EKSISTENSI "SANGGAR TARI RAHAYU" DALAM PELESTARIAN SENI TARI DI KELURAHAN PRAPEN KECAMATAN PRAYA LOMBOK TENGAH

Authors

  • Bilin Endah Sara Universitas Hamzanwadi
  • Aswan Kailani Universitas Hamzanwadi
  • Alwan Hafiz Universitas Hamzanwadi
  • Dharma Satrya HD Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.29408/jls.v2i1.9955

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Eksistensi Sanggar Tari Rahayu dalam pelestarian Seni Tari di Kelurahan Prapen Kecamatan Praya Lombok Tengah yang dikaji berdasarkan teori eksistensi, teori pelestarian dan teori seni tari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Sanggar Tari Rahayu yang terletak kelurahan Prapen Kecamatan Praya pada bulan Maret sampai September 2022. Data yang diperoleh dengan teknik pengumpulan data (observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi). Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Eksistensi Sanggar Tari Rahayu didasari pada aspek keikutsertaannya dalam berbagai event diberbagai kegiatan di dalam maupun di luar negeri, Respon isntansi Lombok Tengah terhadap Sanggar Tari Rahayu, pandangan positif dari masyarakat sekitar, serta hasil karya tari yang edukatif yang diciptakan oleh Sanggar Tari Rahayu (2) Upaya pelestarian seni Tari di Sanggar Rahayu terdiri dari tiga aspek yang pertama perlindungan, pemanfaatan, dan pengembangan. Upaya perlindungan dilakukan dengan latihan rutin, dan pementasan yang dilakukan setiap satu tahun sekali agar keseniannya dapat dikenal oleh masyarakat luas, Upaya pemanfaatan dilakukan dengan cara memanfaatkan fungsi kegiatan kesenian terdiri dari fungsi pendidikan, ekonomi, serta hiburan. Upaya pengembangan dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai media masa dan stake holder di Kota Praya agar sanggar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Kata Kunci: Eksistensi, Pelestarian Seni tari, Sanggar Tari Rahayu

Author Biography

Dharma Satrya HD, Universitas Hamzanwadi

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

References

Arianti, I. R., & Herlinah, H. (2020). Eksistensi Sanggar Semarak Candrakirana dalam Mengembangkan Seni Tari di Kota Surakarta. Jurnal Seni Tari, 9(2), 116–120.

Hafiz, Alwan, M. Ridwan Markarma, Hary Murcahyanto, Ummi Risti Ayuni Rahman, and Sopiroyani Sopiroyani. 2021. “Tari Dedare Nyesek.” Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial-Humaniora 4(1):7–13.

Arifin, A., & Desain, F. S. D. A. N. (N.D.). Peranan Sanggar Celebes Makassar Dalam Mengembangkan Bakat Dan Minat Siswa Pada Seni Tari Di Smpn 33 Makassar.

Katuuk, Oktaviani Margareta, Nourma Mewengkang, and Edmon R. Kalesaran. 2016. “Peran Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Eksistensi Sanggar Seni Vox Angelica.” E-Journal “Acta Diurna” V(5):1–10.

Astuti, J. W., Mailinar, M., & Zahara, M. (2020). Pelestarian Kesenian Tari Kain Kromong Desa Mandiangin Tuo Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Endarini, A., & Malarsih, M. (2017). Pelestarian kesenian babalu di sanggar putra budaya desa proyonanggan kabupaten batang. Jurnal Seni Tari, 6(2).

Hestiningtyas, L. (2017). Eksistensi Sanggar Singlon Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Tata Kelola Seni, 3(2), 78–82.

Helah, M., Ritonga, J., & Hadi, S. (2020). Eksistensi Kesenian Tari Nugal Bejolo Pada Aktivitas Masyarakat Di Tanjung Ilir Muaro Jambi. Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Istiqomah, I. (2018). Analisis Nilai-nilai Pendidikan dalam Seni Tari Ahlan Wasahlan dan Tari Rampak Terbang Ciolang Daerah Banten (Penelitian Kualitatif di Sanggar Wanda Banten). Universitas Islam Negeri" SMH" Banten.

Karunianingtias, I. N., & Putra, B. H. (2021). Pelestarian Seni Di Sanggar Sobokartti Kota Semarang. Jurnal Seni Tari, 10(1), 15–24.

Lindita, T., Supriyanto, S., & Syarifuddin, S. (2021). Peran Sanggar Pesona Nusantara Dalam Melestarikan Kesenian Di Kabupaten Lahat. Jurnal Seni Tari, 10(2), 142–149.

Nugroho, L. F., Djono, D., & Sariyatun, S. (2016). Peranan Sanggar Seni Santi Budaya Dalam Pelestarian Budaya Tradisional Dan Sebagai Wahana Pendidikan Seni Budaya Kelas 8SMPN 4 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2015/2016. Candi, 13(2), 147–166.

Najah, A., & Malarsih, M. (2019). Pelestarian tari pesta Baratan di kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara. Jurnal Seni Tari, 8(1), 12–20.

Sjafirah, N. A., & Prasanti, D. (2016). Penggunaan Media Komunikasi dalam Eksistensi Budaya Lokal bagi Komunitas Tanah Aksara. Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi Volume VI No.

Sugiyono, P. D. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Sugiyono, P. D. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Wati, R., & Malarsih, M. (2018). Eksistensi Tari Ronggeng Bugis di Sanggar Pringgadhing. Jurnal Seni Tari, 7(1), 69–79.

Wahyu, M. U. H. (2020). Eksistensi Nilai-Nilai Kebudayaan (Studi Fenomenologi Masyarakat Pulau Barrang Lompo Kota Makassar).

Downloads

Published

2023-06-04

How to Cite

Sara, B. E., Kailani, A., Hafiz, A., & HD, D. S. (2023). EKSISTENSI "SANGGAR TARI RAHAYU" DALAM PELESTARIAN SENI TARI DI KELURAHAN PRAPEN KECAMATAN PRAYA LOMBOK TENGAH. Journal of Lombok Studies, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.29408/jls.v2i1.9955