Mitigasi Struktural dan Strategi Adaptasi Masyarakat terhadap Bencana Abrasi di Kawasan Pesisir Jerowaru
DOI:
https://doi.org/10.29408/geodika.v10i1.33965Keywords:
mitigasi struktural, strategi adaptasi, bencana abrasi, pesisir JerowaruAbstract
Bencana abrasi merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang banyak terjadi di Kawasan pesisir di Indonesia, termasuk di Kawasan pesisir Jerowaru, Lombok Timur. Upaya mitigasi dan adaptasi harus terus dilakukan secara efektif agar dapat mengurangi risiko dan dampak bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya mitigasi struktural dan strategi adaptasi masyarakat untuk mengurangi risiko bencana abrasi di Kawasan Pesisir Jerowaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Milles & Huberman, dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: upaya mitigasi struktural dilakukan dengan pembangunan fisik seperti pembangunan tanggul laut, struktur hybrid engineering berbahan bambu, dan konservasi-rehabilitasi lahan mangrove. Adapun strategi adaptasi yang dilakukan masyarakat dalam menghadapi bencana abrasi antara lain berupa adaptasi sosial-ekonomi, adaptasi infrastruktur dan permukiman, adaptasi lingkungan, serta adaptasi kelembagaan dan kebijakan lokal.
References
Abda, M. K. (2019). Mitigasi Bencana terhadap Abrasi Pantai di Kuala Leugekecamatan Aceh Timur. Jurnal Samudra Geografi, 2(1), 1-4.
Amane, A. P. O., Kertati, I., Hastuti, D., Shodiq, L. J., & Ridho'i, M. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Persperktif Bidang Ilmu Sosial. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Asman, A. (2021). Sumber Data, Populasi dan Sampel Penelitian Hukum Islam. Institut Agama Islam (AIA) Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, 15.
BNPB. (2025). Data Bencana Indonesia 2024. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Bott, L. M., Schöne, T., Illigner, J., Haghighi, M. H., Gisevius, K., & Braun, B. (2021). Land subsidence in Jakarta and Semarang Bay–The relationship between physical processes, risk perception, and household adaptation. Ocean & Coastal Management, 211, 105775.
Dengen, R. S., Azkhar, M. A. F., & Assidiq, F. M. (2023). Desain Konseptual dari Kombinasi Floating Breakwater dan Attenuator. Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 153-158.
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.
Husrin, S., Solihudin, T., Triyono, & Hardono, J. (2021). Efektivitas Bangunan Pelindung Pantai Murah & Ramah Lingkungan di Pantura Jawa. Bogor: IPB Press.
Indrayani, E., & . J. (2023). Strategi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Pantai di Karangsong Indramayu melalui Pendekatan Ecotourism Opportunity Spectrum (ECOS). Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 9(2), 121. https://doi.org/10.15578/marina.v9i2.12310
Irawan, A. (2024). Adaptasi dan Mitigasi Bencana Pesisir Masyarakat di Kabupaten Pangkep. Prosiding Seminar NasionalPoliteknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan., 5, 327–334.
Jadesta.kemenparekraf.go.id. (2024). Desa Wisata Jerowaru. Diakses dari: https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/jerowaru
Jaelani, A. K., Syafruddin, S., & Suud, S. (2023). Pola Pelestarian Hutan Mangrove dan Dampak bagi Masyarakat di Dusun Poton Bako Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 10(2), 1–7. https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v10i2.428
Jaya, D. J. (2023). Kajian Bangunan Pelindung Pantai dari Bahaya Abrasi/Erosi dengan Menggunakan Breakwater di Indonesia. JIPS| Jurnal Informasi, Perkebunan Dan Sipil, 3(1), 32-46.
Kusriyanto, H., Sipahutar, E. M., Hasanah, S., & Utama, S. P. (2025). Rehabilitasi Mangrove Swakelola Masyarakat di Pulau Enggano Provinsi Bengkulu Sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2 Mei), 2785-2792.
Mongabay.co.id. (2022). Pertama di Indonesia, Teluk Jukung Lombok Timur ditetapkan Jadi Sentra Budidaya Lobster. Diakses dari: https://mongabay.co.id/2022/04/01/pertama-di-indonesia-teluk-jukung-lombok-timur-ditetapkan-jadi-sentra-budidaya-lobster/
Nadila, S. M., & Ratri, A. M. (2020). Partisipasi Masyarakat dalam Adaptasi Bencana di Kabupaten Padang Pariaman. Share: Social Work Journal, 10(1), 11-17.
Nugroho, S. S., Safitri, K. I., Syamsuadi, A., Syahrier, F. A., & Pratama, G. (2025). Collaborative Governance Dalam Mitigasi Abrasi Di Kabupaten Bengkalis Provins Riau. SUMUR-Jurnal Sosial Humaniora, 3(2), 43-55.
Nurhayati, N., Apriyanto, A., Ahsan, J., & Hidayah, N. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Paharuddin, P., & Alham, I. (2024). Adaptasi dan Mitigasi Bencana Pesisir Masyarakat di Kabupaten Pangkep. In Prosiding Seminar Nasional Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Vol. 5, pp. 327-334).
Puspitasari, S. A., Juliesa, M. R. P., & Udaieby, E. S. (2024). Mengare Discovery: Wave Breaking Hybrid Engineering (HE) Innovation as a Building With Nature Concept. In E-Proceeding Conference: Indonesia Social Responsibility Award (Vol. 2, No. 1).
Putri, A., Richardo, B. Y., Zid, M., Setiawan, C., & Seta, A. K. (2025). Transformasi Pesisir Jakarta: Kajian Komprehensif Giant Sea Wall untuk Keberlanjutan Sosial, Ekonomi, dan Ekologis. Jurnal Syntax Admiration, 6(1), 115-127.
Safrudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research, 3(2), 1–15.
Septiawan, M. D., Dwimawanti, I. H., & Yuniningsih, T. (2023). Mitigasi Bencana Abrasi di Kecamatan Tugu oleh Pemerintah Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 12(2), 635-649.
Setiawan, K. D. P., Huzzaema, F. H., Putra, R. A., Wulandari, A., Salida, B. M., Damayanti, A., ... & Larasati, C. E. (2025). Penguatan UMKM Terasi di Desa Jerowaru, Lombok Timur, Melalui Legalitas Halal dan NIB. Jurnal Wicara Desa, 3(5), 857-868.
Sulaiman, D. M. (2021). Teknologi Pegar untuk Penanggulangan Erosi dan Abrasi Pantai. Deepublish.
Suleman, S. A., & Bur, S. (2023). Mitigasi Bencana Abrasi dan Sedimentasi Pantai Pada di Pesisir Pantai Kabupaten Pangkep. Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 56-61.
Syahrul, S., Salim, A., & Ruslan, R. (2020). Analisis Mitigasi Bencana Abrasi pada Kawasan Pesisir Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Journal of Urban Planning Studies, 1(1), 030-041.
Utomo, G. J., Atmodjo, W., Sugianto, D. N., Widiaratih, R., & Ismanto, A. (2022). Efektifitas Struktur Kerapatan terhadap Laju Sedimentasi dan Jenis Sedimen pada Hybrid Engineering di Desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 4(1), 47-58.
Wonatorei, R. A., Wambrauw, E. V., & Ramandey, L. (2024). Mitigasi Abrasi Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Waropen Kampung Sanoi Dan Pantai Ronggaiwa. Jurnal Wilayah, Kota dan Lingkungan Berkelanjutan, 3(1), 53-71.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Melisa Dewi Utari, Hasrul Hadi, Baiq Ahda Razula Apriyeni, Armin Subhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





