Uji Aktivitas Antiinflamasi Fraksi Metanol dan Fraksi n-Heksan Daun Asam Jawa (Tamarindus indica) dengan Metode Stabilisasi Membran Sel Darah Merah Secara Invitro

Aulia Fajar Anggara, Wirasti Wirasti, Urwatu Waznah

Abstract


Buah asam jawa digunakan masyarakat sebagai antiinflamasi atau peradangan. Tanaman
asam jawa (Tamarindus Indica) menghasilkan senyawa-senyawa organik seperti senyawa alkaloid,
flavonoid, fenolik, tanin dan saponin. Antiinflamasi merupakan obat yang bekerja dengan cara
menghambat hormon pemicu peradangan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas
antiinflamasi fraksi methanol dan n-heksan daun asam jawa (Tamarindus indica) pada sampel darah
sapi. Metode penelitian ini yaitu eksperimental menggunakan metode HRBC (Human Red Blood
Cell) secara invitro. Data yang diuji adalah besarnya absorbansi pada masing-masing sampel, analisis
data menggunakan ANOVA satu arah. Dilanjutkan dengan uji tukey untuk melihat perbedaan antar
kelompok. Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak daun asam jawa, fraksi metanol dan fraksi n-heksan
dapat menstabilkan membran sel darah merah. Partisi metanol dan partisi n-heksan dengan
konsentrasi 1000 ppm mempunyai efek stabilisasi membran. Fraksi metanol memiliki daya stabilisasi
membrane 89,9% lebih besar dibandingkan fraksi n-heksan 86,6% dan senyawa yang diperkirakan
mempengaruhi stabilisasi membran yaitu, alkaloid, flavonoid, tannin, saponin dan steroid. Simpulan
ekstrak daun asam jawa, fraksi metanol dan fraksi n-heksan efektif untuk antiinflamasi dengan
metode stabilisasi membran sel darah merah. Saran perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap
senyawa yang berpengaruh pada aktivitas antiinflamasi stabilisasi membran sel darah merah dengan
metode yang lain.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.29408/js.v1i1.3204

Refbacks

  • There are currently no refbacks.