Eksistensi Belian Sasak sebagai Pengobatan Alternatif Tradisional di Era Kemajuan Medis Modern di Kembang Sari Lombok Timur

Authors

  • Irdatul Haliza Universitas Hamzanwadi
  • Muhammad Shulhan Hadi Universitas Hamzanwadi
  • Suhupawati Suhupawati Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.29408/jhm.v10i4.36523

Keywords:

belian Sasak, existence, local wisdom, traditional medicine

Abstract

This study aims to analyze the existence of Belian Sasak as a traditional alternative medicine amidst the advancement of modern medical treatment and its impact on the community in Dasan Ketangga, Kembang Sari, East Lombok. Using qualitative research methods with a phenomenological approach, this study involved in-depth interviews with four Belian Sasak, community leaders, and service users. The results show that Belian Sasak traditional medicine still exists and is trusted by the community despite increasingly sophisticated medical treatments. The main factors maintaining this existence are family factors and belief in ancestral heritage. The impacts of Belian Sasak's existence include: (1) helping the community in terms of treatment costs because there is no fixed tariff; (2) serving as an alternative treatment for diseases that cannot be cured medically, especially those caused by spiritual factors; and (3) preserving ancestral knowledge about traditional medicinal plants. This study concludes that Belian Sasak not only functions as a healer but also as an agent of local wisdom preservation that plays an important role in the Sasak community's health system.

References

Aini, R., Hamdi, S., Kusuma, N., & Nasrullah, A. (2021). Pengobatan tradisional suku Sasak: Studi kasus pengobatan di Makam Keramat Yok Dasan Lekong, Lombok Timur, NTB. Religion, Culture, and State Journal, 1(1), 57–84. https://journal.unram.ac.id/index.php/rcs/article/view/359

Azhari, S., & Sukardiman. (2021). Eksistensi tradisi Mertuq pada masyarakat Sasak di Desa Wakan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 2(2), 111–118. https://doi.org/10.22373/jsai.v2i2.1490

Basofi, R. (2016). Pengobatan tradisional oleh dukun pada masyarakat Suku Tengger Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang [Skripsi, Universitas Jember]. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/75755

Budiarko, A. A. (2021). Fenomenologi mahasiswa sebagai entrepreneur di Kota Pekanbaru (Teori fenomenologi Alfred Schutz) [Skripsi, Universitas Islam Riau]. https://repository.uir.ac.id/6379/

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.

Fitriani, N. (2020). Relasi pengetahuan dan kekuasaan dukun dalam pengobatan tradisional. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 5(1), 27–35. https://doi.org/10.29210/3003475000

Hadi, I. A. (2015). Eksistensi komunitas Waroeng Keroncong di Kota Semarang [Skripsi, Universitas Diponegoro].

Indarto, I., & Kirwanto, A. (2018). Eksplorasi metode pengobatan tradisional oleh para pengobat tradisional di wilayah Karesidenan Surakarta. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 75–86. https://doi.org/10.37341/interest.v7i1.76

Katiri, K. (2020). Eksistensi dan dinamika pengobatan alternatif metode air pada masa pandemi COVID-19 [Skripsi, Universitas Bandar Lampung].

Marwati, Nuraeni, & Desvita. (2021). Pengobatan tradisional dalam perspektif kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 10–25.

Maulidiah. (2019). Pemanfaatan organ tumbuhan sebagai obat yang diolah secara tradisional di Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat [Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung]. https://repository.radenintan.ac.id/6921/

Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mulyadi, B. (2009). Studi fenomenologi: Pengalaman anak jalanan laki-laki dalam menjalani masa puber di Kecamatan Pancoranmas Kota Depok [Tesis, Universitas Indonesia]. https://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=124597

Nurhana. (2023). Tradisi pengobatan Kaili di Desa Sipi Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala, 1985–2022. Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora, 2(1), 114–143. https://doi.org/10.24239/manaqib.v2i1.2433

Nursyafitri, F. (2022). Tasapo: Pengobatan tradisional pada masyarakat Desa Suka Damai Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/62649

Pertiwi, A. C. (2018). Studi fenomenologi tentang konsep diri wanita shopaholic di Kota Bandar Lampung [Skripsi, Universitas Lampung]. https://digilib.unila.ac.id/32425/

Qodir, A., & Juraid, J., (2024). Kearifan Lokal Pengobatan Tradisional Masyarakat Desa OMU Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi. Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 21(2), 339-363. https://www.jurnalfkipuntad.com/index.php/jurpis/article/view/3735.

Rinanjani, R. (2016). Eksistensi pengobatan tradisional di tengah pengobatan medis modern [Skripsi, Universitas Gadjah Mada].

Rismadona. (2018). Pengobatan tradisional pada masyarakat Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 4(2), 1177–1188. https://doi.org/10.36424/jpsb.v4i2.65

Sari, A. W. P. (2013). Analisis faktor yang berhubungan dengan pemilihan pengobatan tradisional herbal di Pengobatan Tradisional Akar Pulung Desa Gempol Kurung Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik [Skripsi, Universitas Airlangga]. https://repository.unair.ac.id/121282

Wulandari, D. P. (2013). Fenomena penggunaan susuk pada profesi joged dalam seni Tayub di Kecamatan Jepon Kabupaten Blora Jawa Tengah [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta]. https://eprints.uny.ac.id/24791/

Yuliasri, N. (2021). Studi fenomenologi profesionalisme wartawan perempuan di Sulawesi Selatan [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Parepare]. https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/3612/

Downloads

Published

2024-12-30

How to Cite

Haliza, I., Hadi, M. S., & Suhupawati, S. (2024). Eksistensi Belian Sasak sebagai Pengobatan Alternatif Tradisional di Era Kemajuan Medis Modern di Kembang Sari Lombok Timur. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 10(4), 853–864. https://doi.org/10.29408/jhm.v10i4.36523

Issue

Section

Articles