Relasi Patron-Klien dan Ketimpangan Ekonomi Masyarakat Nelayan di Ekas Buana, Lombok Timur

Authors

  • Irwan Efendi Universitas Hamzanwadi
  • Abdullah Muzakar Universitas Hamzanwadi
  • M. Zainul Asror Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.29408/jhm.v9i2.36917

Keywords:

ketimpangan ekonomi, nelayan, patron-klien, pemilik modal

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi patron-klien dan ketimpangan ekonomi antara pemilik modal dan masyarakat nelayan di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang, terdiri atas dua pemilik modal dan delapan masyarakat nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi ekonomi dibentuk oleh penguasaan kapal dan alat tangkap, penetapan aturan kerja, pembagian hasil 70% untuk pemilik modal dan 30% untuk nelayan, serta penguasaan pemasaran hasil tangkapan. Ketergantungan semakin kuat ketika nelayan memerlukan pinjaman untuk biaya melaut dan kebutuhan rumah tangga pada musim paceklik. Pendapatan nelayan dari kegiatan melaut berada pada kisaran Rp100.000–Rp150.000 per hari, sedangkan biaya operasional sekitar Rp100.000 per hari. Kondisi tersebut membuat pendapatan bersih sangat bergantung pada jumlah tangkapan, musim, dan cuaca. Nelayan merespons ketidakpastian melalui pekerjaan sampingan, tabungan, pinjaman pemilik modal, dan akses KUR. Temuan memperlihatkan bahwa hubungan tersebut bersifat resiprokal karena kedua pihak saling membutuhkan, tetapi asimetris karena sumber daya produksi, informasi pasar, dan kewenangan ekonomi lebih banyak terkonsentrasi pada pemilik modal.

References

Al-Ayubi, M. H., Sholihin, A., & Diniah. (2017). Kelembagaan patron-klien dalam masyarakat nelayan di Cilauteureun Pameungpeuk Kabupaten Garut. Repository IPB University.

Adisel, A., Suryati, S., & Riswanto, R. (2023). Portraying Patron-client in Fishermen Work Relationships: A Phenomenon from Bengkulu, Indonesia. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 7(1), 25–36. https://doi.org/10.21580/jsw.2023.7.1.10852

Anna, Z., Yusuf, A. A., Alisjahbana, A. S., Ghina, A. A., & Rahma. (2019). Are fishermen happier? Evidence from a large-scale subjective well-being survey in a lower-middle-income country. Marine Policy, 106, 103559. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2019.103559

Azizi, Putri, E. I. K., & Fahrudin, A. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pendapatan nelayan akibat variabilitas iklim. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 12(2), 225–233.

Campbell, S. J., Jakub, R., Valdivia, A., Setiawan, H., Setiawan, A., Cox, C., Kiyo, A., Darman, Djafar, L. F., de la Rosa, E., Suherfian, W., Yuliani, A., Kushardanto, H., Muawanah, U., Rukma, A., Alimi, T., & Box, S. (2021). Immediate impact of COVID-19 across tropical small-scale fishing communities. Ocean & Coastal Management, 200, 105485. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2020.105485

Chalid, A., & Manji, T. (2021). Strategi kelompok nelayan dalam mereduksi politik patron klien di Kabupaten Maros. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 9(1), 60–69. https://doi.org/10.31764/jiap.v9i1.3245

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dharmawan, A. H., & Nissa, Z. N. A. (2020). Rural livelihood vulnerability and resilience: A typology drawn from case studies of small-scale farmers and fishermen in Indonesia. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.22500/8202028458

Gravitiani, E., Fitriana, S. N., & Suryanto. (2018). Community livelihood vulnerability level in northern and southern coastal area of Java, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 202(1), 012050. https://doi.org/10.1088/1755-1315/202/1/012050

Habibuddin, H., Hanapi, H., & Burhanuddin, B. (2023). Pelestarian lingkungan pesisir melalui ritual Nyalamaq Dilauq di Desa Tanjung Luar Keruak Lombok Timur. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 7(1), 130–141. https://doi.org/10.29408/geodika.v7i1.17516

Hafsaridewi, R., Fahrudin, A., Sulistiono, Sutrisno, D., & Koeshendrajana, S. (2019). Resiliensi nelayan terhadap ketersediaan sumberdaya perikanan di Kepulauan Karimunjawa. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 9(2), 527–540. https://doi.org/10.29244/jpsl.9.2.527-540

Halim, A., Wiryawan, B., Loneragan, N. R., Hordyk, A., Sondita, M. F. A., White, A. T., Koeshendrajana, S., Ruchimat, T., Pomeroy, R. S., & Yuni, C. (2019). Developing a functional definition of small-scale fisheries in support of marine capture fisheries management in Indonesia. Marine Policy, 100, 238–248. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2018.11.044

Hendriwani, S. (2020). Teori kelas sosial dan Marxisme Karl Marx. Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat, 2(1), 13–28. https://doi.org/10.15408/paradigma.v2i01.26617

Humbas, J. G., Massie, J. D. D., & Wangke, S. J. C. (2021). A study of patron-client relationship between fisherman and supplier in Kema. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 9(3). https://doi.org/10.35794/emba.v9i3.34741

Junaidi, Zaitul, Sefnedi, & Suherman, H. (2020). The determinants of small-scale fishermen’s income in Padang City, Indonesia. Kasetsart Journal of Social Sciences, 41(3), 677–682. https://doi.org/10.34044/j.kjss.2020.41.3.35

Leniwati, D., Widyastuti, A., Sholana, R., Latifah, S. W., & Mawardi, F. D. (2023). Interpreting the concept of debt based on Indonesian patron-client perspective. JASF: Journal of Accounting and Strategic Finance, 5(2), 215–232. https://doi.org/10.33005/jasf.v5i2.291

Manzilati, A., & Prestianawati, S. A. (2022). Informal financing or debt traps: Are the UN sustainable development goals being met in emerging economies? Review of International Business and Strategy, 32(1), 132–145. https://doi.org/10.1108/RIBS-01-2021-0011

Nissa, Z. N. A., Suadi, & Sukardi. (2018). Livelihood analysis of floating net cages fish farmers at Sendang Village Sub-district of Gajah Mungkur Reservoir of Wonogiri Regency. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 139(1), 012033. https://doi.org/10.1088/1755-1315/139/1/012033

Nissa, Z. N. A., Dharmawan, A. H., & Saharuddin. (2019). Vulnerability analysis of small fishermen’s household livelihoods in Tegal City. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 11(2). https://doi.org/10.15294/komunitas.v11i2.18583

Putri, S. H. (2020). Hubungan kerja antara juragan dan anak bagan dalam kehidupan nelayan. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 15–28. https://doi.org/10.30997/jsh.v11i1.2012

Qurrata, V. A. (2018). Patron client: Kontrak semi mudharabah dalam teori keagenan di perikanan laut. El Dinar: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah.

Rahman, M. S., Toiba, H., & Huang, W.-C. (2021). The impact of climate change adaptation strategies on income and food security: Empirical evidence from small-scale fishers in Indonesia. Sustainability, 13(14), 7905. https://doi.org/10.3390/su13147905

Roberts, N., Mengge, B., Utina, M. R., Muhatar, F., Anugerah, Icwardanhi, A., Zulkifli, R. M., & Humphries, A. (2022). Patron-client relationships shape value chains in an Indonesian island-based fisheries system. Marine Policy, 143, 105142. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2022.105142

Rukin. (2020). Pembangunan perekonomian masyarakat desa pesisir sebagai upaya peningkatan kesejahteraan. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 1–14. https://doi.org/10.30997/jsh.v11i1.1998

Saksono, H., Nissa, Z. N. A., & Suadi. (2023). Small-scale fisher’s livelihood strategies: Findings from case studies in several Indonesian coastal areas. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 25(1), 9–18. https://doi.org/10.22146/jfs.82815

Silmi, A. N. N., Wiyono, E. S., & Wisudo, S. H. (2018). Pola bagi hasil tangkapan ikan nelayan pancing di Cisolok. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 2(1), 79–91. https://doi.org/10.29244/core.2.1.79-91

Stacey, N., Acciaioli, G., Clifton, J., & Steenbergen, D. (2017). Impacts of marine protected areas on livelihoods and food security of the Bajau as an indigenous migratory people in maritime Southeast Asia. In L. Westlund, A. Charles, S. M. Garcia, & J. Sanders (Eds.), Marine protected areas: Interactions with fishery livelihoods and food security (pp. 113–126). Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Stacey, N., Gibson, E., Loneragan, N. R., Warren, C., Wiryawan, B., Adhuri, D., & Fitriana, R. (2019). Enhancing coastal livelihoods in Indonesia: An evaluation of recent initiatives on gender, women and sustainable livelihoods in small-scale fisheries. Maritime Studies, 18, 359–371. https://doi.org/10.1007/s40152-019-00142-5

Stacey, N., Gibson, E., Loneragan, N. R., Warren, C., Wiryawan, B., Adhuri, D. S., Steenbergen, D. J., & Fitriana, R. (2021). Developing sustainable small-scale fisheries livelihoods in Indonesia: Trends, enabling and constraining factors, and future opportunities. Marine Policy, 132, 104654. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2021.104654

Suadi, Nissa, Z. N. A., Widyana, R. I., Atmojo, B. K. D., Saksono, H., & Jayanti, A. D. (2021). Livelihood strategies of two small-scale fisher communities: Adaptation strategies under different fishery resource at southern and northern coast of Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 919(1), 012010. https://doi.org/10.1088/1755-1315/919/1/012010

Subair, N., Pidani, R. R., Meiyani, E., Haris, R., & Irma. (2023). Livelihood strategies for widows and divorcees of coastal fishers in Indonesia. ETNOSIA: Jurnal Etnografi Indonesia, 8(1), 12–23. https://doi.org/10.31947/etnosia.v8i1.25788

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suleman, A., Pratiknjo, M. H., & Sandiah, N. (2019). Kemiskinan struktural dan hubungan patron klien nelayan di Desa Maitara Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Holistik, 12(2).

Syahrizal. (2019). Fishermen and inequality: Study about profit sharing system in fisherman society. Proceedings of the First International Conference on Social Sciences, Humanities, Economics and Law. https://doi.org/10.4108/eai.5-9-2018.2281308

Wafi, H., Yonvitner, & Yulianto, G. (2019). Fishermen income and welfare from the profit sharing system in the Sunda Strait. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis, 3(2), 1–8. https://doi.org/10.29244/jppt.v3i2.30164

Widihastuti, R., & Rosyidah, L. (2018). Sistem bagi hasil pada usaha perikanan tangkap di Kepulauan Aru. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 8(1). https://doi.org/10.15578/jksekp.v8i1.6859

Worowirasmi, T. S., & Artiningsih. (2018). Fisherman livelihood effects on marine conservation area towards sustainable development. The Indonesian Journal of Planning and Development, 3(1), 44–55. https://doi.org/10.14710/ijpd.3.1.44-55

Warren, C., & Steenbergen, D. J. (2021). Fisheries decline, local livelihoods and conflicted governance: An Indonesian case. Ocean & Coastal Management, 202, 105498. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2020.105498

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Efendi , I., Muzakar, A., & Asror, M. Z. (2023). Relasi Patron-Klien dan Ketimpangan Ekonomi Masyarakat Nelayan di Ekas Buana, Lombok Timur. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 9(2), 292–308. https://doi.org/10.29408/jhm.v9i2.36917

Issue

Section

Articles