NILAI RELIGIUS PARIKAN BABADANA PADA TARI TOPENG LENGGER WONOSOBO

Authors

  • Felix Hansel Raditya Wibowo Institut Seni Indonesia Yogyakarta
  • Salsyabilla Adinda Putri

DOI:

https://doi.org/10.29408/tmmt.v8i2.34245

Keywords:

Topeng Lengger Dance, traditional dance, Wonosobo arts

Abstract

The Topeng Lengger Wonosobo Dance is a traditional art form that serves not only as entertainment but also contains strong religious values, particularly in the Parikan Babadana as the opening ritual in this performance. This study aims to analyze the religious values of Parikan Babadana in the Topeng Lengger Wonosobo Dance. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach through observation, interviews, documentation, and discourse and semiotics analysis to interpret the lyrics of Parikan Babadana. The results show that Parikan Babadana contains spiritual exhortations to always remember God, reflections on transience, dependence, and prayers for safety. Thus, Parikan Babadana functions as a medium for the inculturation of religious values as well as a representation of the integration between Islamic teachings and Javanese culture. This study is expected to enrich the study of religious-based performing arts and support the preservation of spiritual meaning in traditional arts.

 

References

Aska, W., Alghifari, M. F., & Goziyah. (2022). Analisis Wacana Kritis VAN DIJK pada Lirik Lagu “USIK” Karya Febi Putri. SKRIPTA: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 8(2), 36–42. https://doi.org/10.31316/skripta.v8i2.3309

Devianty, R. (2017). Bahasa Sebagai Cerminan Kebudayaan. Jurnal TARBIYAH, 24(2), 226–245. https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tarbiyah/article/view/167/0

Febrianto, Z., & Widodo, T. (2025). Pengembangan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Alat Musik Tradisional: Angklung, Gong, Saron, Gendang, dan Kenong. DECODE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(1), 146–158. https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/view/1036

Fikri, M. (2020). Nilai-Nilai Keagamaan dalam Parikan Gondangkeli Tari Topeng Lengger Wonosobo. Jurnal Lingko : Jurnal Kebahasaan Dan Kesastraan, 2(2), 193–209. https://scholar.archive.org/work/iv2apth6argyblhov2hl65apea/access/wayback/http://jurnallingko.kemdikbud.go.id/index.php/JURNALLINGKO/article/download/61/39

Harnia, N. T. (2021). Analisis Semiotikan Makna Cinta pada Lirik Lagu “TAK SEKEDAR CINTA” Karya Dnada. Jurnal METAMORFOSA, 9(2), 224–238. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v9i2.1405

Kurnianto, E. A. (2020). Kearifan Lokal dalam Parikan Tari Topeng Lengger Wonosobo. UNDAS : Jurnal Hasl Penelitian Bahasa Dan Sastra, 16(1), 47–64. https://doi.org/10.26499/und.v16i1.2390

Mandang, Y., Fikri, K., & Dopo, F. B. (2022). Analisis Unsur dan Bentuk Komposisi Musik Gong Gendang sebagai Alat Musik Pengiring Tarian CACI di Wongko Kembo, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur. Jurnal CITRA PENDIDIKAN, 2(2), 226–238. https://doi.org/10.38048/jcp.v2i2.465

Marsan, N. S., & Siregar, M. J. (2021). Menghidupkan Identitas Kepulauan Riau melalui Seni Tari Tradisional. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 5(1), 40–52. https://doi.org/10.24114/gondang.v5i1.20964

Mawarni, N. E., Syakir, & Syarif, Muh. I. (2022). Tari Tradisional Indonesia sebagai Inspirasi Berkarya Seni Vignet dengan Drawing Pen. Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni, 11(1), 45–55. https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/62424

Mulyana, A., & Dwiningrum, S. I. A. (2024). Lengger Seni Tradisional Perekat Nilai-Nilai Sosial Budaya dan Upaya Pembelajarannya pada Masyarakat Wonosobo. Ideguru : Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 400–407. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.809

Nugroho, E. A., Yusarianti, A., & Anandhita, N. A. (2025). Regenerasi Kelompok Kesenian Karawitan Laras Budaya untuk Pemuda di Desa Bligo, Magelang. TAMUMATRA: JURNAL SENI PERTUNJUKAN Учредители: Universitas Hamzanwadi, 7(1), 52-63.

Ratih E.W., E. (2001). Fungsi Tari Sebagai Seni Pertunjukan (The Function of Dance as A Performing Art). HARMONIA: Jurnal of Arts Research and Education, 2(2), 67–77. https://journal.unnes.ac.id/nju/harmonia/article/view/854

Retnoningsih, D. A. (2017). Eksistensi Konep Seni Tari Tradisional terhadap Pebentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Dialetika Jurusan PGSD, 7(1), 20–29. https://journal.peradaban.ac.id/index.php/jdpgsd/article/view/28

Sandi, N. V. (2022). Analisis Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar melalui Kesenian Nusantara dalam Tarian Saman. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE), 8(1), 34–50. https://doi.org/10.37729/jpse.v8i1.2212

Saputra, R., Hasanah, N., Kamaludin, Azis, M., Putra, M. A., & Armayadi, P. (2024). Peran Seni dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal di Era Modern. BESAUNG: Jurnal Seni, Desain Dan Budaya, 9(2), 183–195. https://doi.org/10.36982/jsdb.v9i2.4044

Siti, H. K., & Ferry, Y. (2021). Pengenalan Seni Musik Tradisional Melayu Jambi Kompangan dan Hadrah Untuk Menumbuhkan Kepedulian Budaya Lokal. TRANSFORMASI : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(2), 66–77. https://doi.org/10.31764/transformasi.v1i2.5466

Subandi. (2011). Deskripsi Kualitatif sebagai Satu Metode dalam Penelitian Pertunjukan. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 11(2), 173–179. https://www.neliti.com/publications/62082/deskripsi-kualitatif-sebagai-satu-metode-dalam-penelitian-pertunjukan

Taranggana, H. W., & Sutiyono. (2021). Nilai Estetika Tari Lengger Punjen di Dusun Giyanti Desa Kadipaten Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo. TANDIK : Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 1(1), 48–63. https://doi.org/10.33654/tdk.v1i1.1249

Umar, M. (2019). Urgensi Nilai-Nilai Religius dalam Kehidupan Masyarakat Heterogen di Indonesia. Jurnal CIVIC EDUCATION, 3(1), 71–77. https://doi.org/10.36412/ce.v3i1.909

Yuniar, P., Sitoena, J. K., Matius, D. M., & Obed, G. B. (2022). Sejarah Musik Sebagai Dasar Pengetahuan Dalam Pembelajaran Teori Musik. CLEF: Jurnal Musik Dan Pendidikan Musik, 3(2), 141–150. https://doi.org/10.51667/cjmpm.v3i2.1098

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Artikel