Intervensi Dini Kesulitan Belajar (Diskalkulia) Siswa Sekolah Dasar

Doni Septu Marsa Ibrahim, Aan Budi Santoso, Aswasulasikin Aswasulasikin, Yul Alfian Hadi, Ahmad Zahidin Akbar

Abstract


Siswa sekolah dasar secara umum memiliki tingkat usia yang sama namun sekolah belum memiliki pemetaan yang menyeluruh dalam hal tingkat kemampuan kognitif. Keberagaman level kognitif ini menyebabkan timbulnya permasalahan dalam pembelajaran salah satunya kesulitan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kesulitan belajar dan merancang tindakan untuk mengintervensi dini  kesulitan belajar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber penelitian berjumlah 2 grup responden, yaitu: grup pertama terdiri dari dua siswa dan grup kedua terdiri dari wali kelas.  Hasil penelitian menunjukkan masalah kesulitan belajar siswa dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Adapun faktor internal berupa lemahnya kemampuan motorik, kurangnya minat dan motivasi belajar. Sedangkan faktor eksternal ialah cenderung dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan kelompok pertemanan. Salah satu program perbaikan yang digunakan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu dengan memberikan bimbingan belajar individual.

Kata Kunci: intervensi dini, kesulitan belajar


Full Text:

PDF

References


Atiek, Nurul. (2016). “Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompokâ€. Jurnal Ilmiah, 1(1): 91. Dikutip dari Abu Ahmadi dan Rohani.“Bimbingan dan konseling di Sekolahâ€. Jakarta: Rineka Cipta. Dikases pada tanggal 21 Juni 2017 dari situs: http://ojs.ummetro.ac.id/index.php/lentera/article/

Aunurrahman. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.

Ibrahim, D. S., & Suardiman, S. P. (2014). Pengaruh Penggunaan E-Learning Terhadap Motivasi Dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Sd Negeri Tahunan Yogyakarta. Jurnal Prima Edukasia, 2(1), 66. https://doi.org/10.21831/jpe.v2i1.2645

Irham, Muhammad & Novan Ardy Wiyani. (2013). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : Ar-ruzz media.

Maryani, Ika, dkk. (2018). Model Intervensi Gangguan Kesulitan Belajar.

Maradana. (2011). Guru Sebagai Pembimbing. Diakses pada tanggal 21 Mei 2019 dari situs : https://maradana.wordpress.com/2011/12/07/guru-sebagai- pembimbing/

Novembli, Meta Silfia. (2015). Layanan Proses Pembelajaran Pada Anak Berkesulitan Belajar (Studi Kasus Di Sd Negeri 03). Jurnal Pendidikan Khusus. Diakses pada tanggal 15 Mei 2019 dari situs: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu.

Rijal. (2016). Guru Sebagai Pembimbing dan Pengajar. Diakses pada tanggal 21

Mei 2019 dari situs : https://www.rijal09.com/2016/03/v- behaviorurldefaultvmlo_10.html.

Sugiyono. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Syah, Muhibbin. (2017) : Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.29408/didika.v7i1.3414

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Pengunjung DIDIKA