Analisis dan Pemetaan Kerawanan Tanah Longsor Berbasis SIG di Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara

Authors

  • Muhammad Miftahurridlo Program Studi S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Regi Irfansyah Putra Program Studi S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Fadhilah Arafah Gultom Program Studi S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Alisya Lutfiah Hasibuan Program Studi S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Fikriyah Zahra Siahaan Program Studi S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29408/geodika.v10i3.35080

Keywords:

Longsor, Sistem Informasi Geografis, Kerawanan Longsor, Kemiringan Lereng, Sibolangit

Abstract

Penelitian ini mengulas analisis dan peta tingkat bahaya tanah longsor di Kecamatan Sibolangit dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Masalah utama yang dihadapi dalam penelitian ini adalah tingginya risiko longsor yang dipengaruhi oleh bentuk tanah, tipe tanah, jumlah hujan, dan perubahan cara penggunaan lahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengenali sifat-sifat daerah yang rawan longsor, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh pada risiko longsor, serta membuat peta kerawanan longsor dengan menggunakan analisis spasial. Metode yang dipakai adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui kajian pustaka dan analisis spasial menggunakan data sekunder seperti kemiringan lereng dan tipe tanah. Analisis dilakukan dengan mengolah data Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS), melakukan klasifikasi kemiringan lereng, mengidentifikasi lereng yang curam, serta membuat buffer dengan software ArcGIS. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa daerah dengan kemiringan lereng di atas 25% dan jenis tanah Humic Andosol memiliki risiko longsor yang tinggi hingga sangat tinggi. Selain itu, aktivitas penggunaan lahan di daerah lereng juga memperbesar risiko longsor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SIG sangat berguna untuk memetakan tingkat kerawanan longsor dan bisa menjadi dasar untuk perencanaan wilayah serta pengurangan risiko bencana di Kecamatan Sibolangit.

References

Çellek, S. (2020). Effect of the slope angle and its classification on landslide. Natural Hazards and Earth System Sciences Discussions, 2020, 1-23. https://doi.org/10.5194/nhess-2020-87

Chalik, C. A., Wakila, M. H., Jafar, N., Nurhawaisyah, S. R., & Heriansyah, A. F. (2023). Landslide Susceptibility Mapping using Geographic Information System (GIS) and Remote Sensing Data in North Luwu, South Sulawesi Province, Indonesia. Journal of Geology and Exploration, 2(2), 53-62. https://doi.org/10.58227/jge.v2i2.115

Efriyanti, A., Farduwin, A., & Styawan, Y. (2025). Analisis Spasial Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Pemetaan Bahaya dan Risiko Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara. Journal Online of Physics, 11(1), 79-88. https://doi.org/10.22437/jop.v11i1.49284

El Jazouli, A., Barakat, A., & Khellouk, R. (2019). GIS-multicriteria evaluation using AHP for landslide susceptibility mapping in Oum Er Rbia high basin (Morocco). Geoenvironmental Disasters, 6(1), 3. https://doi.org/10.1186/s40677-019-0119-7

Fadila, J., Ruhiat, Y., & Haryadi, R. (2025). Pemetaan Potensi Wilayah Bencana Longsor Menggunakan Aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografi) di Kabupaten Lebak. Kappa Journal, 9(2), 184-191. https://doi.org/10.29408/kpj.v9i2.29973

Fang, L., Wang, Q., Yue, J., & Xing, Y. (2023). Analysis of optimal buffer distance for linear hazard factors in landslide susceptibility prediction. Sustainability, 15(13), 10180. https://doi.org/10.3390/su151310180

Gea, N. M. S., & Pinem, K. (2017). Agihan Daerah Rawan Longsor Lahan di Sebagian Wilayah Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 9(1), 42-56. https://doi.org/10.24114/jupiis.v9i1.6460

Heri, W. (2025). Analisis pola curah hujan penyebab longsor di Lematang Indah Kota Pagar Alam. BERING: Besemah Ilmiah Civil Engineering, 13(1), 1-4. https://doi.org/10.36050/qxw24r58

Huang, F., Pan, L., Fan, X., Jiang, S. H., Huang, J., & Zhou, C. (2022). The uncertainty of landslide susceptibility prediction modeling: suitability of linear conditioning factors. Bulletin of Engineering Geology and the Environment, 81(5), 182.

Isnaini, R. (2019). Analisis Bencana Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Jawa Tengah. Islamic Management and Empowerment Journal, 1(2), 143–160. https://doi.org/10.18326/imej.v1i2.143-160

Jasrotia, A. S., Sharma, A., Das, I. C., Martha, T. R., Kumar, R., Kumar, V., & Rasyal, A. (2026). GIS-based multi-criteria landslide susceptibility assessment in the Northwestern Himalaya, Jammu and Kashmir, India. Scientific Reports, 16(1), 27100. https://doi.org/10.1038/s41598-026-61626-z

Marbun, S.F., Margarethe, J., Margarethe, G., Sari, J.M., Sijabat, K., Marpaung, S. D. (2025). Pemetaan Kerawanan Longsor di Kawasan Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(2), 1235-1242.

Nasiah, & Invanni, I. (2014). Identifikasi Daerah Rawan Bencana Longsor Lahan Sebagai Upaya Penanggulangan Bencana di Kabupaten Sinjai. SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam, 3(2), 109-121.

Prasetyo, D. (2022). Pengaruh Aliran Air Hujan Terhadap Daerah Rawan Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). https://doi.org/10.30743/jtsip.v1i2.6693

Putri, Z. D., Sutoyo, S., & Putra, H. (2023). Analisis Kerawanan Longsor dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Padang Pariaman. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 13(2), 492-506. https://doi.org/10.29103/tj.v13i2.922

Putri, Z. D., Sutoyo, S., & Putra, H. (2023). Analisis Kerawanan Longsor dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Padang Pariaman. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 13(2), 492-506. https://doi.org/10.29103/tj.v13i2.922

Rusdiana, D. D., Nuryandini, R., Heni Imelia, J., & Syifa Hafidah, N. (2021). Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis SIG untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Karangasem, Bali. Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 2(2), 49-55. https://doi.org/10.23960/jgrs.2021.v2i2.51

Sari, M. I., Bachri, S., Utaya, S., Suharto, Y., & Masruroh, H. (2025). Analisis Spasial Kerawanan Longsor Dengan Metode AHP dan SIG Kajian Mitigasi Bencana di Mojo, Kabupaten Kediri. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(3), 11-24.

Shahabi, H., & Hashim, M. (2015). Landslide susceptibility mapping using GIS-based statistical models and Remote sensing data in tropical environment. Scientific Reports, 5(1), 9899.

Shanu, K., Kumar, P. S., Rathi, B. S., & Rangasamy, G. (2026). GIS-based landslide susceptibility zonation using weighted overlay analysis with AHP: a case study of Malappuram district, Kerala, India. Scientific Reports, 1-20.

Tuwonaung, J. B., Gosal, P. H., & Warouw, F. (2019). Analisis Tingkat Kerentanan Tanah Longsor di Wilayah Perkotaan Tahuna Dengan Menggunakan GIS. Jurnal Perencaan Wilayah dan Kota, 6(1), 49-58.

Usman, K. S. (2021). Identifikasi Daerah Rawan Tanah Longsor Kabupaten Luwu Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Plano Madani: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 10(1), 134-148. https://doi.org/10.24252/jpm.v10i1.34780

Yang, Y., Wei, X., Wang, X., Huang, B., Peng, S., Lin, Z., ... & Chen, M. (2024). Optimal statistical method selection for landslide susceptibility assessment and its scale effect. Frontiers in Earth Science, 12, 1464775. https://doi.org/10.3389/feart.2024.1464775

Zhou, S., Chen, G., Fang, L., & Nie, Y. (2016). GIS-based integration of subjective and objective weighting methods for regional landslides susceptibility mapping. Sustainability, 8(4), 334. https://doi.org/10.3390/su8040334

Downloads

Published

2026-09-30