruktur, sistem transportasi umum, manajemen lalu lintas, kondisi sosial dan spasial, serta kebijakan transportasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan pemetaan spasial menggunakan sistem informasi geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemacetan di Jalan Setiabudi disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk penyempitan jalan, kurangnya fasilitas pendukung, transportasi umum yang tidak terintegrasi, lemahnya penegakan hukum, serta tata guna lahan yang tidak tertata secara optimal. Implementasi kebijakan transportasi juga belum mampu merespons kebutuhan aktual di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya penanganan kemacetan membutuhkan pendekatan integratif berbasis spasial dan lintas sektor. Rekomendasi yang diajukan mencakup pembangunan jalan layang atau terowongan pada titik kemacetan serta penyediaan gedung parkir di lokasi strategis. Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi penting dalam penyusunan kebijakan transportasi perkotaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
References
Amellia, P., Muhafidin, D., & Darto, D. (2023). Implementasi Program Sistem Satu Arah pada Kawasan Sukajadi dalam Mengurai Kemacetan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. JANE-Jurnal Administrasi Negara, 14(2), 497-503.
Arifiyananta, R. D. (2015). Strategi dinas perhubungan kota surabaya untuk mengurangi kemacetan jalan raya kota surabaya. Publika, 3(6).
Aswal, M. (2024). Kebijakan pengembangan infrastruktur dan manajemen umum untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung. Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 8(2), 200-216.
BPS Kota Bandung. (2025). Penduduk, Laju Pertumbuhan Penduduk, Distribusi Persentase Penduduk Kepadatan Penduduk, Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Kecamatan di Kota Bandung, 2024 - Tabel Statistik. Badan Pusat Statistik Kota Bandung. Diakses dari: https://bandungkota.bps.go.id/id/statistics-table/3/V1ZSbFRUY3lTbFpEYTNsVWNGcDZjek53YkhsNFFUMDkjMw==/penduduk--laju-pertumbuhan-penduduk--distribusi-persentase-penduduk--kepadatan-penduduk--rasio-jenis-kelamin-penduduk-menurut-kecamatan-di-kota-bandung--2024.html?year=2024
Friedmann, J. (1987). Planning in The Public Domain: From Knowledge to Action. Princeton University Press.
Harahap, E., Suryadi, A., Ridwan, R., Darmawan, D., & Ceha, R. (2017). Efektifitas load balancing dalam mengatasi kemacetan lalu lintas. Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika, 16(2), 1-7.
Hartanto, D. (2020). Analisis peta potensi rawan kemacetan berbasis geography information system di Kota Medan. Jurnal Geografi, 12(01), 235-244.
Harvey, D. (1973). Social Justice and The City. Johns Hopkins University Press.
Nabilah, L. A., Bintari, A., & Darmawan, I. (2022). Tata Kelola Pemerintahan dalam Mengatasi Kemacetan Melalui Penyediaan Transportasi Publik (Studi pada Pengelolaan Trans Metro Bandung oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung Tahun 2020). Jurnal Administrasi Pemerintahan (Janitra), 2(1), 44-54.
Pratiwi, J. O. (2020). Penilaian Kesesuaian Supply-Demand dan Kinerja Angkutan Umum Trayek (AUT) pada Perjalanan Komuter Pagi dengan Kereta Api di Stasiun Gubeng Surabaya. Tesis Magister, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. https://repository.its.ac.id/76577/1/3114206013-Master_Thesis.pdf
Putri, H. I., & Nugroho, K. S. (2024). Analisis Kebijakan Transportasi dalam Mengatasi Kemacetan di Kota Palembang. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 19(2), 261-272.
Rachmadona, R., Irawati, I., & Suprayogi, Y. (2022). Kinerja Bidang Manajemen Transportasi Dan Parkir Pada Dinas Perhubungan Dalam Mengatasi Kemacetan di Kota Bandung. JANE-Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 203-209.
Rizky, M., Murtiono, E. S., & Nurhidayati, A. (2021). Analisis pengaruh volume kendaraan terhadap kapasitas jalan dan tingkat layanan jalan di ruas jalan raya Kota Surakarta. Indonesian Journal of Civil Engineering Education, 7(1), 40-47. https://doi.org/10.20961/ijcee.v7i1.60717
Rosa, M. C. (2025). Kenapa Bandung Jadi Kota Paling Macet ke-12 di Dunia? KOMPAS.com. Diakses dari https://www.kompas.com/jawa-barat/read/2025/01/17/181235988/kenapa-bandung-jadi-kota-paling-macet-ke-12-di-dunia
Soja, E. W. (1996). Thirdspace: Journeys to Los Angeles and Other Real-and-Imagined Places. Cambridge, MA: Blackwell.
Soja, E. W. (2005). Thirdspace: Journeys to Los Angeles and other real-and-imagined places. Blackwell.
Somantri, L. (2022). Pemetaan mobilitas penduduk di kawasan pinggiran Kota Bandung. Majalah Geografi Indonesia, 36(2), 95-102.
Suryanto, D., & Rahman, A. (2020). Pengaruh Tata Guna Lahan terhadap Kinerja Jalan di Kota Gorontalo. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 10(1), 69–82. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jime/article/download/29445/28567
Syahrial, G., & Gunawan, W. (2024). Evaluasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dalam Mengatasi Kemacetan di Kawasan Puncak Kabupaten Bogor (Studi pada pengaturan lalu lintas ganjil-genap). Jurnal Administrasi Pemerintahan (Janitra), 4(2), 250-265.
Yuniarti, N. G., Erowati, D., & Supratiwi. (2022). Implementasi Kebijakan Trans Metro Bandung (TMB) dalam Mengatasi Kemacetan di Kota Bandung Tahun 2022. Journal of Politic and Government Studies, 12(4), 51-68.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fazrul Ramadhanni, Muhamad Farel Algifari, Mufida Hanan, Zalfa Fadhilah Nurfaizah, Aisyah Khairunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





