Analisis Spasial Keterjangkauan Fasilitas Umum dalam Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Wilayah Kecamatan Sekotong
DOI:
https://doi.org/10.29408/geodika.v10i3.36329Keywords:
aksesibilitas spasial, fasilitas umum, network analysis, pertumbuhan wilayah, SekotongAbstract
Kecamatan Sekotong ditetapkan sebagai pusat kegiatan lokal promosi di Lombok Barat sehingga mengalami percepatan pertumbuhan, namun kondisi geografis perbukitan, pesisir, dan gugusan pulau kecil menimbulkan ketimpangan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan. Penelitian bertujuan menganalisis keterjangkauan fasilitas, mengestimasi persentase penduduk terlayani, serta mengidentifikasi pola spasial keterjangkauan dan implikasinya terhadap percepatan pertumbuhan wilayah. Metode menggunakan pendekatan kuantitatif spasial melalui Network Analysis Service Area berbasis jaringan jalan dengan interval 0-1.000 meter tinggi, 1.000-2.000 meter sedang, dan 2.000-3.000 meter rendah, digabungkan batas desa mengestimasi penduduk terlayani. Hasil menunjukkan zona rendah mendominasi seluruh fasilitas, dengan persentase 64,82% kesehatan, 67,45% pemerintahan, dan 63,80% pendidikan. Penduduk terlayani dengan radius tiga kilometer hanya 7,20 persen kesehatan, 9,35 persen pemerintahan, dan 58,35 persen pendidikan. Akses terbaik terkonsentrasi di Sekotong Tengah dan koridor jalan utama, sedangkan desa pesisir dan kepulauan tertinggal. Simpulan menegaskan pemerataan fasilitas, penguatan pelayanan sekunder, konektivitas darat-laut, dan layanan bergerak untuk mengurangi polarisasi pertumbuhan.
References
Aki, A., Gamal, A., Setianto, M. A. S., & Laksmi, W. (2022). The spatial justice of school distribution in Jakarta. Heliyon, 8(11), e11369. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11369
Athaya, N. A., & Arbain, T. (2025). Implementasi Program Layanan Internet Desa (LINDA) pada Daerah Blank Spot di Kabupaten Barito Utara. Public Administration and Government Journal, 5(2), 490–503. https://doi.org/10.52423/pamarenda.v5i2.207
Elfriede, F., Silalahi, S., Hidayat, F., Dewi, R. S., & Purwono, N. (2020). GIS-based approaches on the accessibility of referral hospital using network analysis and the spatial distribution model of the spreading case of COVID-19 in Jakarta , Indonesia. BMC Health Services Research, 20(2020), 1–20. https://doi.org/10.1186/s12913-020-05896-x
Huang, C., Feng, Y., Wei, Y., Sun, D., Li, X., & Zhong, F. (2024). Assessing regional public service facility accessibility using multisource geospatial data: A case study of underdeveloped areas in China. Remote Sensing. 16(2), 409. https://doi.org/10.3390/rs16020409
Khotimah, I. R., Mela, B., Yunita, H., Utami, K. J., & Saksono, H. (2025). Akselerasi Motorisasi di Wilayah Kepulauan Lombok- Sumbawa : Evaluasi Pertumbuhan Kendaraan Bermotor dan Tantangan Infrastruktur Transportasi Darat. Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi, 2(Juni), 15–25. https://doi.org/10.63892/aletheia.2.2025.15-25
Kumalawati, R., Hadi, I. K., Mangkurat, U. L., & Mangkurat, U. L. (2024). Pemetaan Sebaran Titik Hotspot Menggunakan Arcgis di Kota Banjarbaru Tahun 2019-2023. Jurnal Sains dan Teknologi, 3(3), 271–277. https://doi.org/10.55123/insologi.v3i3.3485
Muhammad Jayadi, I. M. M. & A. S. (2025). Program Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Batu Putih Kecamatan Sekotong. Journal of Responsible Tourism, 5(1), 437–446. https://stp-mataram.e-journal.id/JRTour
Nugroho, C., Agustang, A., & Pertiwi, N. (2022). Dinamika Pertumbuhan Kawasan Permukiman Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(1), 462–467.
Peraturan Mentri Dalam Negri Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2021 Tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal, 1 (2021).
Rahman. (2025). Aksesibilitas, Ketersediaan Tenaga Kerja, dan Ketersediaan Fasilitas Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Wilayah Pesisir: Literature Review Accessibility, Availability of Workforce, and Availability of Health Center Health Service. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM), 4(3), 1–17.
Ramadhani, A., Laura, P., Nicky, T., Diangera, A., Pratiwi, R. S., Erlangga, F., & Saputra, D. (2025). Dinamika dan Ketimpangan Pembangunan Dalam Pelaksanaan Asas Desentralisasi Antar Daerah Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 3(12), 301–310. https://doi.org/10.61722/jiem.v3i12.7465
Restu, R., Berutu, N., Harefa, M. S., Ridha, M., Damanik, S., Farouq, M., Matondang, G., & Rahmad, R. (2026). Utilization Of WebGIS for Visualization and Analysis of Junior High School Needs in 3T Regions : A Case Study of South Nias Regency, North Sumatra, Indonesia. TEM Journal, 15(1), 728–743. https://doi.org/10.18421/TEM151
Rizky, N. A. (2024). Analisis Spasial Keterjangkauan Layanan Fasilitas Kesehatan dengan Pemodelan Network Analysis (Studi Kasus: Keterjangkauan Layanan Fasilitas Kesehatan di Kecamatan Kalianda, Kecamatan Penengahan, dan Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan). Skripsi. Universitas Lampung.
Saherny, S. S. (2025). Analysis of Availability and Spatial Distribution Patterns and Accessibility of Health Facilities in Regional Development. Journal La Medihealtico, 06(03), 688–702. https://doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v6i3.1988
Saputri, J. (2026). Analisis Spasial Pelayanan Apotek Menggunakan Service Area di Kecamatan Bagian Timur Kota Bandar Lampung Tahun 2025. Skripsi. Universitas Lampung.
Sari, D. P., Budhieartie, A., & Nuriyatman, E. (2025). Peran pelayanan publik pendidikan dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas di daerah terpencil. Jurnal Hukum, 06(04), 1293–1301. https://journal.cattleyadf.org/index.php/Judge/index
Sugiyono, P. D. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susetyo, D. B., & Purwono, N. (2021). Evaluasi Spasial Lokasi Kantor Pemerintahan Berdasarkan Model Area Layanan di Kabupaten Bogor (Spatial Evaluation of Government Offices based on Service Area Model in Bogor. Majalah Ilmiah Globë, 23(2), 93–100.
Taki, H. M., & Lubis, M. Z. (2017). GIS Modeling accessibility of community facilities : A Study Case of Depok City , Indonesia. Journal Of Applied Geospatial Information, 1(2), 36–43. https://doi.org/http://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAGI
Tambaip, B., Tjilen, A. P., & Ohoiwutun, Y. (2023). Peran fasilitas kesehatan untuk kesejahteraan masyarakat. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2), 189–196. https://jkp.ejournal.unri.ac.id
Yudono, A., & Afrianto, F. (2023). The Evaluation of Geographical Health Facilities Structure in Makassar City, Indonesia. Jurnal Internasional Environmental Research and Public Health, 20(3), 1–21. https://doi.org/10.3390/ ijerph20065210
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jamiatun, Fariz Primadi Hirsan, Ardi Yuniarman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





