Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPS Di MTS NW Dasan Tapen

Eni Hidayati, Padlurrahman Padlurrahman, Badarudin Badarudin

Abstract


Kearifan lokal sangat penting dalam pendidikansebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan nasional sebagai sebuah bangsa. Untuk mencegah hilangnya kearifan lokal suatu daerah, salah satu upaya yang dapat dlakukan adalah dengan mengenalkan kearifan local melalui pendidikan. Belakangan ini banyak kita temukan dimadrasah dimana Pembelajaran kurang menyentuh aspek nilai sosial dan kearifan lokal, kurang melibatkan peserta didik dalam proses berfikir nilai-nilai social budaya, lebih menempatkan pendidik sebagai sumber informasi. Fokus penelitian yaitu bagaimana mengintegrasikan nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS sehingga berdampak pada tumbuhnya rasa cinta siswa MTs NW Dasan Tapen Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung terhadap kearifan lokal di daerahnya dan dapat menjaga keraifan lokal tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif peneliti bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain. Hasil penelitian adalah sebagai berikut (1) Kearifan lokal Lombok terutama sekitar madrasag NW Dasan Tapen Gerung setiap perayaan dan kegiatan keagamaan Idul Fitri acara rowah kemudian ziarah atau silaturrahmi bersama keluarga, tetangga dan wagra sekitat, dan tidak lupa berziarah ke makam keluarga terutama orang tua yang sudah meninggal dunia dari sekian banyaknya gambaran citra diri masyarakat di Lombok yang terlihat diterapkan di MTs NW Dasan Tapen; (2) Ada hubungan yang terbangun antar sesama murid, guru dan seluruh unsur yang berada di madrasah ini. Kegiatan belajar mengajar pun dapat berjalan lancar dengan sikap yang tercermin dari nilai kearifan lokal ini, ketika madrasah menjadi pusat kegiatan belajar dan seluruh peserta didik menjadikannya sebagai tempat untuk mencari ilmu sama-sama; (3) Dalam proses kegiatan belajar mengajar ada sebuah pembiasaan yang dilakukan oleh guru untuk membentuk sikap penerima para peserta didik, yakni pertama dengan membentuk kelombok yang akan ditugaskan turun langsung ke masyarakat bersilaturrahmi. Hal ini tentu saja betujuan agar proses belajar mengajar dapat saling menghargai antar sesama anak-anak peserta didik dengan masyarakat sekitar; (4) Nilai silaturrahmi terimplementasi dari nilai kearifan lokal silaturrahmi dan berziarah ini dapat di bentuk dengan kebiasaan yang ada di madrasah; dan (5) Harmonis dimadrasah bahwa menjadi bagian dalam pelestarian budaya silaturrahmi dan berziarah ini dengan menyisipkan setiap kegiatan yang berhubungan dengan kelompok akan selalu dikaitkan antar seluruh elemen madrasah, kepada siswa khususnya secara bersama-sama

Keywords


Integrasi, Kearifan Lokal, Madrasah Tsanawiyah.

Full Text:

PDF

References


Agus wibowo, Gunawan (2015). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di madrasah. Konsep, strategi dan implementasi. Pustaka Belajar.Yoyakarta.

Arikunto, S. 2002. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek. Edisi revisi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Bambang Warsita.(2008). Teknologi pembelajaran: Landasan dan aplikasinya. Rineka Cipta. Jakarta.

Creswell John. (2020). penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hasbi, ali 2017. Transformasi Nilai Nilai Kearifan Lokal (Local Genius) Dalam Proses Pembelajaran Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Bangsa Pada Sma Se-Kabupaten Simeulue1.http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1419544&val=4076&title=transformasi%20nilai%20nilai%20kearifan%20lokal%20local%20genius%20dalam%20proses%20pembelajaran%20sebagai%20upaya%20pembentukan%20karakter%20bangsa%20pada%20sma%20se-kabupaten%20simeulue. (Diakses 1 pebruari 2023).

Irianto, Agus Maladi (2010). Sarasehan Kearifan Lokal Provinsi Jawa Tengah. http://staff.undip.ac.id, (diakses pada tanggal 4 Februari 2023).

Judistira. (2008). Budaya Sunda: Melintasi Waktu, Menantang Masa Depan. Lembaga Penelitian Unpad. Bandung.

Koentjaraningrat (1954) Sejarah Kebudayaan Indonesia, Yogyakarta Jambatan, 103.

, (1984) Kebudayaan Jawa. Jakarta. Balai Putaka. 1984.

Matthew B. Miles and A. Michael Huberman, Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Metode-Metode Baru, terj. Tjetjep Rohendi Rohidi (Jakarta: UI-Press, 1992), 73.

Moleong (1988). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nadiem Anwar Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pidato memperingati Hari Guru Nasional (HGN) , Jumat (22/11/2019).

Purwadi, (2005), Upacara Tradisional Jawa, Menggali Untaian Kearifan Lokal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Rusman (2014). Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru.Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Shufa, N.F (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Di madrasah Dasar.sebuah kerangka konseptual. Jurnal ilmiah pendidikan vol.1 No.1. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/pendas/article/view/2316/1345 (diakses Selasa, 7 Februari 2023).

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D), Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Asdi Mahasatya

Suhartini, (2009). Kajian Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Universitas Yogyakarta.

Sulaiman A. 2012. Kearifan Lokal Berbasis Islam Dalam Pelestarian Lingkungan Hidup.http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1405271&val=3909&title=kearifan%20lokal%20berbasis%20islam%20dalam%20pelestarian%20lingkungan%20hidup. (Diakses 1 Pebruari 2023).

_________, (2011). Menguak Makna Kearifan Lokal Pada Masyarakat Multikultural. Semarang, Robar Bersama.

Sunhaji. (2014). Konsep Manajemen Kelas Dan Implikasinya dalam Pembelajaran. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/jurnalkependidikan/article/view/551.(diakses selasa 7 Februari 2023).

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 2 ayat 1.

Utami Munandar. SC. (1985). Mengembangkan Bakat dan Kretifitas Anak Madrasah. Jakarta: PT. Gramedia.

Wesey, Edgar Bruce. (1946). Teaching Social Studies In Elementary Schoal. Univ. Michigan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Jurnal Suluh Edukasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.