Analisis Semiotika Model Roland Barthes Makna Syair Iringan Tari Kuntulan Kota Magelang

Rizky Tri Murwani

Abstract


 

Abstrak. Tari Kuntulan diakui sebagai salah satu kesenian kota Magelang. Para seniman dengan dukungan pemerintah mengembangkan tarian ini sesuai dengan karakter daerah setempat. Pertunjukan tari Kuntulan disajikan dalam kegiatan budaya maupun kegiatan kesenian di sekolah dan ditarikan oleh para pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari makna syair iringan tari Kuntulan Kota Magelang. Analisis yang digunakan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes dengan teori tatanan signifikansi yang terdiri dari konotasi dan denotasi. Pendekatan penelitian ini adalah studi dokumentasi dengan cara mengumpulkan dokumen dalam bentuk audio, video, serta terlibat langsung sebagai peserta workshop seni pertunjukan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. Berdasarkan hasil analisis semiotika, iringan tari Kuntulan Kota Magelang mempunyai makna yang dapat dirumuskan menjadi nilai-nilai diantaranya 1) nilai Ketuhanan/spiritual, 2) nilai berbangsa dan bernegara, dan 3) nilai bermasyarakat, dimana ketiga nilai ini merupakan dasar dalam kehidupan


Keywords


makna syair iringan tari kuntulan; semiotika; seni pertunjukan

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Licens

View My Stats