Pemetaan Potensi Lahan Kolam untuk Budidaya Ikan di Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang Berdasarkan Aspek Geologi
DOI:
https://doi.org/10.29408/geodika.v10i3.34800Keywords:
Kesesuaian Lahan, Budidaya Ikan, Kualitas Air, SIG, CimalakaAbstract
Pemanfaatan lahan untuk budidaya ikan di Kecamatan Cimalaka masih dilakukan secara tradisional dan belum mempertimbangkan karakteristik geologi secara menyeluruh, sehingga belum tersedia informasi spasial yang spesifik mengenai potensi lahan kolam berdasarkan kondisi geologi dan kualitas lingkungan. Penelitian ini memetakan potensi lahan kolam untuk budidaya ikan di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, berbasis aspek geologi dan kualitas lingkungan. Data primer meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), dan amonia yang diukur in situ dan laboratorium; data sekunder mencakup topografi, jenis tanah, tutupan lahan, sumber air, serta kebencanaan (gerakan tanah dan gempa). Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan pembobotan kriteria melalui Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil menunjukkan tiga kelas kesesuaian lahan: Sangat Sesuai (49%), Sesuai (47%), dan Tidak Sesuai (4%). Sumber air merupakan faktor paling dominan (bobot 0,467), diikuti jenis tanah dan topografi, sedangkan gempa bumi memiliki bobot terendah. Uji kualitas air menunjukkan seluruh parameter memenuhi baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 Kelas II (DO >4 mg/L; pH 6–9; amonia <0,2 mg/L; deviasi suhu ≤3°C), sehingga mendukung keberlangsungan budidaya. Temuan ini menegaskan bahwa Cimalaka memiliki peluang tinggi untuk pengembangan kolam air tawar yang berkelanjutan, dengan prioritas perencanaan pada kedekatan sumber air, lereng datar–landai, tanah latosol/regosol, serta mitigasi risiko kebencanaan.
References
Ahmad, A., Sutrisno, E., & Nugroho, A. S. (2020). Pengaruh Risiko Gempa Bumi terhadap Konstruksi Budidaya Perikanan. Jurnal Teknologi Pembangunan, 12(3), 145-155.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumedang. (2013). Laporan Sektor Perikanan Kabupaten Sumedang. Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumedang. (2013). Statistik Daerah Kecamatan Cimalaka 2013. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumedang.
Beqi, Y. R., Abdul, H. S., & Nur, I. S. (2024). Analisis Kualitas Air pada Lokasi Budidaya Ikan Air Tawar Karamba Jaring Apung (KJA) di Tanjung Merdeka Kecamatan Tamalate Kota Makassar. OCTOPUS: Jurnal Ilmu Perikanan, 13(2), 89-98.
BNPB. (2016). Kawasan Rawan Gempa Bumi dan Mitigasi Risiko. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Cahyaningrum, L. U., Radiarta, I. W., & Hardjowigeno, S. (2014). Analisis Tingkat Kesesuaian Kualitas Air pada Lahan Budidaya Ikan Air Tawar Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kabupaten Purbalingga. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 8(1), 21-31.
Cahyaningrum, W., Widiatmaka, W., & Soewardi, K. (2014). Potensi Lahan untuk Kolam Ikan di Kabupaten Cianjur Berdasarkan Analisis Kesesuaian Lahan Multi Kriteria. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 16(1), 24–30. https://doi.org/10.29244/jitl.16.1.24-30.
Eko, I. W., & Rahayu, S. (2020). Permintaan produk perikanan dan pengembangan budidaya air tawar. Jurnal Akuakultur Indonesia, 15(2), 119-130.
Faqihudin, F. (2020). Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Ikan Kolam Berbasis SIG. Jurnal Agritech, 12(1), 45-52.
Hardjowigeno, S., & Widiatmaka. (2007). Ilmu Tanah dan Prinsip-prinsip Pemupukan. Kanisius.
Jagad, N. A. S. K., Suwarsito, S., & Nirwansyah, A. W. (2024). Analisis Tingkat Kesesuaian Kualitas Air Pada Lahan Budidaya Ikan Air Tawar Berbasis SIG di Kabupaten Purbalingga. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 8(1), 21-31.
Kulla, O. L. S., Yuliana, E., & Supriyono, E. (2020). Analisis kualitas air dan kualitas lingkungan untuk budidaya ikan di Danau Laimadat, Nusa Tenggara Timur. Pelagicus, 1(3), 135-144.
Laoli, A. B., Sri, S., & Umi, K. R. (2021). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Pre Nursery pada Kondisi Cekaman Kekeringan dengan Aplikasi Abu Janjang Kosong dan Beberapa Jenis Tanah. Jurnal Pengelolaan Perkebunan.
Marsi, M., Susanto, R. H., & Fitrani, M. (2016). Karakter fisik dan kimia sumber air canal di lahan rawa pasang surut untuk budidaya perikanan. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 21(2), 17-25.
Muarif. (2016). Karakteristik Suhu Perairan di Kolam Budidaya Perikanan. Jurnal Mina Sains.
Ningsih, F., Rahman, M., & Rahman, A. (2016). Analisis Kesesuaian Kualitas Air Kolam Berdasarkan Parameter Ph, Do, Amoniak, Karbondioksida dan Alkalinitas di Balai Benih dan Induk Ikan Air Tawar (Bbi-Iat) Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Fish Scientiae, 3(6), 102-113.
Radiarta, I. W., Hardjowigeno, S., & Widiatmaka, W. (2008). Pemilihan Lokasi Budidaya Perikanan Air Tawar dalam Konteks Sumberdaya Air. Prosiding Seminar Nasional, 2(1), 50-57.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Risnawati, R. (2014). Pengaruh Jenis Tanah terhadap Kualitas Kolam Budidaya Ikan. Jurnal Perikanan, 10(3), 190-200.
Rohmiyati, S. M., Hastuti, P. B., & Mahessa, G. R. (2018). Aplikasi Bioslury Padat Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Pre Nursery pada Berbagai Jenis Tanah. Agroista: Jurnal Agroteknologi, 2(2).
Setyadi, G. P., WM, T. Y., Suganda, B. R., Barkah, M. N., & Hidayat, T. (2018). Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Perkotaan Berdasarkan Aspek Geologi Lingkungan pada Daerah Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. Geoscience Journal, 2(5), 355-363.
Widigdo, H. A., & Rachman, B. (2020). Pemetaan Potensi Sumberdaya Air dan Lahan Budidaya Ikan di Jawa Barat. Jurnal Geografi Lingkungan, 7(2), 85-98.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratna Nurcahaya Diana, Tantan Hidayat, Visky Afrida Pungkisari, R. Mochamad Candra Wirawan, Heti Herawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





