PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENERAPKAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PADA PERKULIAHAN STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Sri Supiyati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menyelidiki keefektifan metode pembelajaran kooperatif STAD pada kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa tentang model-model pembelajaran dalam perkuliahan SBM. 2) Menyelidiki keefektifan metode pembelajaran simulasi pada kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa dalam perkuliahan SBM 3) Menyelidiki  perbedaan efek dari metode pembelajaran kooperatif STAD dan metode pembelajaran simulasi terhadap kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM.

 

Penelitian ini penelitian eksperimen semu, menggunakan kelompok eksperimen I dan kelompok eksperimen II. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI program studi pendidikan matematika STKIP Hamzanwadi Selong. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purpossive Random Sampling dengan sampel unit kelas, memilih secara acak 2 dari 5 kelas yang ada, sehingga diperoleh sampel mahasiswa kelas VIB yang diberi perlakuan dengan metode pembelajaran kooperatif STAD dan mahasiswa kelas VI C yang diberi perlakuan dengan metode pembelajaran simulasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan lembar observasi. Untuk mengetahui perbedaan efek metode pembelajaran kooperatif STAD dan metode pembelajaran simulasi terhadap kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa tentang model-model pembelajaran dalam perkuliahan Strategi Pembelajaran Matematika, data dianalisis dengan uji multivariat T2 Hotelling. Uji  ini menunjukkan adanya  perbedaan efek, sehingga ditindak lanjut dengani uji t untuk menentukan metode manakah yang lebih unggul, ditinjau dari kemampuan teori maupun kemampuan aplikasi mahasiswa.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Metode pembelajaran kooperatif STAD efektif terhadap kemampuan teori maupun kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM. 2) Metode pembelajaran simulasi efektif terhadap kemampuan teori maupun kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM. 3) Terdapat perbedaan efek dari metode pembelajaran kooperatif STAD dengan metode pembelajaran simulasi terhadap kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM.(Fhit= 6,76 Ftab=3,14). 4) Metode pembelajaran kooperatif STAD lebih unggul dari pada metode pembelajaran simulasi pada kemampuan teori mahasiswa. (thit = 2,28 > ttab =2,00). 5) metode pembelajaran simulasi lebih unggul dari pada metode pembelajaran kooperatif STAD pada kemapuan aplikasi (thit = 4,05  > ttab(0,025;66) = 2,00).

 

Kata kunci:   Metode pembelajaran, kemampuan teori,kemampuan aplikasi,    perkuliahan SBM.



DOI: https://doi.org/10.29408/edc.v5i2.117

Refbacks

  • There are currently no refbacks.