Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Sasak untuk Meningkatkan Literasi Sains Menggunakan Aplikasi Kahoot untuk Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Herniawati Herniawati Universitas Hamzanwadi
  • Muhammad Khaerul Wazni Universitas Hamzanwadi
  • Nuraini Nuraini Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.29408/kpj.v9i3.36842

Keywords:

Bahan Ajar, Kearifan Lokal Sasak, Literasi Sains, Aplikasi Kahoot

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui  kevalidan bahan ajar berbasis kearifan lokal sasak untuk meningkatkan literasi sains menggunakan aplikasi kahoot untuk siswa Sekolah Dasar. kepraktisan bahan ajar berbasis kearifan lokal sasak untuk meningkatkan literasi sains menggunakan aplikasi kahoot untuk siswa. Untuk mengetahui keefektifan bahan ajar berbasis kearifan lokal sasak untuk meningkatkan literasi sains menggunakan aplikasi kahoot untuk siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau yang disebut Research and Development (R&D), dengan model pengembangan Borg and Gall. Jenis data yang akan digunakan dalam penelitian pengembangan bahan ajar ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. instrumen pengumpul data dalam penelitian ini adalah angkett validasi ahli ( desain, bahasa, dan materi, angket respon guru, dan angket respon siswa). Teknik Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Kevalidan, Teknik Analisa Data Pre-test dan Post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berdasarkan validasi tim ahli (bahasa, materi, dan desain) diproleh rata-rata persentase kelayakan 86,5% dengan kategori sangat layak, Produk berupa Bahan Ajar IPAS Berbasis Kearifan Lokal Sasak ini dikatakan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran berdasarkan uji coba kelompok kecil dengan hasil rata-rata persentase respon siswa adalah 87%, dan rata-rata persentase respon guru adalah 95,85 dengan kategori sangat praktis. hasil rata-rata persentase respon siswa pada uji coba kelompok besar adalah 88,54 % dengan kategori sangat praktis, Pada uji keefektifan ditemukan peningkatan nilai rata-rata siswa dalam evaluasi pretest dan postest dari 43,2 menjadi 83,2. Untuk perhitungan skor gain diperoleh angka 0,7 dengan klasifikasi tinggi.

References

Alam, S. (2023). Hasil PISA 2022, Refleksi Mutu Pendidikan Nasional 2023. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/opini/638003/hasil-pisa-2022-refleksi-mutu-pendidikan-nasional-2023#:~:text=Partisipasi PISA 2022 melibatkan sekitar,dilaksanakan setiap tiga tahun sekali.

Amrullah, D. (2020). Keefektifan Aplikasi Kahoot Berbasis Web Sebagai Alat Evaluasi Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X Di Sman 1 Wiradesa Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. In Unnes (Vol. 53, Issue 9).

Andari, R. (2020). Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Kahoot! Pada Pembelajaran Fisika. ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi Dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 6(1), 135. https://doi.org/10.31764/orbita.v6i1.2069

Anzazmoro, S. R. (2022). Literasi Sains Bercirikan Kearifan Lokal Menggunakan Aplikasi Kahoot !

Arikunto Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

BRIN, H. (2024). Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Upaya Pemertahanan Bahasa dan Sastra. Brin.Go.Id. https://www.brin.go.id/news/120623/bahan-

Dinata, M. P. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Sekolah Dasar Berbasis Multimedia Interaktif. UNiversitas Hamzanwadi.

Efendi, N., & Barkara, R. S. (2021). Studi literatur literasi sains di sekolah dasar. Jurnal Dharma PGSD, 1(2), 57–64. http://ejournal.undhari.ac.id/index.php/judha/article/view/193%0Ahttps://ejournal.undhari.ac.id/index.php/judha/article/download/193/161

Hidayat, I., Supriani, A., Setiawan, A., & Lubis, A. (2023). Implemantasi aplikasi kahoot sebagai media pembelajaran interaktif dengan siswa SMP negeri 1 Kunto Darussalam. Journal on Education, 6(1), 6933–6942.

Irsan, I. (2021). Implemensi Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5631–5639. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1682

Kemendikbud. (2017). Materi Pendukung Literasi Sains (L. A. Mayani (ed.)). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Khair, S. (2024). Pengembanagn Bahan Ajar Interaktif IPAS Berbasis Discovery Learning untuk meningkatkan kemapuan Berfikir Kritis Siswa Kelas IV SD. Universitas Muhammadiyah Malang.

Magfiroh, A. U. P. R. (2023). Pengembangan E-Modul Pembelajaran IPS Berbasis Pendekatan Konstruktivisme Berintegrasi Kahoot Untuk Siswa Kelas IV SD. Jpgsd, Vol. 11, 1447–1458.

Maulida, F., & Sunarti, T. (2022). Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Lamongan. ORBITA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Fisika, 8(1), 52. https://doi.org/10.31764/orbita.v8i1.8337

Widodo, S., Supriyono, S., & Ratnaningsih, A. (2021). Inovasi Instrumen Penilaian Menggunakan Aplikasi Kahoot di Masa Pandemi Covid-19. Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia, 1(1), 110–127. https://doi.org/10.53754/edusia.v1i1.62

Widyastika, D., Sitorus, R. H., & Lubis, S. J. (2022). Literasi Sains dan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran IPA Abad 21. Journal On Teacher Education, 3(3), 302–309. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jote.v3i3.4922

Yusmar, F., & Fadilah, R. E. (2023). Analisis Rendahnya Literasi Sains Peserta Didik Indonesia: Hasil Pisa Dan Faktor Penyebab. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 11–19. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.283

Downloads

Published

2025-12-30