Pengembangan Instrumen Tes Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.29408/kpj.v10i2.36377Keywords:
ADDIE; Validitas; Tingkat Kesukaran; Daya Pembeda; KepraktisanAbstract
Beragam model, pendekatan, dan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik diterima dengan baik oleh peserta didik. Namun, dalam menilai kemampuan peserta didik, pendidik masih menggunakan tes biasa, belum pernah menggunakan tes berpikir kritis. Pendidik merasakan perlunya pengembangan instrumen tes yang diharapkan dapat lebih efektif dalam mengukur kemampuan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perbutir soal ditinjau dari kevalidan, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Impelementation, dan Evaluation). Hasil penelitian disimpulkan Hasil validasi isi oleh ahli menunjukkan skor content validity sempurna sebesar 1 (kategori valid), sementara uji coba empiris terhadap 10 butir soal uraian menghasilkan 9 soal valid dan layak dipakai (nomor 1, 2, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10) karena memiliki tingkat kesukaran yang seimbang (sedang hingga mudah) serta daya pembeda yang memadai (cukup hingga baik). Adapun 1 butir soal dinyatakan tidak valid (nomor 3) akibat nilai korelasi dan daya pembeda yang buruk, sehingga memerlukan revisi total atau penggantian sebelum dapat dimanfaatkan secara optimal.
References
Aziz, V. M. S., & Adi, S. A. (2024). Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Challenge Based on Ethnomathematics Learning berbantuan Wordwall dan AI-Video. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika. 4(1). 151-160.
Darlis, A., Ali, I. S., Musthafa, F. P., Lisa, S., & Isnayani, R. (2022). Pendidikan Berbasis Merdeka Belajar. Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman. 11(2). 393-401.
Faith, N. I., Ma’mun, H., & Dewi, M. (2026). Konsep dan Implementasi Analisis Butir Soal Dalam Evaluasi Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 11(2). 231-244
Kurniasari, I., & Hanin. N. F. (2022). Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Berbasis Socioscientific untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflektif Peserta Didik. Jurnal Tadris IPA Indonesia. 2(3). 272-282.
Kurniawati, E. F., & Yuyu, Y. (2024). Pengembangan Instrumen Tes Untuk Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Pada Materi Aljabar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika. 5(2). 1021-1030.
Marfhadella, P. (2021). Pengembangan Assessment untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Materi nteraksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan di SMP se kota Bengkulu. Diperoleh dari http://repository.iainbengkulu.ac.id/7156/1/Skripsi%20Putri%20Marfhadella.pdf
Maulina, N., Ramlawati., & Salma, S. (2026). Analisis Kemmpuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik pada Pembelajaran Pesawat Sederhana Di Sekolah Menengah Pertama. Pinisi Journal Of Education. 6(3). 150-167.
Mudakir, N. F., Joko, S., & Nurma, A. (2020). Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Program Linear. Jurnal Pendidikan MIPA. 5(1). 21-26.
Putri, S. M., Fitri A., Muhyiatul, F., & Ria, A. (2023). Validitas Instrumen Soal Tes Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X pada Materi Komponen Ekosistem dan Interaksinya. Jurnal Pendidikan Tambusai. 7(3). 24253-24261.
Rifda, N. H. A. (2023). Analisis Kemampuan Berpikir Peserta Didik. Jambura Journal of Educational Management. 4(2). 388-394.
Sudrajat. (2024). Analisis Kualitas Instrumen Tes Untuk Mengukur Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika. 5(2). 210-221
Tuerah, R. M., & Jeanne, M. T. (2023). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Kajian Teori: Analisis Kebijakan untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 9(19). 979-988
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kappa Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua tulisan pada jurnal ini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Jurnal Kappa memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Jurnal Kappa dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan


