Analisis Pengaruh Kemiringan Lereng Terhadap Jenis Tanah dan Sebaran Vegetasi Sebagai Cerminan Karakteristik Lahan di Kebun Teh Wonosari
DOI:
https://doi.org/10.29408/geodika.v10i1.33390Keywords:
kemiringan lereng, jenis tanah, sebaran vegetasi, karakteristik lahan, Kebun Teh WonosariAbstract
Kemiringan lereng merupakan faktor geomorfologis penting yang memengaruhi perkembangan tanah dan pola sebaran vegetasi di kawasan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis secara komprehensif bagaimana kemiringan dan posisi lereng memengaruhi sifat fisik dan kimia tanah di area perkebunan teh; 2) mengevaluasi bagaimana variasi sifat tanah tersebut berkorelasi dengan pola sebaran vegetasi; dan 3) menginterpretasikan interaksi antara topografi, tanah, dan vegetasi sebagai representasi karakteristik lahan secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan di Kebun Teh Wonosari, Malang, Jawa Timur, sebagai dasar karakterisasi lahan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif-komparatif melalui analisis literatur, interpretasi kondisi topografi, dan pengamatan umum terhadap vegetasi berdasarkan zonasi lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kemiringan lereng dari landai hingga curam berpengaruh terhadap tingkat erosi, ketebalan horizon tanah, kandungan bahan organik, dan distribusi vegetasi. Lereng landai cenderung memiliki tanah yang lebih dalam, akumulasi bahan organik lebih tinggi, serta vegetasi teh dan tanaman penutup tanah yang lebih rapat. Sebaliknya, lereng curam memiliki tanah dangkal, drainase cepat, tingkat erosi lebih tinggi, dan vegetasi lebih jarang. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan morfologi lereng berperan dalam menentukan kualitas tanah dan pola vegetasi, sehingga pemahaman terhadap variasi lereng penting untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan perkebunan teh secara berkelanjutan.
References
Asriadi, A., & Pristianto, H. (2018). Ringkasan Teori Erosi dan Sedimentasi. Sorong: Universitas Muhammadiyah Sorong.
Creswell, J. W. (2009). Research Designs: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angles: Sage Publishing.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2011). The Sage Handbook of Qualitative Research. Sage.
Febriantika, P.T., Athallah, F.N.F., Wulansari, R, & Suprayogo, D. (2022). Hubungan antara Perbedaan Kelas Kelerengan dengan Karakteristik Kimia Tanah pada Perkebuan Teh Jolotigo Lingkup PTPN IX. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol, 9(1), 171-179.
Jenny, H. (1994). Factors of Soil Formation: A System of Quantitative Pedology. Courier Corporation.
Kumar, U., Mishra, V. N., Kumar, N., Srivastava, L. K., & Bajpai, R. K. (2020). Soil Physical and Chemical Quality Under Long-term Rice-based Cropping System in hot Humid Eastern Plateau of India. Communications in Soil Science and Plant Analysis, 51(14), 1930-1945.
Li, L., Chen, L., Li, H., Xia, Y., Wang, H., Wang, Q., ... & Wang, B. (2025). Slope Position Modulates Soil Chemical Properties and Microbial Dynamics in Tea Plantation Ecosystems. Agronomy, 15(3), 538.
Moore, I. D., Gessler, P. E., Nielsen, G. A. E., & Peterson, G. A. (1993). Soil Attribute Prediction using Terrain Analysis. Soil Science Society of America Journal, 57(2), 443-452.
Mujiyo, M., Larasati, W., Widijanto, H., & Herawati, A. (2021). Pengaruh Kemiringan Lereng terhadap Kerusakan Tanah di Giritontro, Wonogiri. Agrotrop: Journal on Agriculture Science, 11(2), 115.
Nugroho, Y. (2016). Pengaruh Posisi Lereng terhadap Sifat Fisika Tanah. Jurnal Hutan Tropis, 4(3), 300-304.
Pasaribu, P. H. P. (2022). Relationship of Slope, Soil Type, and Land Use on Erosion Hazards. Inovasi, 19(2), 147-158.
Sahetapy, J. (2009). Evaluasi Lahan untuk Penetapan Tipe Pertanian Konservasi pada Kawasan Pengelolaan Sampah Terpadu Toisapu. Jurnal Budidaya Pertanian, 5(1), 19-26.
Sumarno. (2012). Konsep Pelestarian Sumber Daya Lahan Pertanian dan Kebutuhan Teknologi. IPTEK Tanaman Pangan, 7(2), 130-141.
Wang, R., Zhang, J., Cai, C., & Wang, S. (2023). Mechanism of Nitrogen Loss Driven by Soil and Water Erosion in Water Source Areas. Journal of Forestry Research, 34(6), 1985-1995.
Wischmeier, W. H., & Smith, D. D. (1978). Predicting Rainfall Erosion Losses: a Guide to Conservation Planning (No. 537). Department of Agriculture, Science and Education Administration.
Wulansari, R. W., Athallah, F. N. F., & Pramudita, A. A. (2022). Effect of Slope and Year of Pruning of Tea Plants on Soil Water Content in Indonesian Tea Plantations. Soil Science Annual, 73(4), 1-7.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marsiman Amron Bani, Yuli Ifana Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





