Analisis Kondisi Lingkungan Pesisir dan Permasalahan Sampah di Pantai Mangunharjo Kota Semarang

Authors

  • Muhammad Iqbal Ash-shidiqy Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Faris Tsani Adhira Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Muhammad Umar Al Farouq Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Dhia Naura Vinolia Ghanim Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Putri Mei Hapsari Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Dhiya Salsabila Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Iftinanti Hanun Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Nur Afifah Fidyasari Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Muhammad Hisyam Prabowo Setyaputra Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Indah Susilowati Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29408/geodika.v10i1.33662

Keywords:

Blue Justice, Sampah Pesisir, Systemic Trap, Pantai Mangunharjo

Abstract

Permasalahan sampah laut di wilayah pesisir sering kali dipandang secara simplistis sebagai akibat dari rendahnya etika lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkungan pesisir dan permasalahan sampah di Pantai Mangunharjo dengan mengintegrasikan perspektif Blue Economy dan Blue Justice. Dengan menerapkan metode campuran (mixed-methods), data dikumpulkan melalui survei terhadap 38 responden, pemetaan partisipatif, photovoice, dan wawancara mendalam yang diolah menggunakan perangkat lunak Atlas.ti. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontradiksi yang signifikan; kesadaran lingkungan responden tergolong tinggi (2.01), namun perilaku pengelolaan sampah tetap berada pada kategori sedang cenderung rendah. Dokumentasi visual melalui photovoice mengonfirmasi terjadinya fenomena "jebakan sampah" pada akar mangrove akibat ketiadaan sistem drainase. Analisis diagram jaringan mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah memicu pengabaian infrastruktur secara kronis, yang kemudian memaksa warga melakukan praktik pembuangan sampah berbahaya sebagai pilihan rasional untuk bertahan hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa krisis di Mangunharjo adalah bentuk ketidakadilan sistemik di mana kerentanan ekonomi masyarakat pesisir diperparah oleh absennya dukungan fasilitas negara. Rekomendasi utama riset ini menekankan perlunya intervensi infrastruktur pengelolaan limbah yang inklusif dan integratif untuk memutus rantai jebakan sistemik tersebut.

References

Arifianti, D. N., Yona, D., & Sari, S. H. J. (2024). Komposisi sampah laut di pesisir pantai Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Journal of Marine and Coastal Science, 13(3), 1–11. https://doi.org/10.20473/jmcs.v13i3.59631

Bennett, N. J., Katz, L., Yadao-Rautlohe, J., Wiggin, S., Govan, H., Finkbeiner, E. M., ... & Ban, N. C. (2021). Advancing Blue Justice: Decolonizing the ocean economy. Marine Policy, 127, 104443. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2021.104443

Bott, L. M., Ankel, L., & Braun, B. (2021). Adaptive neighborhoods: The role of social resilience in mitigating the impacts of sea-level rise in Central Java, Indonesia. Applied Geography, 126, 102370. https://doi.org/10.1016/j.apgeog.2020.102370

Cordova, M. R., Iskandar, M. R., & Park, Y. G. (2025). Estimation of bottom microplastic flux in the Indonesian seas. Marine Pollution Bulletin, 200, 117741. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2024.117741

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Frigo, G., Zurbrügg, C., Giuliani, G., Hansmann, R., & Binder, C. R. (2025). The geography of waste: Explaining the spatial variation of litter and dumpsites in Indonesia. Environmental Challenges, 21, 101345. https://doi.org/10.1016/j.envc.2025.101345

Janatin, D. N., Ningsih, N. S., & Rijiravanich, V. (2024). Marine debris transport in the Indonesia Seas: A numerical modeling approach. Journal of Marine and Coastal Science, 13(1), 20-35. https://doi.org/10.20473/jmcs.v13i1.4821

Meidiana, C., Mihai, F. C., Kurniawan, T. A., Avriska, D., Hariyani, S., Ghosh, R. K., ... & Brugman, F. (2025). Application of Multi linear regression (MLR) analysis for determining predictors of illegal dumping in rapidly urbanized rural areas: A case study of Bangkalan District, Indonesia. Waste Management Bulletin, 3, 100235. https://doi.org/10.1016/j.wmb.2025.100235

Mutaqin, B. W., Yuniasari, F., Septian, B., Kusumawati, M. D., Nuzula, A. M., Monica, I., ... & Harini, R. (2025). Status pencemaran lingkungan akibat sampah laut pada ekosistem pantai di Purworejo. Jurnal Kelautan Tropis, 28(1), 43-52. https://doi.org/10.14710/jkt.v28i1.24974

Rakotoarisoa, M. F., Kurniasih, H., & Ranaivo, M. M. R. (2026). Advancing regional cooperation to combat marine debris and enhance livelihoods in Indonesia: Translating global agendas into local action. Marine Pollution Bulletin, 224, 119097. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2026.119097

Rupasinghe, H. P. A., Perera, I. J. J. U. N., Sandaruwan, R. D. C., Jayapala, H. P. S., Bellanthudawa, B. K. A., & Tennakoon, A. (2025). Coastal beach ecosystems contaminated by marine litter: Impact on coastal biodiversity, tourism, and environmental sustainability. Environmental Pollution, 372, 126006. https://doi.org/10.1016/j.envpol.2025.126006

Sulistyorini, L., Abualreesh, M. H., El-Regal, M. A. A., Elias, S. M., Azizah, R., Lutpiatina, L., ... & Santanunurti, M. B. (2025). Analysis of community knowledge and behavior towards plastic waste pollution control in the coastal area of Banyuwangi Regency, Indonesia. Environmental and Sustainability Indicators, 27, 100773. https://doi.org/10.1016/j.indic.2025.100773

Trenggono, S. W., Meilano, I., Latief, H., Simamora, D. C., Sabina, A., Arthatiani, F. Y., & Radiarta, I. N. (2025). Developing a marine and fisheries blue economy index for Indonesia: A comprehensive assessment framework. Sustainable Futures, 10, 101440. https://doi.org/10.1016/j.sftr.2025.101440

Tuahatu, J. W., & Tuhumury, N. C. (2022). Sampah laut yang terdampar di pesisir Pantai Hative Besar pada musim peralihan 1. Jurnal TRITON, 18(1), 47-54. https://doi.org/10.30598/TRITONvol18issue1page47-54

Voronkova, A., Wyles, K., Syamsiyah, N., Sudarso, Soedjono, E., Henderson, L., ... & Pahl, S. (2025). Predictors of waste management behaviours in coastal communities in Indonesia: The role of community attachment and environmental concern. Marine Pollution Bulletin, 214, 117741. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2025.117741

Widiastutie, S., Maarif, D., Saraswati, D. P., Sianipar, I. M. J., Phan, T. T. T., & Nguyen, V. V. (2025). Residents' adaptive marine plastic litter management in Galang Island, Indonesia: An importance-performance analysis. Marine Policy, 172, 106508. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2025.106508

Downloads

Published

2026-01-31