Ketaatan Pelaporan Kapal pada Stasiun Radio Pantai bagi Keselamatan Pelayaran dalam Perspektif Sosiologi Hukum (Studi Kasus di Kantor Distrik Navigasi Kupang)

Authors

  • Arianto Baki Boni Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Ahmad Atang Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Rahmat Laan Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Syarifuddin Darajad Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Wahid Hasyim TRA Beni Universitas Muhammadiyah Kupang

DOI:

https://doi.org/10.29408/jhm.v12i1.34124

Keywords:

coastal radio stations, legal sociology, maritime safety, ship reporting compliance

Abstract

Maritime safety is a crucial aspect of sea transportation that requires effective coordination and communication between vessels and coastal authorities. One of the key instruments in ensuring maritime safety is the routine reporting of vessels to Coastal Radio Stations (CRS). This study aims to analyze the level of vessel compliance in reporting to the CRS and its implications for maritime safety. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews with CRS officers and ship crew members, and documentation of vessel reporting records. The findings indicate that the level of reporting compliance varies and is influenced by factors such as regulatory awareness, the technical condition of communication equipment, and the safety awareness of ship crews. Insufficient reporting may hinder monitoring processes and delay rapid response to maritime incidents. This study recommends enhanced dissemination of relevant regulations, stricter supervision, and improvements in communication infrastructure as measures to increase reporting compliance and ultimately improve maritime safety.

References

Abduh, M., Alawiyah, T., Apriansyah, G., Abdullah, R., & Afgani, M. W. (2023). Jurnal pendidikan sains dan komputer survey design: cross sectional dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 31–39. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951.

Aditya, R. (2024). Analisis pengaruh syahbandar, kelaiklautan kapal, dan ISM Code terhadap keselamatan pelayaran: Studi regresi di Pelabuhan Ketapang. Port Management and Maritime Administration Journal, 1(2), 47-57. https://journal.imeral.or.id/index.php/PORTMAN/article/view/54.

Arsy, M. F. (2021). Kebijakan maritim dalam menunjang keselamatan dan keamanan transportasi laut. Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 4(1), 62-65. https://doi.org/10.62012/sensistek.v4i1.19406.

Chauvin, C. (2011). Human Factors and Maritime Safety. Journal of Navigation, 64(4), 625–632. https://doi.org/10.1017/S0373463311000142.

Dianti, M. P., Arpangi. (2025). Legal Analysis of Criminal Law Enforcement on Safety in Sailing of Ships Negligent of Standard Operating Procedures in the Perspective of Shipping Law in Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Khairu Ummah, 20(2), 376-394 https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/jhku/article/view/46069.

Fitriah, R., & Fadjri, T. A. (2025). Kajian implementasi sistem manajemen keselamatan (ISM Code) dalam upaya mencegah kecelakaan pelayaran di Indonesia: Tinjauan literatur. Jurnal Cakrawala Bahari, 8(2), 13–28. https://doi.org/10.70031/jkb.v8i2.163.

Fulconis, F., & Lissillour, R. (2021). Toward a behavioral approach of international shipping: a study of the inter-organisational dynamics of maritime safety. Journal of Shipping and Trade, 6(1), 10. https://doi.org/10.1186/s41072-021-00092-4.

Ginting, D. (2023). Dampak Pelaksanaan International Safety Management (Ism) Code Terhadap Perusahaan Pelayaran. Journal of Maritime and Education (JME), 5(2), 486–492. https://doi.org/10.54196/jme.v5i2.106.

Grech, M., Horberry, T., & Koester, T. (2019). Human factors in the maritime domain. CRC Press.

Håvold, J. I. (2010). Safety culture aboard fishing vessels. Safety science, 48(8), 1054-1061.

Ilmi, P. R., & Aristora, I. (2024). Tanggung jawab syahbandar dalam penyampaian informasi pelayaran kapal dan standar berlabuh tongkang sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008. Jurnal Jurist Argumentum, 2(1), 17–31. https://doi.org/10.35308/jjm.v2i1.9859

Kamaruddin, S. A. (2025). Fungsionalisme Struktural: Fondasi, Perkembangan, dan Relevansi Dalam Analisis Sosial Kontemporer Serta Implikasinya Dalam Pendidikan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(4b), 62–70. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i4b.4296.

Malisan, J., & Puriningsih, F. S. (2019). Pemberdayaan Pelayaran Rakyat untuk Angkutan antarpulau dalam Rangka Pengembangan Wilayah Kepulauan di Kawasan Timur Indonesia. Warta Penelitian Perhubungan, 27(1), 1. https://doi.org/10.25104/warlit.v27i1.769.

Mursidi, M. (2023). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keselamatan Pelayaran (Studi pada KSOP Tanjung Emas Semarang). Jurnal Aplikasi Pelayaran Dan Kepelabuhanan, 14(1), 94–106. https://doi.org/10.30649/japk.v14i1.106

Pradana, D. W., Waluyadi, W., & Sanusi, S. (2026). Law Enforcement of Ship Seaworthiness to Ensure Maritime Safety. Jurnal Ilmu Hukum Hermeneutika, 10(1), 64-72. https://doi.org/10.33603/hermeneutika.v10i1.11024.

Prasetiawan, F., Ismail, I., & Sinaulan, R. (2022). Kepastian hukum atas keselamatan dan keamanan pelayaran terhadap pengguna jasa angkutan perairan pedalaman pada pengoperasian kapal laut. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(11), 2799-2806.

Priadi, A. A., & Ferdillah, R. (2024). Evaluasi Penerapan Tokyo MoU Guna Meningkatkan Aspek Keselamatan Kapal Indonesia pada Pelayaran Internasional. Jurnal Penelitian Transportasi Laut, 25(1), 1–10. https://doi.org/10.25104/transla.v25i1.2305

Rachmi, N., Ariska, A., Ashury, A., & Husain, F. (2020). Analisis Pengaruh Penggunaan Alat Navigasi yang Ada di Makassar bagi Alur Pelayarannya. Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 3(1), 113–118. https://doi.org/10.62012/sensistek.v3i1.13252.

Sari, R. D. A. K., Nalurita, W., & Dewa, R. D. (2024). Peran stasiun radio pantai terhadap keselamatan pelayaran di alur perairan. MUARA: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional, 7(1), 23–34. https://doi.org/10.62826/muara.v7i1.81.

Sugiyanto, Nasution, H., & Levana, N. O. (2020). Pengendalian Risiko Kecelakaan dalam Penerapan International Safety Management Code di Kapal Tanker. In Prosiding Seminar Pelayaran dan Teknologi Terapan, 2(1), 64–72. https://doi.org/10.36101/pcsa.v2i1.127

Zaeni, N., Komala, N. S., Lestari, U. I., & Suryobuwono, A. A. (2026). Determination of maritime safety in Indonesia: Analysis of maritime competence, maritime safety management, and maritime regulation. International Journal of Economics and Management Sciences, 3(1), 190-197. https://international.areai.or.id/index.php/IJEMS/article/view/1149.

Zain, S. G., Patta, A. R., & Yantahin, M. (2021). Penggunaan radio rig sebagai generator frekuensi carrier untuk komunikasi data digital jarak jauh. Jurnal Media Elektrik, 18(3), 100-105. https://journal.unm.ac.id/index.php/mediaelektrik/article/view/5429.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Boni, A. B., Atang, A., Laan, R., Darajad, S., & Beni, W. H. T. (2026). Ketaatan Pelaporan Kapal pada Stasiun Radio Pantai bagi Keselamatan Pelayaran dalam Perspektif Sosiologi Hukum (Studi Kasus di Kantor Distrik Navigasi Kupang). Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 12(1), 492–506. https://doi.org/10.29408/jhm.v12i1.34124

Issue

Section

Articles