Pemetaan Risiko dan Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Nature Based Solutions di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa
DOI:
https://doi.org/10.29408/geodika.v10i1.33554Keywords:
Mitigasi Bencana, Nature Based Solution (NbS), Sistem Informasi Geografis, Kerawanan BanjirAbstract
Banjir merupakan bencana hidrologis dominan di Sulawesi Selatan, dengan Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, sebagai wilayah terdampak parah akibat curah hujan ekstrem dan luapan Sungai Jeneberang. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan banjir dan merumuskan strategi mitigasi berbasis Nature Based Solutions (NbS). Penelitian menggunakan metode campuran (kuantitatif dan kualitatif), dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa aspek fisik dasar wilayah. Analisis spasial Overlay diterapkan pada enam parameter (ketinggian lahan, kelerengan, curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, dan jarak sungai) untuk memetakan kerawanan. Hasil pemetaan menunjukkan tiga tingkat kerawanan: Rendah (6,09%), Sedang (85,67%), dan Tinggi (8,24%), yang terkonsentrasi di dataran rendah sepanjang Sungai Jeneberang. Strategi mitigasi NbS yang dirumuskan mencakup pengembangan infrastruktur resapan air (biopori, sumur resapan), konservasi agroforestri, dan restorasi vegetasi riparian serta lahan basah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi NbS efektif untuk menekan risiko banjir sekaligus memperkuat ketahanan ekologis dan sosial masyarakat Pallangga.
References
Abuhanifah, R. F. (2023). Pemetaan Risiko Bencana Banjir Menggunakan Geomorphic Flood Index di Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE),, 217–228. .
Abuhanifah, R. F., Usman, F., & Rachmawati, T. A. (2023). Pemetaan Risiko Bencana Banjir Menggunakan Geomorphic Flood Index di Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Planning for Urban Region and Environment, 12(0341), 217–228.
Andanusa, R. M., Anggrahita, H., Hanif, I. M., & Guswandi, G. (2025). Strategi Adaptasi Masyarakat dalam Menghadapi Bahaya Banjir di Daerah Rawan Bencana Banjir. Media Komunikasi Geografi, 26(1), 58–78. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/mkg.v26i1.92305
Arifin, F., Muhibuddin, A., & Saleh, H. (2023). Mitigasi Kawasan Rawan Banjir pada Daerah Aliran Sungai Jeneberang dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Urban and Regional Studies Journal (URSJ), 6(1), 71–82. https://doi.org/https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3813
Gowa, P. K. (2012). Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 15 Tahun 2012 . Gowa: Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. .
Juliastuti, J., Gunawan, A. A. S., Wulandari, S., & Irwansyah, E. (2024). Nature-Based Solutions for Flood Mitigation in Metropolitan Areas. Engineering, Technology & Applied Science Research, 14(6), 18896–18901.
Kumar, P., Debele, S. E., Sahani, J., Marti-cardona, B., Mickovski, S. B., Leo, L. S., Porcù, F., Bertini, F., Montesi, D., Vojinovic, Z., & Di, S. (2019). Nature-based Solutions for Hydro-meteorological Hazards: Revised Concepts, Classification Schemes and Databases. Environmental Research, 179(October), 108799. https://doi.org/10.1016/j.envres.2019.108799
Lee, W., & Song, J. (2024). Innovative Strategy for Enhancing Nature-based Solutions During Climate Technology Transfer Process. International Journal of Engineering Business Management, 16, 1–17. https://doi.org/10.1177/18479790241229822
Mappatarai, M., Manaf, M., & Alimuddin, I. (2024). Tingkat Kerawanan , Mitigasi dan Adaptasi Banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur Level of Flood Vulnerability , Mitigation and Adaptation in Malili City, East. Urban and Regional Studies Journal (URSJ), 6(2), 265–277. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i2.4500
Nurdin, P. F., Kubota, T., & Soma, A. S. (2019). Investigation of Flood and Landslide in the Jeneberang Catchment Area, Indonesia in 2019. 12(1), 13–18.
Partarini, N. M. C., & Wirastri, M. V. (2024). Community-Based Flood Resilience: Upaya Mitigasi Banjir Kawasan Semi-Perkotaan Berbasis Nature Based Solution. Jurnal Atma Inovasia (JAI), 4(2), 52–59.
Ridwan, M., & Sarjito, J. (2024). Studi Kajian Dampak Perubahan Tutupan Lahan terhadap Kejadian Banjir di Daerah Aliran Sungai. ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research, 26(1), 38–45. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/enviro.v26i1.93145
Saleh, A. H., Tai, A., Hatta, M. P., & Yano, S. (2022). Investigation of Flood Triggers in The Jeneberang River Basin, South Sulawesi, Indonesia. Proceedings of the IAHR World Congress, 6507–6514. https://doi.org/https://doi.org/10.3850/IAHR-39WC2521716X2022843
Seddon, N., Chausson, A., Berry, P., Girardin, C. A. J., Smith, A., & Turner, B. (2020). Understanding the value and limits of nature-based solutions to climate change and other global challenges. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 375(1794), 20190120. https://doi.org/10.1098/rstb.2019.0120
Septiana, T., Muda, M. A., Muhammad, M. A., & Budiyanto, D. (2022). Pemanfaatan SIG untuk Mengurangi Risiko Bencana Banjir di Kota Bandar Lampung. Electrician: Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro, 16(3), 360–364. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/elc.v16n3.2310
Suni, M. A., Nurulaeni, M., Kurniawan, A. D., & Tadulako, U. (2023). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Menggunakan Sistem Informasi Geografi di Subdas Toili Kabupaten Banggai Flood Vulnerability Analysis Using Geographic Information System In Toili Sub-Watershed, Banggai Regency. Nusantara Hasana Journal, 2(9), 100-108.
Usman, K. S., & Saputri, E. A. S. (2025). Arahan Mitigasi Rawan Tanah Longsor Berbasis Sistem. Jurnal Penataan Ruang, 20(1), 37–52. https://doi.org/https://doi.org/10.12962/j2716179X.v20i1.3029
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 A. Salwa Diva Rani, Khairul Sani Usman, Nurfatimah, Risnawati K

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





