BUDAYA MELAYU SINTANG DALAM SYAIR KERAJAAN SINTANG

Heru Susanto, Susan Neni Triani, Qomariah Qomariah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: 1) pendeskripsian sistem kemasyarakatan budaya Melayu Sintang Sintang; 2) Pendeskripsian sistem bahasa meliputiadanya  bahasa yang digunakan masyarakat Sintang  dalam beriteraksi sehari-hari guna dapat berkomunikasi satu sama lain; 3)Pendeskripsian sistem  pengetahuan yang dapat membantu keberlangsungan hidup masyarakat Melayu Sintang;4) pendeskripsian sistem peralatan hidup budaya Melayu Sintang dalam  syair Kerajaan Sintang; 5) pendeskripsian sistem mata pencaharian budaya Melayu Sintang; 6)pendeskripsiansistem religi budaya Melayu Sintang; 7) pendeskripsian sistem kesenian budaya Melayu Sintang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari bait-bait syair Kerajaan Sintang. Hasil penelitian sebagai berikut, data pertama mengenai sistem kemasyarakatan memuat kutipan bait mengenai aspek musyawarah untuk mencapai mufakat, baik dalam lingkungan antar kerjaaan, antara anggota kerajaan, serta dalam lingkungan yang lebih kecil yakni keluarga inti.Data kedua, kebahasaan yakni adanya bahasa Melayu Sintang yang digunakan dalam syair.Data ketiga, sistem pengetahuan yang terbagi atas pengetahuan sifat-sifat manusia, pengetahuan tentang alam, pengetahuan tentang benda.Data keempat mengenai peralatan hidup yang terbagi atas beberapa aspek, yakni transportasi adanya kapal, bidar, dan sampan.Adanya aspek alat produksi yakni cerana, aspek pakaian yakni baju, selawar, dan kain songket. Adanya senjata tradisional yakni keris dan meriam. Adanya tempat tinggal atau berlindung, yakni kajang, tenda dan kelambu, adanya wadah yaitu adanya tempat bambu atau dian sebagai tempat pelita, serta adanya aspek makanan dan minuman yakni air serbat dan juadah.Data kelima, mata pencaharian yang memuat aspek berdagang, bertukang dan berladang.Data keenam, sistem religi adanya aspek selamatan pernikahan, selamatan syukuran, ibadah, dan ilmu gaib. Data ketujuh, yang memuat sistem kesenian pada indra penglihatan adanya tarian serta teater Melayu dan indra pendengaran adanya alat musik khas masyarakat Melayu.


References


DAFTAR PUSTAKA

Hartini, Agnesia dan Herry Murjani. 2018. “Peran Masyarakat Adat Melayu Sintang dalam Upaya Membangun Karakter Bangsa di Kecamatan Sintang Kalimantan Barat”.(online). (http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/indwx.php/PEKAN/article/vie/143) Vol. 3 no. 1.Diakses 05 Mei 2019.

Koentjaraningrat. 2000. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kosasih. 2012. Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: CV. YRAMA WIDYA.

Moleong, Lexy J. 2016. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdarya.

Ratna, Nyoman Kutha. 2017. Antropologi Sastra Peranan Unsur-unsur Kebudayaan Dalam Proses Kreatif. Yogyakarta: Pusat Pelajar.

Siswantoro, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra. Jakarta:Grasindo.

Syahzaman, Hasanuddin. 2003. Sintang dalam Lintas Sejarah. Pontianak: Romeo Grafika.


Article Metrics

Abstract view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats