Local History Learning Based on Family History

Authors

  • Candra Permana Universitas Pendidikan Indonesia
  • Didin Saripudin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nana Supriatna Universitas Pendidikan Indonesia
  • Leli Yulifar Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29408/fhs.v10i1.34191

Keywords:

digital history, family history, local history

Abstract

There remains a stigma that history learning is perceived as boring and merely recounts dates, figures, and places of historical events. Students’ low interest in history subjects is reflected in their limited participation, such as lack of motivation to study history, weak reading skills, and minimal engagement in asking or answering questions posed by teachers during classroom lessons. Therefore, this study was conducted to examine history learning at the senior high school level. The objectives are to explore students’ perceptions and interest in history, to describe family-based local history learning as an engaging and meaningful alternative, and to explain its benefits for students. The research method employed is a literature review, with sources collected from ebooks and articles. The findings indicate that family-based local history learning can serve as an engaging and meaningful alternative to traditional history instruction. The conclusion emphasizes that meaningful and engaging history learning begins with creative teachers who are able to design and implement lessons that allow students to truly experience the benefits of studying history.

References

Anggoro, D., Wasino, & Sariyatun. (2020). Pengembangan Modul Bahan Ajar Sejarah Berbasis Perjuangan Masyarakat Tengaran Selama Revolusi Fisik Untuk Meningkatkan Nasionalisme. SWADESI: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah, 1(1), 47–59. https://doi.org/10.26418/swadesi.v1i1.35944.

Aryani, R., & Tarunasena. (2021). Penerapan metode permainan teknik Bingo Review untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Factum, 10(1), 71–88. https://doi.org/10.17509/factum.v10i1

Bhaskara, P. E. . (2024). Analisis Materi Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Pada Mata Pelajaran IPS: Analysis of Historical Material Based on Local Wisdom In Social Sciences Subjects. Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial, 5(2), 151–156. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v5i2.4082.

Cooper, H. (2018). What is creativity in history? Education, 46(6), 636–647. https://doi.org/10.1080/03004279.2018.1483799.

Djono. (2023). Persepsi Guru terhadap Bahan Ajar Sejarah Sekolah Menengah Atas. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 7(1), 59–69. https://doi.org/10.20961/jdc.v7i1.70154.

Essabari, S., & Mhamed, M. Ben. (2025). Tensions and Possibilities: A Qualitative Inquiry into Moroccan ESP Teachers’ Understandings of Critical Pedagogy. Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics, 7(3), 152–160. https://doi.org/10.32996/jeltal.2025.7.3.15.

Far-far, G. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Situs Sejarah Lokal di SMA Negeri 5 Kota Ternate. Jurnal Pedagogika dan Dinamika Pendidikan, 8(1), 109–117. https://doi.org/10.30598/pedagogikavol8issue1page109-117.

Febriyanti, E., & Tarunasena. (2021). Kreatifitas Guru Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Digital Pada Pembelajaran Sejarah Daring. Factum, 10(2), 147–154. https://doi.org/10.17509/factum.v10i2.38891.

Fru, R. N. (2015). History education at the crossroads : Challenges and prospects in a Lesotho context. Journal For History Education In South Africa and Abroads, 13, 67–82. https://upjournals.up.ac.za/index.php/yesterday_and_today/article/view/239 2/2254.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan Sejarah Indonesia: Isu dalam Ide dan Pembelajaran. Rizqi Press.

Hasnawati. (2006). Pendekatan Contextual Teaching Learning Hubungannya Dengan Evaluasi Pembelajaran. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 3(1), 53–62. https://doi.org/10.21831/jep.v3i1.635.

Hatmono, P. D. (2021). Historiografi Buku Teks Sejarah Lokal Pada Pembelajaran Sejarah. Sabbhata Yatra, 2(1), 60–74.

Hidayat, R. (2013). Pedagogi Kritis: Sejarah, Perkembangan dan Pemikiran. PT RajaGrafindo Persada.

Hotimah, I. . (2023). Pengajaran Sejarah Lokal di Kelas: Internalisasi Nilai Kepemimpinan Pangeran Cakrabuana dari Kesultanan Cirebon. Keraton: Journal of History Education and Culture, 5(1), 8–14. https://doi.org/10.32585/keraton.v5i1.4217.

Iryani, D., Shavab, O. A. K., & Sofiani, Y. (2025). Pengaruh Media Crossword Puzzle Online Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah. Factum, 14(2), 157–170. https://doi.org/10.17509/factum.v14i2.90252.

Iswanto, S., Warto, & Djono. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Lokal Berbasis Nilai-Nilai Sulam Kerawang Gayo Untuk Meningkatkan Karakter Siswa Kelas XI SMA Negeri Di Kabupaten Bener Meriah. Historika : Journal of History Education Research, 16(1), 10–22. https://doi.org/10.20961/historica.v16i1.29442.

Lazmihfa, Waluyo,Herman J, Haryanto, S. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Sejarah (Modul) Berbasis Diorama Museum Benteng Vredeburg Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kalasan Sleman Yogyakarta. SWADESI, 1(1), 68–79. https://doi.org/https://doi.org/10.264118/swadesi.v1i1.35944.

Lee, J. K. (2002). Digital History in the History/Social Studies Classroom. The History Teacher, 35(4), 503–517. https://doi.org/10.2307/1512472.

Ma’mun, S., & Arofah, E. N. (2024). Pembelajaran Pendidikan Multikulturalisme Berbasis Sejarah Lokal Cirebon-Indramayu. IJSSE: Indonesian Journal of Social Science Education, 6(1), 10–19. https://doi.org/10.29300/ijsse.v6i1.3995.

Mahfud, M. H., Hariyono, & Widiadi, A. N. (2024). Pendidikan Sejarah Indonesia. Jurnal Pendidikan Sejarah, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.17977/um0330v7i1p1-7.

Mariani, E. (2025). Investigating the Role of Critical Pedagogy in Fostering Higher Order Thinking Skills in Education. In D. Natalia (Ed.), Proceedings of the 3rd International Conference on Christian and Inter-Religious Studies (ICC-IRS 2024) (hal. 191–198). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-424-2_22.

Maslahah, W., & Rofiah, L. (2019). Pengembangan Bahan Ajar (Modul) Sejarah Indonesia Berbasis Candi-Candi di Blitar Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 9(1), 32–43. https://doi.org/10.25273/ajsp.v9i1.3413.

Maulana. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Berbentuk Handout Mengenai Kesultanan Cirebon Berbasis Sejarah Cirebon pada Siswa Kelas XI IPS SMAN 7 Cirebon. Jurnal Historia Pedagogia, 7(1), 10–19. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/hp/article/view/28056/12284.

Monchinski, T. (2011). Engaged Pedagogy, Enraged Pedagogy: Reconciling Politics, Emotion, Religion, and Science for Critical Pedagogy. Sense Publishers.

Mustamiria, Syahrudin, H., & Chalimi, I. R. (2021). Analisis rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di kelas x sma mujahidin pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.26418/jppk.v10i8.48731.

Ningrum, & Agustiningsih. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Modul Berbasis Sejarah Lokal Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI Di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur TA. 2021/2022. Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah, 5(2), 73–83. http://dx.doi.org/10.33087/istoria.v5i2.126.

Ningrum, I. F. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Lokal Perjuangan K.H. Zaenal Musthafa (1899-1944) Untuk Meningkatkan Nilai Nasionalisme dan Historical Comprehension Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah SMA di Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat. Disertasi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Nuhiyah, N., Supriatna, N., & Yulifar, L. (2024). Pembelajaran sejarah maritim melalui media Banten harbour untuk peningkatan kesadaran multikultural. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 14(1), 101–119. https://doi.org/10.25273/ajsp.v14i1.14698.

Pada, D., Rusli, M., & Jumadi. (2025). Critical Pedagogy in Social Studies Education: Empowering Students Through Democratic Dialogue. La Edusci, 6(6), 1285–1296. https://doi.org/10.37899/journallaedusci.v6i6.2730.

Prasetyo, O., & Kumalasari, D. (2021). Nilai-Nilai Tradisi Peusijuek Sebagai Pembelajaran Sejarah Berbasis Kearifan Lokal. MUDRA: Jurnal Seni Budaya, 36(3), 359–365. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i3.1387.

Pratama, M. Y., Safitri, I., Sinambela, S. K., Pasaribu, N. Y. A. R., Panjaitan, N. A., & Ivanna, J. (2023). Problematika Pembelajaran Sejarah Dalam Era Society 5.0 Di SMA Negeri 13 Medan. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(4), 1869–1875. https://doi.org/10.31604/JIPS.v10i4.2023.

Rahayu, R., Warto, & Musadad, A. A. (2025). Pengembangan Buku Digital Sejarah Berbasis Kearifan Lokal pada Prasasti Kawali Melalui Discovery Learning untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Lokal Siswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 3059–3072. https://doi.org/10.58230/27454312.1878.

Rahmadi, I. F. (2019). Technological Pedagogical Content knowledge (TPCK); Kerangka Pengetahuan Guru Abad 21. Pendidikan Kewarganegaraan, 6(1), 65–74. https://doi.org/10.32493/jpkn.v6i1.y2019.p65-74.

Shavab, O. A. K. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Gamification Bupati Sukapura dan Galuh Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Mahasiswa Pendidikan Sejarah. Disertasi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Sholeh, M. (2010). Implementasi Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching And Learning) Pada Materi Penginderaan Jauh. Jurnal Geografi, 7(2), 127–135. https://doi.org/10.15294/jg.v7i2.83.

Silmi, M., & Kusmarni, Y. (2017). Menumbuhkan Karakter Rasa Ingin Tahu Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Melalui Media Puzzle. Factum, 6(2), 230–242. https://doi.org/10.17509/factum.v6i2.9980.

Sjamsuddin, H. (2012). Metodologi Sejarah. Ombak.

Sudarto. (2021). Peningkatan Apresiasi Siswa Terhadap Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Sejarah Dengan Media Tradisi Sedekah Laut Cilacap. Artefak, 8(2), 203–212. https://doi.org/10.25157/ja.v8i2.6713.

Sudirman. (2019). Pedagogi Kritis Sejarah, Perkembangan dan Pemikiran (Tinjauan Pemikiran Paulo Freire). Pendidikan Dasar dan Keguruan, 4(2), 63–72. https://doi.org/10.47435/jpdk.v4i2.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Sulastri, A., & Dwi, D. F. (2023). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Pemecahan Masalah Bangun Ruang Dengan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Pelajaran Matematika di Kelas IV SD Negeri 03 Subulussalam Kecamatan Simpang Kiri. Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA, 7(2), 113–121. https://doi.org/10.32696/jp2mipa.v7i2.1967.

Supriatna, N. (2019). Pengembangan Kreativitas Imajinatif Abad Ke-21 Dalam Pembelajaran Sejarah. Historia, 2(2), 73–82. https://doi.org/10.17509/historia.v2i2.16629.

Supriatna, N., & Maulidah, N. (2020). Pedagogi Kreatif Menumbuhkan Kreativitas Dalam Pembelajaran Sejarah dan IPS. PT Remaja Rosda Karya.

Susilo, D. R., Wiyanarti, E., Mulyana, A., & Darmawan, W. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Berbasis Digital Bentuk Flipbook Untuk Meningkatkan Kecerdasan Ekologis. Disertasi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Syahidah, F., & Setiawati, E. (2018). Pengembangan Modul Sejarah Lokal Kota Metro Untuk Menguatkan Kesadaran Sejarah. Swarnadwipa, 2(3), 201–212. https://doi.org/10.24127/sd.v2i3.890.

Syahputra, M., Sariyatun, & Ardianto, D. (2020). Peranan Penting Sejarah Lokal Sebagai Objek Pembelajaran Untuk Membangun Kesadaran Sejarah. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 4(1), 85–94. https://doi.org/10.17509/historia.v4i1.27035.

Utami, I. W. P. (2020). Pemanfaatan Digital History Untuk Pembelajaran Sejarah Lokal. Pendidikan Sejarah Indonesia, 3(1), 52–62. https://doi.org/10.17977/um0330v3i1p52-62.

Wasino. (2012). Revitalisasi Pelajaran Sejarah di Sekolah Melalui Pengembangan Kurikulum Nasional. In H. Kamarga & Y. Kusmarni (Eds.), Pendidikan Sejarah Untuk Manusia dan Kemanusiaan Refleksi Perjalanan Karir Prof. Dr. H. Said Hamid Hasan, M.A. Bee Media Indonesia.

Widja, I. G. (1989). Sejarah Lokal Suatu Perspektif Dalam Pengajaran Sejarah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Yulifar, L., & Agustina, E. (2020). Developing Interactive Multimedia for History Subject in Senior High. International Journal of Engineering Research and Technology, 13(12), 4606–4615. https://www.ripublication.com/irph/ijert20/ijertv13n12_76.pdf.

Yulifar, L., & Aman. (2023). Resources of History Learning in Conventional and Modern Continuum Lines. Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 42(3), 586–600. https://doi.org/10.21831/cp.v42i3.63713.

Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-04-22

How to Cite

Permana, C., Saripudin, D., Supriatna, N., & Yulifar, L. (2026). Local History Learning Based on Family History . Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 10(1), 266–278. https://doi.org/10.29408/fhs.v10i1.34191

Issue

Section

Artikel