Peningkatan Kompetensi Paedagogik Guru Mata Pelajaran Melalui Supervisi Akademik Berkelanjutan Di SMAN 1 Praya Tengah

Authors

  • Lalu Hamdan SMAN 1 Praya Tengah

Keywords:

kompetensi paedagogik, supervisi akademik berkelanjutan.

Abstract

Meningkatkan kompetensi guru merupakan sebagai salah satu cara untuk memenuhi standar kompetensi guru sesuai dengan tuntutan profesi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Meningkatkan kompetensi Guru menjadi bagian penting yang harus selalu dilakukan secara terus menerus atau berkelanjutan untuk menjaga profesionalitas guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru mata pelajaran melalui supervisi akademik berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS). Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi, observasi dan ceklis. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan kuantitatif deskriptif.Hasil penelitian tindakan sekolah menunjukkan kompetensi pedagogik guru meningkat dari siklus ke siklus, pada pra siklus nilai rata-rata kompetensi pedagogik 14 orang guru adalah 52%Pada siklus I jumlah guru yang membuat Silabus dan RPP 31 % dan 31 %, pada siklus II terjadi peningkatan jumlah silabus dan RPP guru adalah 83% dan 89%, sedangkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP meningkat menjadi 58%.Dengan demikian melalui supervisi akademis guru mata pelajaran dapat meningkatkan kompetensi paedagogik guru mata pelajaran

References

Andayani. (2007). Pemantapan kemampuan profesional. Jakarta: Universitas Terbuka.

Arikunto, S. (2009). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Depdiknas.( 2019). Supervisi Akademik. Jakarta: Depdiknas

Dimyati & Mudjiono. (2010). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Harahap, B. (1983). Supervisi pendidikan yang dilaksanakan oleh guru, kepala sekolah, penilik dan pengawas sekolah. Jakarta: Damai Jaya.

Joyce, B; Weil; Marsha & Showers, B. 1992. Models of teaching. Fourth Edition. Boston: Allyn & Bacon.

Majid, A. (2005). Perencanaan pembelajaran: Mengembangkan standar kompetensi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin (2004). Paradigma pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya

Mulyasa, E. (2012). Menjadi guru profesional menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sagala, S. (2011). Konsep dan makna pembelajaran untuk membantu memecahkan problematika belajar dan mengajar. Bandung: Alfabeta.

Sahertian, P. A. (2000). Konsep-konsep dan teknik supervisi pendidikan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia. Jakarta: Rineka Cipta.

Sapari, A. (2002). Pemahaman guru terhadap inovasi pendidikan. Artikel. Jakarta: Kompas (16 Agustus 2002).

Sudijono, A. (2005). Pengantar statistik pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Supandi. (1996). Administrasi dan supervisi pendidikan. Jakarta: Departemen Agama Universitas Terbuka.

Wardani, IGAK. (2006). Penelitian tindakan kelas. Jakarta :Universitas Terbuka.

Downloads

Published

2020-09-04