Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Minapadi Berbasis SIG dan AHP di Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang

Authors

  • Kartika Dewi Program Studi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Indonesia
  • Tantan Hidayat Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Kementrian Energi dan Sumderdaya Mineral, Bandung, Indonesia
  • Visky Afrida Pungkisari Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Kementrian Energi dan Sumderdaya Mineral, Bandung, Indonesia
  • Mochamad Candra W. Arief Program Studi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Indonesia
  • Heti Herawati Program Studi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29408/geodika.v10i3.34693

Keywords:

minapadi, sistem informasi geografis, analytical hierarchy process, kesesuaian lahan, kualitas air

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian lahan budidaya Minapadi di Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, melalui integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), serta mengevaluasi kualitas air pada lima lokasi sampel sebagai pendukung pengembangan minapadi. Data primer meliputi pH, suhu, oksigen terlarut (DO), Total Dissolved Solids (TDS), dan amoniak, sedangkan data sekunder meliputi sumber air, jenis tanah, topografi, tutupan lahan, kerentanan gerakan tanah, dan kerawanan gempa. Pembobotan AHP dilakukan melalui perbandingan berpasangan oleh responden ahli, kemudian setiap layer dinormalisasi dan diintegrasikan menggunakan weighted overlay pada ArcGIS. Hasil menunjukkan sumber air menjadi kriteria dengan bobot tertinggi sebesar 45,7%, diikuti jenis tanah sebesar 16,9%. Dari luas unit analisis 4.407 ha, 16% termasuk sangat potensial, 67% cukup potensial, 16% kurang potensial, dan 1% tidak potensial. Kualitas air menunjukkan pH 6,98–7,30, DO 5,75–8,75 mg/L, TDS 55–116 mg/L, dan amoniak 0,0015–0,007 mg/L. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Tanjungkerta memiliki area yang secara spasial berpotensi dikembangkan untuk sistem Minapadi.

References

Ahmed, N., Hornbuckle, J., & Turchini, G. M. (2022). Blue–green water utilization in rice–fish cultivation towards sustainable food production. Ambio, 51(9), 1933-1948.

Aprilana dan Celvin Edvan Satria. 2020. Analisis Tingkat Kerawanan Bencana Tanah Longsor pada Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Ngamprah. Jurnal Impresi Indonesia. 2(10), 996-1002.

Astuti, T., Suwarto, Herdhata Agusta, & Effendi, I. (2020). Efisiensi Penggunaan Pupuk pada Sistem Pertanian Terpadu Minapadi. Jurnal Agronomi Indonesia, 48(2), 210–217.

Badan Pusat Statistik. (2025). Produksi Perikanan Budidaya Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya, 2023. Badan Pusat Statistik.

Bandira, P. N. A., Mahamud, M. A., Samat, N., Tan, M. L., & Chan, N. W. (2021). Gis-Based Multi-Criteria Evaluation for Potential Inland Aquaculture Site Selection In The George Town Conurbation, Malaysia. Land, 10(11). Https://Doi.Org/10.3390/Land10111174

Jagad, N. A. S. K., Suwarsito, & Anang Widhi Nirwansyah. (2024). Analisis Tingkat Kesesuaian Kualitas Air Pada Lahan Budidaya Ikan Air Tawar Berbasis Sig Di Kabupaten Purbalingga. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 8 (1), 21–31. Https://Doi.Org/10.29408/Geodika.V8i1.25448

Kabupaten Sumedang. (2023). Kabupaten-Sumedang-Dalam-Angka-2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumedang.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). Volume Produksi Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya menurut Komoditas Utama (Ton).

Li, H. C., Yu, K. W., Lien, C. H., Lin, C., Yu, C. R., & Vaidyanathan, S. (2023). Improving Aquaculture Water Quality Using Dual-Input Fuzzy Logic Control For Ammonia Nitrogen Management. Journal of Marine Science and Engineering, 11(6). Https://Doi.Org/10.3390/Jmse11061109

Numba, S., Haris, A., Saidah, Haris, B. I., Ashar, J. R., & Hari Sucipto, Muh. I. (2024). Analysis of Soil Fertility Status on Rice (Oryza Sativa L.) Planted Land in Polewali District, Polewali Mandar Regency. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 52(1), 64–73. Https://Doi.Org/10.24831/Jai.V52i1.53514

Pemerintah Kabupaten Sumedang. (2023). Usaha Bagus dari Sektor Perikanan di Sumedang. Diakses dari https://sumedangkab.go.id/berita/detail/usaha-bagus-dari-sektor-perikanan-di-sumedang

Pemerintah Kabupaten Sumedang. (2025). Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2026.

Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lampiran VI Baku Mutu Air Nasional.

Rahman, C. A., Santosa, D., & Purwanto, P. (2022). Aktivitas rimpang temulawak sebagai antibakteri berdasarkan lokasi tumbuhnya: Narrative review. Journal of Pharmascience, 9(2), 327-343.

Setiaji, K., Nugraha, A. L., & Firdaus, H. S. (2018). Analisis kesesuaian lahan tambak terhadap produktivitas budidaya udang menggunakan SIG (studi kasus: Kabupaten Kendal). Jurnal Geodesi Undip, 7(4), 128-137.

Tang, Q., Li, Y., & Xu, Y. (2015). Land suitability assessment for post-earthquake reconstruction: A case study of Lushan in Sichuan, China. Journal of Geographical Sciences, 25(7), 865–878.

Taufik, I., Purwanto, D., Wardhana, M. W., & Sari, R. M. (2024). Penentuan Lokasi Pengembangan Tambak di Provinsi Banten Berdasarkan Analisis Geospasial dan Analytical Hierarchy Process. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 21(2), 179-190.

Wicaksono, A., Setiawan, B. I., & Suharyanto, S. (2022). Penilaian kesesuaian lahan pertanian terhadap topografi dan konservasi tanah. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 9(2), 451–462

Downloads

Published

2026-09-30