Allegation of research misconduct
Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian
Pelanggaran etika penelitian mencakup fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi sitasi, dan plagiarisme yang terjadi dalam pelaksanaan, penyelenggaraan, atau penelaahan penelitian, penulisan artikel oleh penulis, maupun pelaporan hasil penelitian. Apabila penulis terbukti melakukan pelanggaran etika penelitian atau melakukan penyimpangan substansial lainnya terkait artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, tim editorial bertanggung jawab untuk menjaga keakuratan, transparansi, dan integritas rekam ilmiah.
1. Penanganan Dugaan Pelanggaran
Apabila terdapat dugaan pelanggaran etika penelitian, tim editor dan dewan editorial Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi akan menangani pengaduan secara adil, objektif, dan proporsional. Penanganan tersebut mencakup pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh tim editorial berdasarkan bukti dan informasi yang tersedia.
Naskah yang sedang dalam proses pengajuan dan terbukti mengandung pelanggaran etika penelitian dapat ditolak. Apabila pelanggaran ditemukan pada artikel yang telah diterbitkan, jurnal dapat menerbitkan pemberitahuan pencabutan artikel (retraction notice) yang ditautkan dengan artikel asli, sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebijakan pencabutan artikel yang berlaku.
2. Penilaian Awal atas Dugaan Pelanggaran
Tahap pertama dalam penanganan dugaan pelanggaran adalah menilai validitas pengaduan serta menentukan apakah dugaan tersebut sesuai dengan kategori pelanggaran etika penelitian. Pada tahap ini, tim editorial juga menilai apakah pihak yang menyampaikan dugaan pelanggaran memiliki konflik kepentingan yang relevan dan apakah konflik tersebut berpotensi memengaruhi objektivitas pengaduan.
Penilaian awal dilakukan secara cermat untuk memastikan bahwa setiap dugaan memiliki dasar yang memadai sebelum dilanjutkan ke tahap pemeriksaan berikutnya.
3. Proses Investigasi dan Klarifikasi
Apabila terdapat indikasi kemungkinan terjadinya pelanggaran etika penelitian atau penyimpangan substansial lainnya, tim editorial akan menyampaikan dugaan tersebut kepada penulis korespondensi (corresponding author). Penulis korespondensi diminta memberikan tanggapan dan penjelasan secara terperinci atas nama seluruh penulis yang terlibat dalam artikel.
Setelah tanggapan diterima, tim editorial akan mengevaluasi penjelasan tersebut dan dapat melakukan pemeriksaan tambahan dengan melibatkan tenaga ahli yang relevan, seperti penelaah statistik atau pakar dalam bidang penelitian terkait.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelanggaran etika penelitian kemungkinan besar tidak terjadi, persoalan yang ditemukan dapat diselesaikan melalui permintaan klarifikasi, analisis tambahan, atau keduanya. Jika diperlukan, hasil klarifikasi dapat dipublikasikan dalam bentuk surat kepada editor (letter to the editor), disertai pemberitahuan koreksi dan perbaikan terhadap artikel yang telah diterbitkan.
4. Peran Institusi Penulis
Institusi tempat penulis berafiliasi diharapkan melaksanakan pemeriksaan yang memadai, menyeluruh, dan objektif terhadap dugaan pelanggaran etika penelitian. Kerja sama antara jurnal, penulis, dan institusi terkait diperlukan untuk memastikan bahwa setiap dugaan ditangani secara bertanggung jawab berdasarkan bukti yang tersedia.
Tim editorial Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi dapat berkoordinasi dengan institusi terkait apabila diperlukan, terutama ketika dugaan pelanggaran memerlukan investigasi lebih lanjut yang berada di luar kewenangan jurnal.
5. Tindakan Korektif dan Perlindungan Integritas Rekam Ilmiah
Penulis, pengelola jurnal, dan institusi terkait memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga keakuratan dan integritas rekam ilmiah. Oleh karena itu, Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi berkomitmen untuk menanggapi setiap dugaan pelanggaran etika penelitian secara serius dan mengambil tindakan yang sesuai berdasarkan hasil evaluasi.
Tindakan yang dapat dilakukan meliputi:
-
Koreksi artikel (correction), apabila ditemukan kesalahan yang dapat diperbaiki tanpa menghilangkan validitas utama hasil penelitian.
-
Pencabutan artikel dengan penggantian (retraction with replacement), apabila mekanisme ini sesuai dengan sifat kesalahan, hasil investigasi, dan kebijakan jurnal yang berlaku.
-
Pencabutan artikel (retraction), apabila ditemukan pelanggaran atau kesalahan serius yang menyebabkan hasil atau kesimpulan artikel tidak lagi dapat diandalkan.
Setiap tindakan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat pelanggaran, bukti yang tersedia, hasil pemeriksaan, dan prinsip etika publikasi ilmiah. Informasi mengenai koreksi atau pencabutan akan disampaikan secara transparan melalui situs web jurnal dan ditautkan dengan artikel terkait apabila diperlukan.
Melalui penerapan kebijakan ini, Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi berupaya menjaga kepercayaan masyarakat akademik, mempertahankan kredibilitas publikasi ilmiah, serta memastikan keakuratan dan integritas rekam ilmiah.


