Analisis Hubungan Urban Heat Island (UHI), Tutupan Lahan dan Kawasan Terbangun Berbasis Penginderaan Jauh di Kota Semarang

Authors

  • Galih Oktaviano Program Studi Klimatologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kota Tangerang, Indonesia
  • Yahya Darmawan Program Studi Klimatologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kota Tangerang, Indonesia
  • Nuzula Elfa Rahma Program Studi Pengelolaan Lingkungan, Jurusan Lingkungan dan Kehutanan, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Indonesia
  • Rizky Franchitika Program Studi Diploma 3 Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29408/geodika.v10i3.33518

Keywords:

Kota Semarang, Penginderaan Jauh, Urban Heat Island, LST

Abstract

Urbanisasi yang pesat di Kota Semarang mengakibatkan perubahan signifikan pada tutupan lahan dan meningkatkan suhu permukaan yang memicu intensifikasi fenomena urban heat island. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara indeks vegetasi, indeks kawasan terbangun, dan suhu permukaan secara spasial-temporal pada tahun 1990, 1997, dan 2009. Data diperoleh dari citra Landsat 5 yang diolah untuk menghasilkan peta vegetasi, peta kawasan terbangun, dan peta suhu permukaan, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear. Hasil menunjukkan penurunan luas vegetasi berkepadatan sedang dan tinggi, disertai peningkatan pesat kawasan terbangun serta munculnya rentang suhu ekstrem mencapai 35-40 °C pada tahun 2009. Analisis mengungkap hubungan negatif antara tutupan vegetasi dan suhu permukaan, serta hubungan positif antara kawasan terbangun dan suhu permukaan. Regresi menunjukkan kawasan terbangun berpengaruh signifikan terhadap variasi suhu, sedangkan vegetasi tidak. Temuan ini menegaskan bahwa konversi lahan hijau menjadi kawasan terbangun merupakan pendorong utama peningkatan suhu permukaan dan menjadi dasar penting dalam perumusan strategi mitigasi melalui perlindungan vegetasi dan penguatan ruang terbuka hijau.

References

Agusman, R., Maulana, A. P., Hutagaol, R. R., Vieri, C., & Handawati, R. (2025). Fenomena Urban Heat Island (UHI) di Kota Palembang berdasarkan Land Surface Temperature (LST) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 21(2). https://doi.org/10.14710/pwk.v21i2.61269

Aslan, N., & Koc-San, D. (2021). The use of land cover indices for rapid surface urban heat island detection from multi-temporal Landsat imageries. ISPRS International Journal of Geo-Information, 10(6), 416. https://doi.org/10.3390/ijgi10060416

Auntarin, C., Chunpang, P., Chokkuea, W., & Laosuwan, T. (2021). Using a split-window algorithm for the retrieval of the land surface temperature via Landsat-8 OLI/TIRS. Geographia Technica, 16(Special Issue), 30-42. https://doi.org/10.21163/gt_2021.163.03

Avdan, U., & Jovanovska, G. (2016). Algorithm for automated mapping of land surface temperature using LANDSAT 8 satellite data. Journal of Sensors, 2016, 1-8. https://doi.org/10.1155/2016/1480307

Ayuni, S. I., Widyatama, A. A., & Zani, N. M. (2023). The effect of changes in land cover and vegetation density on urban heat island in Semarang City. PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, 8(1), 78-96. https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v8i1.1632

Bobáľová, H., & Opravil, Š. (2026). Improving Landsat land surface temperature estimation in Google Earth Engine using NDVI-based emissivity. Advances in Space Research, 77(3), 3281-3299. https://doi.org/10.1016/j.asr.2025.11.085

de Almeida, C. R., Teodoro, A. C., & Gonçalves, A. (2021). Study of the urban heat island (UHI) using remote sensing data/techniques: a systematic review. Environments, 8(10), 105. https://doi.org/10.3390/environments8100105

Gandri, L. (2022). Analisis spasial fenomena urban heat island menggunakan algoritma land surface temperature Kota Kendari. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 23(2), 109-118. https://doi.org/10.31172/jmg.v23i2.852

Głowienka, E., & Micek, Z. (2025). Multitemporal assessment of Krakow's urban microclimate (2002-2023) using satellite-derived land surface temperature, NDVI, and NDBI. Geomatics, Landmanagement and Landscape, (3). https://doi.org/10.15576/gll/211223

Kabano, P., Lindley, S., & Harris, A. (2021). Evidence of urban heat island impacts on the vegetation growing season length in a tropical city. Landscape and Urban Planning, 206, 103989. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2020.103989

Koomen, E., & Diogo, V. (2017). Assessing potential future urban heat island patterns following climate scenarios, socio-economic developments and spatial planning strategies. Mitigation and Adaptation Strategies for Global Change, 22(2), 287-306. https://doi.org/10.1007/s11027-015-9646-z

Mukhlas, A. B., Nugraha, S. B., Hariyanto, H., & Tjahjono, H. (2022). The relationship between urban heat island on land use changes and environment critical index in Semarang City. Geographica: Science and Education Journal, 4(1). https://doi.org/10.31327/gsej.v4i1.1732

Nurgiantoro, N., & Aris, A. (2022). Analisis land surface emissivity menggunakan data NDVI Landsat 8 dan pengaruhnya terhadap formasi land surface temperature di Wilayah Kota Kendari. Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia, 1(2), 39-44. https://doi.org/10.12962/jpji.v1i2.257

Nusriah, L. O. A., Syarqiyah, S. A., & Mbatu, G. H. J. (2026). Dinamika spasio-temporal NDVI, NDWI, NDBI, dan land surface temperature dalam kaitannya dengan intensitas urban heat island di Wilayah Barat Kabupaten Maros periode 2017-2025. Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia, 5(2), 52-67. https://doi.org/10.12962/jpji.v5i2.10412

Ridha, R. (2025). Kajian pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap temperatur suhu permukaan Kota Mataram. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 9(1), 21-31. https://doi.org/10.29408/geodika.v9i1.25540

Sari, M. M., Dewi, A. P., Lestari, V. H., & Deviro, S. O. (2026). Land cover changes, built-up and vegetation density, and the urban heat island (UHI) phenomenon in Pekanbaru City. SINERGI, 30(1), 31-42. https://doi.org/10.22441/sinergi.2026.1.004

Sidiq, V. N. (2026). Korelasi antara leaf area index (LAI) dan land surface temperature (LST) menggunakan data penginderaan jauh. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 10(2), 200-206. https://doi.org/10.29408/geodika.v10i2.34270

Suparta, W. (2024). Mapping of urban heat island in West Semarang Subdistrict, Semarang City of Indonesia. International Journal of Oceanography & Aquaculture, 8(1), 1-5. https://doi.org/10.23880/ijoac-16000295

Downloads

Published

2026-09-30