Implementation of the Local Sundanese Character of Gapura Pancawaluya in the Merdeka Curriculum in History Subjects

Authors

  • Fiky Arista Universitas Negeri Yogyakarta
  • Miftahuddin Miftahuddin Universitas Negeri Yogyakarta
  • Danu Eko Agustinova Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.29408/fhs.v10i2.34970

Keywords:

Gapura Pancawaluya, history learning, local character, merdeka curriculum

Abstract

Gapura Pancawaluya is a local character education concept implemented in West Java. Gapura Pancawaluya contains five characters expected by the West Java education office to be in students at school, namely cageur (healthy), bageur (good), bener (correct), pinter (smart), tur singer (skilled). The characters contained in Gapura Pancawaluya can be implemented in schools with habituation activities related to character education in the Merdeka curriculum. However, in reality, schools face challenges in aligning the Gapura Pancawaluya program with the material in history subjects. This study aims to implement the Gapura Pancawaluya program and to develop history learning grounded in the local character of Gapura Pancawaluya within the Merdeka curriculum. This study uses a descriptive qualitative method that involves interviews with experts and the analysis of library sources such as books, journals, and scientific articles. The results of this study indicate a relevance between the local character of Gapura Pancawaluya and the character education contained in the Merdeka curriculum. Furthermore, the values embodied in the Gapura Pancawaluya can also be incorporated into history lessons within the Merdeka Curriculum. Therefore, history lessons that implement the Gapura Pancawaluya become more meaningful because they are accompanied by the instillation of moral values ​​embedded in each step of the classroom. Therefore, this research can contribute to and inspire teachers in developing contextual history learning tools based on local character.

References

Aderoben, A., Darmawan, W., & Saripudin, D. (2024). Peran Empati dalam Pengajaran Sejarah: Tinjauan Literatur. Jayapangus Press Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 132-151. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i1.3128.

Adha, A., & Marmoah, S. (2026). Dampak Perubahan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Menjadi 8 Dimensi Profil Lulusan Pada Guru Di Sekolah Dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 235-243. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11 i04.9526.

Alwasilah, A.C. (2009). Etnopedagogi: Landasan Praktek Pendidikan dan Pendidikan Guru. PT. Kiblat Buku Utama.

Aprianto, R., & Kumalasari, D. (2023). Pengaruh tokoh pahlawan nasional dalam pembelajaran sejarah terhadap pembentukan pendidikan karakter anak. SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education, 4(2), 131-144. https://doi.org/10.32332/social-pedagogy.v4i2.7716.

Asmara, Y. (2018). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sejarah Di Era Revolusi Industri 4.0. in Prosiding Nasional Sejarah ke-4 Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang, (pp. 216-227). https://doi.org/10.17605/osf.io/gdb3f.

Cahyaningsih, F., Hasanah, N., Nisa, I., & Putri, M. R. (2022). Penerapan Karakter Cageur, Bageur, Pinter di TK Al Ma'soem Bandung. JURNAL CIKAL (Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini)), 2(2), 25-33. https://doi.org/10.31316/jcc.v2i2.2199.

Damayanti, A. Y. (2020). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dan Status Gizi Remaja di Pondok Pesantren. Darussalam Nutrition Journal, 4(2), 143-150. https://doi.org/10.21111/dnj.v4i2.4850.

Defri, P. (2024). Olahraga Sehat (Jalan Santai). Jurnal Gotong Royong, 1(1), 9-12. https://doi.org/10.37676/goro.v1i1.5890.

Elmubarok, Z. (2009). Membumikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.

Fais, A., Purwoko, B., & Hazin, M. (2025). A Policy Evaluation of Permendikbudristek No. 12 of 2024: Scout Extracurricular Activities and Students’ Physical Condition. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 255-270. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/25040.

Faoziah, D. R., & Shanie, A. (2025). Upaya Membangun Kesehatan Mental Siswa Sekolah Dasar Melalui Nilai Islam Dalam Pembelajaran. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP), 3(3), 83-88. https://doi.org/10.61116/jipp.v3i3.536.

Febriyanti, I., Pratama, M. D., Fillah, S., Syarifuddin, S., & Oktapiani, R. (2026). Inovasi Pembelajaran Sejarah dalam Kurikulum Merdeka Tantangan dan Peluang Bagi Guru Sejarah. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(1), 870-881. https://doi.org/doi.org/10.63822/evnj5p84.

Gandasari, A., Hernawan, A. H., Wahyudin, D., Supiandi, M. I., Aristo, T. J. V., Oktaviani, U. D., ... & Bungkas, M. V. (2025, March). Indigenous Knowledge in The Framework of Ethnopedagogy for Merdeka Curriculum in Elementary Schools. In International Conference on Elementary Education (Vol. 7, No. 1, pp. 13-28).

Itasaiyah, Abdullah, H., Indrawan, T. J. Mudasir. (2025). Landasan dan Kebijakan Kurikulum di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 18315-18331. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.28903.

Hardianto, E., Cahyani, D. Ali, M. (2025). Peran Program Habituasi Nilai Pancawaluya Dalam Mewujudkan Sekolah Berkarakter di SMAN 1 Ligung. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(02), 881-887. https://doi.org/10.33751/jmp.v13i2.13071.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Rapor Pendidikan 2025: Capaian dan Agenda Perbaikan. Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan.

Kibtiyah, A., Gunadi, I., & Umam, K. (2023). Kesehatan mental dan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Al-Adawat: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 2(01), 12-22. https://doi.org/10.33752/aldawat.v2i01.3723.

Mindarto, M., Marta, N., & Abrar, A. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Karakter Mohammad Hatta pada Pembelajaran Sejarah Sebagai Penguatan Karakter Siswa SMA. Jurnal Paedagogy, 10(1), 187-196. https://doi.org/10.33394/jp.v10i1.5720.

Mongkau, J. G., & Pangkey, R. D. H. (2024). Kurikulum Merdeka: Memperkuat Keterampilan Abad 21 Untuk Generasi Emas. Journal on Education, 6(4), 22018-22030. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.6323.

Nela, E. (2020). Implementasi Teknologi Digital Untuk Meningkatkan Karakter Kejujuran dan Motivasi Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 4(1), 35-46. https://doi.org/10.17509/historia.v4i1.25943.

Pamungkas, S. K., Isawati, I., & Yunianto, T. (2020). Implementasi nilai-nilai kearifan lokal gotong royong dalam pembelajaran sejarah. Candi: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah, 18(2), 82-96. https://jurnal.uns.ac.id/candi/article/view/42750.

Qomarrullah, R. I., Suratni, S., & Sawir, M. (2025). Dampak jangka panjang program makan bergizi gratis terhadap kesehatan dan keberlanjutan pendidikan. Indonesian journal of intellectual publication, 5(2), 130-137. https://doi.org/10.51577/ijipublication.v 5i2.660.

Santi, D. Y. S., & Kuswari, U. (2026). Representation of the Gapura Panca Waluya in the Textbook of the Gapura Basa Phase D Grade VII. Scope: Journal of English Language Teaching, 10(2). https://doi.org/10.30998/jh.v8i2.2784.

Sanjaya, W. (2010). Kurikulum dan Pembelajaran, Teori dan Praktek Pengembangan KTSP. Kencana

Sartini, & Mulyono, R. (2022). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Untuk Mempersiapkan Pembelajaran Abad 21. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang , 8 (2), 1348 - 1363. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.392.

Stefen, K., Tejawati, N. L. P., & Parwati, N. P. Y. (2022). Pandangan Politik Mohammad Hatta Pada Tahun Pada Tahun 1945-1956: Mohammad Hatta's Political Views In The Year 1945-1956. Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial, 3(1), 51-61. https://doi.org/10.5281/zenodo.7192760.

Sugara, U & Sugito. (2022). Etnopedagogi : Gagasan dan Peluang Penerapannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 93-104. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.2888.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta.

Sumargono, S., Aswandi, V., & Kusuma, I. L. R. M. (2022). Lary: Inovasi Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Pahlawan Lokal Lampung Sebagai Upaya Pengintegrasian Pendidikan Karakter bagi Generasi Emas. Keraton: Journal of History Education and Culture, 4(2), 44-54. https://doi.org/10.32585/keraton.v4i2.3492.

Tosin, I. K., Mulyani, Y. S., Halimah, L. (2025). Proposal Project: Cinta Tanah Air, Nasionalisme dan Rasa Tanggung Jawab. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(3), 511-525. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/632.

Usdarisman., Hendrayadi., Azhari, D. S., Basit, A. (2024). Pengertian dan Konsep Dasar Kurikulum Dalam Berbagai Perspektif. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 7578-7586. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.29784.

Utomo, S. S. (2020). Berpikir kritis dan kreatif dalam Pembelajaran Sejarah. CV. Amerta Media.

Wahyudin, D. (2014). Kajian Akdemik Kurikulum Merdeka. Pusat Kurikulum dan Pemberdayaan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Wardani, K., & Afandi, N. K. (2023). Implementasi metode bercerita dalam membentuk karakter jujur pada anak usia dini. Jurnal Warna: Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(2), 110-122. https://doi.org/10.24903/jw.v8i2.1320.

Wawancara Pribadi dengan PS, 9 Mei 2026.

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Arista, F., Miftahuddin, M., & Agustinova, D. E. (2026). Implementation of the Local Sundanese Character of Gapura Pancawaluya in the Merdeka Curriculum in History Subjects. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 10(2), 545–558. https://doi.org/10.29408/fhs.v10i2.34970

Issue

Section

Artikel