Pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kurikulum Merdeka di Madrasah

Authors

  • Muhammad Nurman Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29408/jhm.v9i2.34919

Keywords:

citizenship education, development, independent curriculum, learning evaluation model

Abstract

This study aims to produce a product model for evaluating civic education learning based on the independent curriculum. The research method uses the Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research was conducted at Madrasah Aliyah involving civic education teachers and students. Data collection methods used observation, interviews, and questionnaires. The collected data were analyzed using quantitative and qualitative analysis techniques, namely descriptive analysis, inferential analysis, and covariance analysis. Qualitative analysis, namely data from interviews and observations were analyzed qualitatively using thematic analysis techniques. Triangulation was used to determine the credibility of the research results, namely triangulation of data sources (teachers, students, experts) and triangulation of methods. The research data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the study indicate that the main problems in evaluating civic education learning in the implementation of the independent curriculum include the dominance of cognitive assessments, the lack of authentic assessments, and suboptimal measurement of the Pancasila student profile dimensions. The developed civic education learning evaluation model has the following characteristics: (a) comprehensively measuring the dimensions of civic knowledge, skills, and character; (b) using diverse and authentic assessment techniques, especially projects and portfolios; (c) integrating formative and summative assessments; and (d) oriented towards the development of Pancasila student profiles. The project- and portfolio-based civic education learning evaluation model with the integration of continuous formative assessment can improve students' critical thinking skills by 45% and civic skills by 30% compared to conventional evaluation models. The developed evaluation model received high validation (a score of 4.74 out of 5) from curriculum and civic education learning experts, as well as a good level of practicality (a score of 4.30 out of 5) based on teacher assessments.

References

Assingkily, MS (2020). Upaya Mewujudkan Program Kampus Merdeka pada Kurikulum PGMI STIT Al Ittihadiyah Labuhanbatu Utara. At-Thullab: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(2), 62-77.

Asrifan, A., Seraj, P. M. I., Sadapotto, A., & Vargheese, K. J. (2023). The implementation of Kurikulum Merdeka as the newest curriculum applied at Sekolah Penggerak in Indonesia. IJOLEH: International Journal of Education and Humanities, 2(1), 62-74. https://jurnal-eureka.com/index.php/ijoleh/article/view/130.

Cogan, J., & Derricott, R. (2014). Citizenship for the 21st century: An international perspective on education. Routledge.

Enilawati. (2022). Supervisi dalam Peningkatan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 114 Rejang Lebong. Ta’lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.51494/ta'lim.v1i1.593.

Fadilla, S. M., & Najicha, F. U. (2022). Evaluasi pemahaman pendidikan kewarganegaraan terhadap peserta didik dalam upaya pembentukan karakter dan penanaman nasionalisme. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 402-413.

Fadilla, H., Ramadhan, A. H., Purnama, A., Bayani, N., Agil, S., & Nasution, I. (2023). Pengaruh Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran terhadap Kualitas Peserta Didik. SUBLIM: Jurnal Pendidikan, 2(1), 84–90.

Huljannah, M. (2021). Pentingnya proses evaluasi dalam pembelajaran di sekolah dasar. Educator (Directory of Elementary Education Journal), 2(2), 164-180. https://doi.org/10.58176/edu.v2i2.157.

Kemendikbudristek (2022). Panduan pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

Madani, J. E., & Kurnia, H. (2023). Analisis Implikasi Perubahan Kurikulum Terhadap Pembelajaran PPKn Pada Sekolah Jenjang SD. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 3(1), 31–39. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v3i1.1846.

Pratiwi, R., & Trisiana, A. (2020). Pentingnya Peran Guru PKn dalam Membangun Moral Anak Bangsa. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 11(2), 165-177. https://doi.org/10.23887/jjbk.v11i2.30775.

Pratiwi, N., & Sulistyo, D. (2022). Tantangan implementasi penilaian autentik dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 156-170. https://ejournal-bacaka.org/index.php/jpai/article/view/48.

Rachmawati, E., & Rofi’ah, N. (2020). Strategi Asesmen Alternatif dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 5(3), 215– 223. https://doi.org/10.17977/um030v5i32020p215.

Rajabzadeh, A. R., et al. (2022). Engineering student experiences of group work. Education Sciences, 12(5), 288. https://doi.org/10.3390/educsci12050288

Rosmawati, R. (2022). Evaluasi Pembelajaran PKn Berbasis Nilai dalam PKn di MI. Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 1(4), 183-189. https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v1i4.409.

Santoso, A., & Hariyanto, S. (2022). Analisis pola evaluasi pembelajaran PKn di sekolah menengah: Studi kasus pada lima sekolah di Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum, 11(3), 243-257.

Sapriya. (2022). Pendidikan Kewarganegaraan: Konsep dan Pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Schulz, W., Ainley, J., Fraillon, J., & Friedman, T. (2023). Education for Citizenship in Times of Global Challenge. IEA International Civic and Citizenship Education Study 2022 International Report. IEA

Setiawan, A. (2020). Evaluasi pembelajaran PKn di SD Negeri 2 Jatisari Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan. Skripsi. Universitas Negeri Surabaya.

Uktolseja, N. F., Nisa, A. F., Arafik, M., & Wiarsih, N. (2022). Penanaman Nilai- Nilai Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Tematik Berbasis ProjectBased Learning di Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional PGSD UST, (Vol. 1 No. 1 pp. 151–158). https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/sn-pgsd/article/view/12369.

Uyun, M. F., Haryono, H., & Hudallah, N. (2023). Pengembangan Instrumen Penilaian Pendidikan Karakter Profil Pelajar Pancasila Siswa SD Berbasis Android. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(3), 1781–1804. https://doi.org/10.35931/aq.v17i3.2132.

Widodo, A., & Kadarwati, S. (2023). Merdeka belajar: Transformasi sistem evaluasi dalam paradigma baru pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 56(1), 32-45.

Wijaya, EY (2023). Implementasi evaluasi pembelajaran berbasis kompetensi dalam mata pelajaran PKn. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 215-230.

William, D. (2023). Assessment for Learning: Why, what and How?. Institute of Education Publications

Winataputra, AS (2023). Pendidikan Kewarganegaraan: Refleksi Historis-Epistemologis dan Rekonstruksi Ke Depan. Universitas Terbuka Press.

Winataputra, AS, & Budimansyah, D. (2021). Model evaluasi terintegrasi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(1), 42-54.

Wulandari, T., & Siregar, E. (2022). Peran guru dalam merancang instrumen evaluasi PKn berbasis karakter di sekolah dasar. Skripsi. Universitas Negeri Medan.

Yuliana, N., & Hidayat, R. (2023). Evaluasi Pembelajaran Autentik dalam Kurikulum Merdeka: Studi Kasus Guru SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 88– 98. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.55987.

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Nurman, M. (2023). Pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kurikulum Merdeka di Madrasah. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 9(2), 211–222. https://doi.org/10.29408/jhm.v9i2.34919

Issue

Section

Articles